Bulan: Maret 2020

BEGINI CARA MELAPORKAN SPT TAHUNAN YANG TERLAMBAT

Bagi warga yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), berkewajiban melaporkan SPT tahunan dengan menghitung, membayar, dan melaporkan sendiri jumlah pajak yang harus dibayarkan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang ditetapkan pemerintah.

Sudah menjadi kewajiban rutin bagi setiap wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan di awal tahun. Umumnya, batas pelaporan SPT Tahunan adalah 31 Maret setiap tahunnya. Jika tanggal tersebut jatuh pada hari libur, diharapkan wajib pajak dapat menyelesaikan pelaporan SPT Tahunan sebelum tanggal tersebut. Namun terkadang, pemerintah memberi kelonggaran jika hal tersebut terjadi. Pasti anda bertanya-tanya bagaimana cara melaporkan SPT yang terlambat?. Tenang dulu, karena kami tim GroEdu (Lembaga Konsultan Bisnis yang sudah dipercaya diberbagai kota besar diantaranya Surabaya, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogjakarta, Denpasar, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Makassar, dan kota besar lainnya) akan memberikan pengetahuan kepada anda mengenai cara melaporkan SPT tahunan yang terlambat.

Pertama-tama sebelum melanjutkan setiap keterlambatan membayar pajak pasti ada sanksinya, ini sanksi untuk telat lapor SPT Tahunan.

Sanksi Telat Lapor SPT Tahunan

Batas penyampaian SPT sudah disebutkan dengan jelas dalam Undang-Undang Ketentuan Umum Perpajakan, yaitu pada pasal 3 ayat (3):

  • Batas akhir penyampaian SPT Masa adalah paling lama 20 hari setelah akhir Masa Pajak.
  • Batas akhir penyampaian SPT Pajak Penghasilan wajib pajak orang pribadi adalah paling lambat 3 bulan setelah akhir tahun pajak.
  • Batas akhir penyampaian SPT Pajak Penghasilan wajib pajak badan adalah paling lambat 4 bulan setelah akhir tahun pajak.

Jika melewati batas akhir yang telah ditentukan, wajib pajak akan dikenakan sanksi seperti yang dijelaskan pada pasal 7:

  • Wajib pajak badan yang telat menyampaikan SPT Tahunan PPh akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp1.000.000 (satu juta rupiah)
  • Wajib pajak orang pribadi yang telah menyampaikan SPT Tahunan PPh akan dikenakan sanksi administrasi sebesar Rp100.000 (seratus ribu rupiah)

Cara Bayar Denda Akibat Telat Lapor SPT Tahunan
Jika sudah telat melewati tenggat yang ditetapkan, WP tidak bisa membayar pajak kecuali sudah membayar dendanya. Sebelum memasuki cara melaporkan SPT Tahunan yang terlambat, terlebih dahulu Anda harus membayar dendanya. Bagaimana prosedur membayar denda telat mengumpulkan SPT?

  • Mendapat Surat Tagihan Pajak. Anda tidak dapat langsung membayar denda akibat terlambat lapor SPT Tahunan. Pertama-tama, Anda perlu mendapatkan surat tagihan pajak (STP). Surat ini dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Anda terdaftar. Umumnya, KPP akan mengirimkan STP tersebut ke alamat yang tercantum dalam identitas NPWP Anda. Jika KPP belum mengirimkan STP ke alamat anda, maka anda dapat mendatangi KPP untuk meminta secara langsung agar dapat membayar denda pajak. Sebab dalam surat tagihan pajak, ada kode yang akan digunakan untuk pembayaran denda.
  • Membayar Denda Keterlambatan. Setelah mendapatkan surat tagihan pajak, Anda dapat membayar denda langsung di bank dan mengikuti prosedur selanjutnya. Anda juga dapat membayar denda pajak melalui mesin ATM atau Kantor Pos Persepsi.

Cara Melaporkan SPT Tahunan yang Terlambat

Setelah membayar denda, Anda bisa langsung melaporkan SPT Tahunan Anda. Bagaimana cara melaporkan SPT Tahunan yang terlambat? Caranya dapat dilakukan seperti biasa dengan mendatangi KPP secara manual.

