Bulan: Maret 2020

TIPS MENYUSUN MANAJEMEN KEUANGAN YANG BAIK

Untuk semua perusahaan, keluar masuknya uang tentu harus didasarkan pada tujuan yang bisa menghasilkan keuntungan. Disinilah peran penting dari manajemen keuangan perusahaan. Keberhasilan sebuah perusahaan dapat terlihat dari kemampuan para pengelola atau pihak manajemen dalam mengelola keuangan dan memanfaatkan peluang secara maksimal. Manajemen keuangan bukan sekedar bagaimana memanajemen uang kas. Tapi lebih dari itu, manajemen keuangan adalah bagaimana anda mengelola kekayaan untuk menghasilkan keuntungan dan memanfaatkan sumber-sumber modal untuk membiayai usaha. Namun jika anda belum mengetahui prisnip-prinsip manajemen keuangan. Jangan khawatir dulu!. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan tips atau kiat mengenai beberapa dasar dan prinsip-prinsip cara menyusun manajemen keuangan yang sangat bermanfaat bagi anda.

Buat Buku Catatan Keuangan
Bisnis tidak cukup dikelola berdasarkan ingatan, melainkan dengan catatan yang lengkap. Minimal anda wajib memiliki buku kas yang mencatat keluar masuknya uang. Lalu cocokkan setiap hari saldo uang dengan catatan anda. Ini untuk mengontrol lalu lintas uang dan memastikan tidak ada uang yang terselip. Selanjutnya tingkatkan kemampuan administrasi anda untuk mencatat penjualan dan biaya-biaya. Tidak kalah penting, anda juga harus mencatat saldo-saldo hutang piutang, persediaan dan aset-aset tetap anda.

Persiapkan Dana Darurat
Tidak peduli berapa rendah gaji Anda kelihatannya, adalah bijaksana untuk menyisihkan berapapun uang untuk ditabung sebagai dana darurat setiap bulan. Memiliki uang dalam tabungan yang dapat digunakan untuk keadaan darurat benar-benar dapat membuat Anda keluar dari masalah finansial dan membantu Anda tidur lebih nyenyak di malam hari.

Mengelola Perputaran Kas
Anda tidak sebaiknya hanya berorientasi pada hasil yang didapat—dalam hal ini tidak lain adalah laba. Pasalnya, tidak jarang perusahaan yang secara nilai berhasil mencatatkan tingginya keuntungan yang diperoleh tetapi justru mengalami macet dan kesusahan dalam melakukan perputaran kas. Seperti contoh, Anda boleh jadi menerima keuntungan di akhir tahun. Namun begitu diperiksa, rupanya ada hambatan pada perputaran barang yang tersedia dan tidak sebanding dengan besarnya kredit yang Anda miliki. Hal ini tentu menjadi sebuah koreksi penting yang perlu segera diperbaiki. Anda pun memerlukan patokan termin tertentu untuk menghabiskan sisa stok dan mencapai target baru.

Pisahkan Uang Pribadi Dan Usaha
Kesalahan paling umum yang dalam mengelola keuangan adalah mencampur uang usaha dengan uang pribadi. Mungkin karena usaha masih kecil, anda berpikir tidak masalah jika mencampur uang usaha dengan uang pribadi. Namun yang kebanyakan terjadi, anda sulit membedakan pengeluaran pribadi dan usaha. Walhasil, keperluan pribadi sedikit demi sedikit menggerogoti saldo uang usaha. Pisahkan uang secara fisik. Jika perlu siapkan dua kotak atau amplop atau dompet penyimpanan uang yang berbeda.

Mengawasi Kredit, Harta, Dan Modal
Dari pembukuan yang telah dibuat, Anda juga akan lebih mudah untuk memantau mana saja yang menjadi aset, harta, dan kredit. Lakukan pengecekan secara berkala terhadap persediaan yang ada di dalam gudang dan kondisinya, memeriksa piutang pembeli, dan tagihan dari para supplier maupun vendor. Jika anda tidak mampu melakukan semua itu sendiri, anda dapat mempekerjakan bagian keuangan dan menetapkan prosedur keuangan yang cukup untuk memastikan bahwa harta kekayaan usaha anda selalu terjaga dengan baik.