Saksi administrasi yang dikenakan kepada wajib pajak yang telat lapor SPT Tahunan, akan digunakan untuk kepentingan tertib administrasi perpajakan. Selain itu, sanksi denda yang dikenakan juga bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan seluruh Warga Negara Indonesia dalam menjalankan kewajiban mereka untuk lapor SPT Tahunan. Maka dari itu, usahakan jangan sampai Anda terlambat melaporkan SPT Tahunan. Selain menghindari denda, bayar dan lapor pajak tepat waktu menunjukkan kepatuhan tinggi sebagai wajib pajak yang baik. Usahakan untuk membayar dan melaporkan SPT Tahunan sebelum batas tanggal yang ditentukan.

Apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan jika anda memiliki pertanyaan untuk mengetahui informasi tersebut lebih detail. Jangan ragu-ragu silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi nomor whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan informasi berharga untuk Anda. Terima kasih.

PEMBUKUAN AKUNTANSI SEDERHANA UNTUK BISNIS MAKIN BERKEMBANG

Pembukuan merupakan salah satu tugas utama dalam sebuah bisnis. Setiap bisnis baik skala besar atau pun kecil perlu membuat pembukuan keuangan meskipun sederhana. Walaupun pencatatan keuangan sering dilupakan oleh kebanyakan pelaku usaha, kamu juga harus memahami cara melakukan pembukuan sederhana dalam kegiatan bisnismu sehari-hari.
Untuk memulainya, anda tak perlu membuat pembukuan yang terlalu rumit. Cukup dengan pembukuan teratur, maka anda bisa melihat sejauh mana bisnis anda berjalan. Dengan adanya pembuatan pembukuan, anda lebih mudah mengatur keuangan, mengambil keputusan hingga merencanakan langkah-langkah kedepan yang akan anda ambil nantinya. Untuk itu, di sini kami tim groedu akan memberikan pengetahuan kepada anda mengenai pembukuan akuntansi sederhana untuk bisnis makin berkembang.

Pengertian Pembukuan Sederhana Dalam Akuntansi.
Pembukuan sederhana diartikan sebagai suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasi keuangan. Pencatatan keuangan ini meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan, dan biaya, serta jumlah harga perolehan dan penyerahan barang atau jasa.
Biasanya bagi perusahaan besar, membuat pembukuan merupakan hal yang mudah karena mereka sudah memiliki akuntan yang sudah berpengalaman yang mereka jadikan karyawan untuk khusus mengerjakan pembukuan di perusahaannya. Sementara berkebalikan dengan itu, pengusaha baru atau kecil sering beranggapan kalau untuk membuat pembukuan itu sangat sulit dan rumit, sehingga mereka jarang membuat pembukuan sederhana ini.

Cara membuat pembukuan akuntansi sederhana :
Mengumpulkan Bukti Transaksi. Pada proses pembukuan akuntansi coba mulai dengan mengumpulkan semua bukti transaksi yang ada. Bukti transaksi ini bisa berupa bukti penerimaan, bukti pembayaran, dan bukti lain yang berkaitan dengan bisnis anda. Bukti pembayaran yang umum ada pada bisnis atau usaha seperti kwitansi dan surat perjanjian.

Buatlah Jurnal Transaksi. Selanjutnya, identifikasi terhadap bukti-bukti transaksi, setelah itu saatnya untuk melakukan pencatatan kedalam jurnal akuntansi. Proses pencatatan ini dilakukan saat ada transaski baru atau anda juga bisa mengumpulkannya dalam 1 hari lalu catat. Namun, jika anda ingin bekerja lebih efisien, maka proses ini bisa dilakukan saat ada transaksi masuk atau keluar.

Pindahkan Transaksi Ke Buku Besar. Kini saatnya anda bisa pindahkan transaksi ke buku besar. Pada jurnal transaksi, semua akun yang tercatat, seperti kas, piutang, hutang, pembayaran, dll semuanya tercatat dengan baik. Namun, pada buku besar tentu ada perbedaan sedikit. Anda akan mengelompokkan akun sesuai dengan jenis transaksinya.

Buatlah Neraca Percobaan. Jika biasanya neraca percobaan dibuat setiap menjelang penutupan buku, maka tidak pada proses ini. Neraca percobaan atau trial balance dibuat agar memastikan bahwa nilai dari jenis akun bersaldo debit sama dengan jenis akun bersaldo kredit. Hal inilah yang dikatakan dengan seimbang atau balance.

Buat Laporan Keuangan. Buatlah sebuah laporan keuangan. Setelah semua proses atau langkah diatas telah dilakukan, maka akhiri dengan laporna keuangan. Dalam pembukuan akuntansi bisnis atau usaha, laporan keuangan adalah hal yang penting untuk anda jalankan. Dengan adanya laporan keuangan, maka anda bisa dengan yakin mengambil keputusan untuk usaha anda kedepannya.