Baca juga : PENTINGNYA MANAJEMEN KEUANGAN DALAM BISNIS

Cara menyusun manajemen keuangan bisnis di atas memang tidak susah, tetapi kerap dianggap remeh dan berdampak tidak sehat bagi kesehatan finansial bisnis Anda. Maka dari itu, cobalah untuk selalu konsisten agar bisnis terus berjalan dengan sehat dan mencapai hasil yang diinginkan. Namun dalam sebuah bisnis, manajemen keuangan adalah kunci utama kestabilan dan kesuksesan usaha yang dilakukan. Tidak peduli seberapa besar atau kecil bisnis yang dijalankan, manajemen finansial haruslah diterapkan dengan tegas. Dengan demikian, aliran dana dapat termonitor dengan baik dan meminimalisasi terjadinya kebocoran yang mengakibatkan kerugian. Itulah beberapa tips atau cara untuk menyusun manajemen keuangan yang baik bagi anda dan bisnis anda. Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan jika anda membutuhkan bimbingan untuk menjadi seorang manajemen keuangan atau untuk mengelola keuangan anda. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi nomor whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu. Semoga bermanfaat dan terima kasih.

FUNGSI DAN TUJUAN MANAJEMEN KEUANGAN DALAM BISNIS

Fungsi manajemen keuangan untuk masyarakat tentu sangat penting. Berbagi fungsi membuat masyarakat lebih mudah memanfaatkan dana yang ada menggunakanan prinsip manajemen agar setiap kegiatan dapat ditangani secara sempurna. Karena begitu pentingnya, sehingga pasti aka nada sesuatu yang terjadi diluar perkiraan jika anda tidak melakukan manajemen keuanagn dengan baik dan benar. Bisa saja terdapat beberapa pengeluaran yang sebenarnya tidak anda perlukan. Hal ini tentu saja memboroskan keuangan anda. dan suatu ketika saat anda membutuhkan beberapa dana untuk suatu kepentingan, justru malah anda tidak memiliki pendanaan yang cukup.

Manajemen keuangan memiliki peran penting dalam setiap keberlangsungan sebuah perusahaan dan ini tentu sangat berpengaruh. Berikut adalah fungsi yang sangat penting dari manajemen keuangan yang perlu anda ketahui.

 

FUNGSI MANAJEMEN KEUANGAN

  • Merencanakan Anggaran

Salah satu fungsi dari manajemen berbasis keuangan adalah merencanakan anggaran. Anggaran ini lah yang nantinya akan digunakan untuk mendanai suatu kegiatan atau proyek yang dilakukan oleh masyarakat. Ketika melakukan perencanaan anggaran maka sistem manajemen sangat diperlukan. Prinsip manajemen menjadi salah satu hal penting dalam menentukan setiap jenis anggaran yang dikeluarkan. Para pemakai prinsip manajemen harus bisa mencari celah untuk meminimalisir anggaran karena anggaran yang dipakai pasti sangat terbatas.

  • Pengendalian

Hal ini pula adalah salah satu komponen utama dan fungsi yang sangat penting dalam prinsip keuangan. Pengendalian yang dimaksud adalah bagaimana cara seorang pemimpin yang menjadi pemimpin dari suatu proyek yang ada di masyarakat menggunakan fungsi manajemen sebagai salah satu pengawas untuk memastikan setiap poin pekerjaan dan setiap jenis pekerjaan yang ada dalam proyek tersebut berjalan dengan lancar.

  • Pemeriksaan

Hal ini juga menjadi salah satu hal yang sangat penting berdasar manajemen keuangan.  Pemeriksaan yang dimaksudkan adalah melakukan pengecekan terhadap setiap jenis laporan dan juga melakukan pemeriksaan tentang pengeluaran-pengeluaran yang ada agar setiap jenis penggunaan dana dapat terkontrol dan tidak melebihi batas.

  • Pelaporan

Hal ini berfungsi untuk mendapatkan setiap laporan dari berbagai jenis kegiatan yang memanfaatkan prinsip manajemen. Ketika dalam melakukan pelaporan maka dana yang keluar pada prinsip keuangan dan manajemen harus lebih kecil dari pada pemasukan. Hal ini karena pengeluaran harus benar-benar ditekan supaya keuntungan yang di dapat juga makin besar.

 

TUJUAN PENGGUNAAN MANAJEMEN KEUANGAN

Dengan begitu sangat penting nya fungsi dari manajemen keuangan, tentu saja pasti manajemen keuagan memiliki tujuan yang sangat tinggi. Tujuan dari manajemen keuangan sangat beragam. Berbagai jenis tujuan penggunaan sistem keuangan menggunakan salah satu jenis manajemen adalah untuk atau mempermudah setiap transaksi yang akan dilakukan ataupun setiap kegiatan yang menggunakan uang. Berikut adalah Tujuan dari Manajemen keuangan.

  • Memperbesar Keuntungan

Dengan memanfaatkan prinsip manajemen berbasis keuangan maka keuntungan yang dimiliki akan lebih besar. Hal ini telah terbukti dari berbagai hasil keuntungan banyak kegiatan masyarakat yang berhasil mendapatkan keuntungan nyata. Memperbesar keuntungan memang sangat berguna karena dengan keuntungan yang besar maka modal yang dipakai untuk setiap kegiatan akan kembali dan mendapatkan keuntungan yang juga besar.

  • Menjaga Kas Perusahaan

Hal lain yang termasuk dalam jenis tujuan penggunaan manajemen adalah untuk menjaga kas yang ada tetep seimbang. Tidak boleh adanya uang kantor ataulun uang untuk melakukan suatu kegiatan di manfaatkan untuk hal-hal yang berhubungan dengan sistem pribadi. Hal ini akan sangat merugikan karena kas atau modal adalah dana yang akan digunakan untuk melakukan setiap kegiatan yang berhubungan dengan bisnis dan juga kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat. Menjaga kas atau modal tetap aman berarti meminimalisir kerugian yang akan berdampak pada beberapa sistem keuangan.

  • Mengelola Dana Yang Ada Dengan Maksimal

Hal ini lah yang paling penting dalam manajemen keuangan. Hal ini berkaitan erat dengan prinsip ekonomi yang mana mengeluarkan modal dengan minimal dan mendapat keuntungan dengan lebih besar. Salah satu fungsi utama adalah dana yang sangat minim ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik sehingga dana yang harusnya tidak cukup akan menjadi cukup. Memaksimalkan dana yang dimiliki berarti seseorang yang menggunakan prinsip manajemen harus bisa mengelola dana yang sangat terbatas.

 

Karena sudah mengetahui begitu pentingnya peran manajemen keuangan untuk bisnis yang kini tengah anda jalani, maka saat ini bagi anda yang belum melakukan manajeman segeralah mulai hari ini. Dan bagi anda yang kini telah melakukannya, maka pertahankan dan konsistensi lah untuk terus melakukannya.

Dan apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut terkait cara atau berbagi hal dalam memanajemen keuangan, anda bisa hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau juga bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900/0813-3309-9915. Kami siap membantu.

PENGARUH GST (GOOD AND SERVICE TAX) DALAM BISNIS

GST, mungkin istilah ini sedikit asing bagi anda, namun bila dijelaskan secara singkat, GST dapat di sama artikan dengan PPN (Pajak Pertambahan Nilai di Indonesia). Penerapan sistemnya pun sama, dan lagi cenderung lebih modern. Rata-rata software accounting pun mulai mengikuti standar GST tersebut. GST sendiri dalam istilah lain juga disebut VAT (Value Added Tax) yang dikenakan pada barang dan layanan publik.
Indonesia masih belum menerapkan sistem GST hingga saat ini dengan PPN. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa Negeri kita ini juga akan menerapkan GST, cepat atau lambat. Disamping itu terdapat beberapa perbedaan signifikan antara GST dengan PPN seperti Tarif Pajak, Objek Pajak dan Pelaporan Pajaknya.
Melirik negeri tetangga yaitu Singapura yang telah menerapkan sistem ini, perbedaan diatas cukup signifikan, dimana jumlah pajak yang diterapkan lebih sedikit namun meningkat secara signifikan tiap tahunnya, kemudian objek pajak yang lebih sedikit hingga sistem pelaporan pajaknya yang bisa dibilang cukup fleksibel.
Kemudian melalui artikel kali ini, kami akan membahas seputar peran atau pengaruh GST terhadap jalannya aktivitas Bisnis. Berikut ulasannya:

Menentukan Laba Yang Diperoleh
Pajak seringkali dianggap sebagai beban bagi perusahaan karena besar pajak akan mempengaruhi laba yang diperoleh. Umumnya perusahaan akan berusaha memperkecil jumlah pajak agar laba yang diperoleh lebih optimal. Dalam GST apabila dilihat dari negeri tetangga, tarif pajaknya dapat dibilang cukup friendly dan perusahaan pun dapat memperoleh laba yang diinginkan dengan adanya sistem tersebut.

Mencegah Pemborosan
Dalam suatu kasus apabila perusahaan tidak dikenakan pajak maka pihak pengusaha pun cenderung terlarut dan tidak memahami letak pengeluaran yang efisien. Dan tentunya hal tersebut akan mengakibatkan dampak negative bagi kondisi finansial perusahaan karena kurangnya kontrol keuangan akibat terlena akan ketidakhadiran pajak. GST sendiri memiliki rasio dan frekuensi pajak yang cukup fleksibel, selama anda rutin membayar pajak maka kondisi finansial di bidang lain tidak akan terganggu selama pengelolaannya tepat.

Memberikan Beban Pajak Cukup Minim
Mulai dari sistem pelaporannya yang dihitung melalui periode awal hingga akhir yang ditentukan atau disepakati, dan tidak terikat tanggal seperti PPN. Sistem seperti ini sangatlah membantu dan cukup meringankan perusahaan anda. Anda pun dapat lebih mudah merencanakan tax planning sesuai periode awal dan tidak perlu repot-repot menghitung tanggal.

Manajemen Pajak Lebih Mudah
Dengan segala fleksibilitas yang diberikan, maka anda pun akan lebih mudah mengelola biaya pajak. Tarifnya yang rendah tentunya juga sangat menguntungkan perusahaan. Dan perusahaan pun dapat berfokus mencapai target laba tanpa harus terlalu terbebani oleh biaya pajak dengan sistem GST ini.

Baca Juga : 5 HAL DASAR YANG PERLU DIMILIKI OLEH PEBISNIS SKALA HOME INDUSTRI

Itulah sekiranya ulasan singkat seputar pengaruh GST terhadap suatu perusahaan. Sekaligus mengakhiri artikel kali ini. Tahukah anda bahwa kami, Tim GroEdu senantiasa menyediakan layanan konsultasi & training bisnis terutama bagi anda yang tertarik untuk memulai bisnis atau bagi anda yang ingin berupaya meningkatkan kredibilitas bisnis anda melalui beberapa aspek dalam berbisnis. Layanan kami tidak hanya terpaku pada satu aspek, melainkan aspek lainnya yang menyangkut bisnis seperti manajemen bisnis, operasional bisnis dan masih banyak lagi. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com atau langsung melalui nomor Whatsapp berikut, 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu anda. Semoga ulasan ini bermanfaat, sekian terima kasih.

STRUKTUR NERACA KEUANGAN PERUSAHAAN

Dalam sebuah bisnis, akuntansi merupakan salah satu hal yang penting untuk dikuasai. Dengan memahami akuntansi, Anda dapat menyusun laporan keuangan yang akurat, sehingga Anda dapat mengetahui kondisi bisnis Anda terkini. Salah satu bagian terpenting dalam laporan keuangan adalah neraca keuangan. Pengertian Neraca adalah salah satu bagian dari laporan keuangan suatu entitas bisnis/ perusahaan yang di dalamnya terdapat informasi mengenai aktiva, kewajiban, serta ekuitas pemegang saham pada akhir periode akuntansi perusahaan tersebut. Perusahaan yang tidak dapat membuat laporan neraca akan dianggap gagal karena tidak mampu memberikan informasi penting kepada stakeholder, pemerintah, akademisi, dan pihak-pihak lain yang berperan dalam membuat kebijakan. Untuk itu, pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan pengetahuan mengenai apa saja stuktur dari neraca keuangan perusahaan.

Aktiva (Aset)

Aktiva atau aset adalah kekayaan yang dimiliki oleh suatu entitas bisnis yang diharapkan memberikan manfaat usaha di masa depan. Aktiva merujuk pada keseluruhan dari sumber daya yang Anda miliki. Hal meliputi kas, piutang, persediaan barang, lahan/tanah, gedung, kendaraan, mesin, peralatan, dan sebagainya. Berdasarkan jangka waktu pemakaiannya, aktiva terbagi menjadi dua jenis, yaitu aktiva lancar dan aktiva tetap. Aktiva lancar adalah aset yang memiliki umur kegunaan jangak pendek, dapat dikonversi menjadi kas dalam jangka waktu maksimal satu tahun. Sedangkan, aktiva tetap adalah aset yang digunakan untuk jangka waktu yang lebih panjang.

Kewajiban (Liabilities)

Kewajiban adalah utang terhadap pihak lain yang harus dibayar, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Akun kewajiban biasanya meliputi, utang, pendapatan diterima di muka, serta akrual. Sama seperti aktivia, Kewajiban juga dibagi ke dalam dua jenis, yaitu utang lancar dan utang jangka panjang. Utang lancar harus dilunasi dalam jangka waktu satu tahun (atau kurang dari satu tahun), sedangkan utang jangka panjang harus dilunasi dalam jangka waktu lebih dari satu tahun.

Ekuitas (Equity)

Berdasarkan hubungan timbal balik, ekuitas dapat diartikan sebagai selisih antara komponen-komponen aset dan utang. Ekuitas adalah elemen laporan neraca yang mencerminkan kepemilikan perusahaan. Posisi prive dalam neraca disajikan pada bagian ekuitas, yakni mengurangi saldo ekuitas. Modal (ekuitas) terdiri dari dua elemen, yaitu:

  • Saham disetor

Pengertian saham disetor adalah jumlah kas yang disetorkan oleh pemegang saham ke perusahaan. Dana dari saham disetor ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Misalnya untuk  membeli aset atau belanja modal kerja.

  • Laba ditahan

Pengertian laba ditahan adalah laba perusahaan yang tidak dibagikan ke pemegang saham.Bagian laba ditahan (retained earnings) akan terus terakumulasi dari waktu ke waktu ketika sebagian laba perusahaan tidak semuanya dibagikan sebagai deviden. Perincian elemen atau bagian ekuitas ini memiliki arti penting bagi beberapa orang tapi tidak bagi yang lain.

Dalam ilmu akuntansi, neraca disebut dengan istilah balance sheet. Laporan neraca berfungsi untuk menunjukkan kondisi, informasi, dan posisi keuangan bisnis Anda pada tanggal yang ditentukan. Dengan menyusun laporan neraca, Anda bisa mengetahui data tentang jumlah aktiva berupa harta atau aset, kewajiban berupa utang, dan ekuitas atau modal perusahaan. Neraca keuangan atau laporan posisi keuangan adalah salah satu dari serangkaian laporan keuangan yang wajib kita buat untuk melaporkan kekayaan dan kewajiban bisnis. Laporan neraca keuangan akan memperlihatkan berapa jumlah harta dan kewajiban, sekaligus memperlihatkan ekuitas pemilik usaha secara sistematis.
Dengan menyusun dan membaca laporan tersebut, kita bisa menganalisis pengaruh perubahan kondisi keuangan secara periodik dari tahun ke tahun, baik secara historikal, maupun futuristik. Hal ini tentu akan sangat membantu kita dalam mengambil keputusan finansial di masa mendatang. Sebab kita tahu bagaimana kondisi keuangan dalam bisnis yang kita jalankan.
Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan jika anda membutuhkan bimbingan untuk membuat perusahaan ritel. Jangan ragu-ragu silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi nomor whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu. Semoga artikel ini bermanfaat dan mampu membantu anda. Terima kasih.

Scroll to top