Pada dasarnya pembukuan akuntansi tak hanya dibuat oleh mereka yang mempunyai bisnis besar, namun juga kecil dan menengah. Contohnya, jika anda memiliki usaha sembako, warung, atau online shop yang kini sedang populer, maka sangat dibutuhkan pembukuan akuntansi semacam ini. Dengan begitu, diharapkan bisnis anda semakin berkembang dan maju kearah yang lebih baik.

Kapan waktu yang tepat untuk membuat pembukuan keuangan perusahaan? Sebaiknya pembukuan keuangan perusahaan mulai dibuat ketika tahap awal opening atau perencanaan usaha. Lalu bagaimana cara membuat pembukuan sederhana untuk anda yang baru menjalankan usaha? Anda bisa melakukannya secara kontinu dengan mencatat harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya, serta pendapatan yang digunakan sebagai dasar dalam menyusun neraca dan laporan laba rugi.

Apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan jika anda memiliki pertanyaan untuk mengetahui informasi tersebut lebih detail. Jangan ragu-ragu silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi nomor whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan informasi berharga untuk anda. Terima kasih.

CARA MENYUSUN PEMBUKUAN RESTORAN SECARA EFEKTIF

Dalam memulai bisnis sebuah restoran mungkin diperlukan bakat untuk memasak dan mendengar masukan setiap konsumen anda. Namun jika bisnis anda ingin menguntungkan dan terus berkembang, anda membutuhkan pembukuan yang baik. Dengan pemahaman pembukuan bisnis restoran yang tepat, tentunya ini akan membuat siklus keuangan bisnis anda lebih efisien dan menguntungkan bisnis anda.

Banyak pengusaha restoran yang tidak mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh dari bisnisnya setiap bulan. Bagi mereka selama bisa menutup biaya bulanan usaha, serta membiayai kebutuhan operasional restoran, itu saja sudah cukup. Namun hendaknya mulailah melakukan pengelolaan keuangan usaha yang tepat sehingga pengusaha dapat mengetahui untung ruginya usaha, pendapatan omzet dan laba usaha, pengaturan uang keluar masuk, pencatatan keuangan. Selain itu, pembukuan restoran adalah salah satu aspek terpenting dalam menjalankan restoran. Karena kami akan memberikan pengetahuan mengenai cara menyusun pembukuan restoran ada.

Membuat Catatan Pemasukan Dan Pengeluaran
Sediakan buku atau catatan khusus untuk menuliskan semua pemasukan dari hasil berjualan restoran anda. Dan coba buat catatan jumlah pemasukan dalam setiap hari sehingga anda mengetahui berapa jumlah keuntungan yang diperoleh dalam satu hari. Sedangkan buku pengeluaran digunakan untuk mengetahui berapa jumlah modal usaha yang telah anda keluarkan. Semua pengeluaran usaha seperti pembelian bahan baku, operasional hingga gaji karyawan harus kontinu anda catat secara jelas. Setelah mengetahui berapa modal yang telah dikeluarkan anda akan lebih mudah untuk menetapkan target dan rencana kapan modal usaha tersebut harus kembali.

Membuat Buku Stok Barang
Ini digunakan untuk mencatat barang-barang yang masuk dan keluar. Dengan membuat catatan stock akan diketahui secara jelas jumlah barang mana yang masih tersedia dan jumlah terjual. Stok barang yang masuk dan keluar masih ada hubungannya dengan pengelolaan keuangan restoran. Dengan memiliki catatan stok barang masuk dan keluar, pengelolaan keuangan restoran bisa lebih terkendali.

Membuat Buku Inventaris Barang
Transaksi tidak hanya berhubungan dengan uang saja, tetapi juga inventaris perusahaan. Dengan catatan ini, anda bisa menjaga setiap aset yang dimiliki agar tetap terkendali. Buku inventaris barang juga digunakan untuk mencatat semua barang-barang perusahaan yang telah dibeli dan diurus. Semua jenis barang yang dimiliki perusahaan baik dibeli melalui anggaran belanja maupun hibah atau sumbangan harus masuk dalam catatan buku inventaris barang. Buku ini sangat efektif untuk bisnis restoran, misalnya untuk mengetahui dengan pasti jumlah peralatan masak dan peralatan makan yang dimiliki.

Membuat Buku Laba Rugi
Buku terakhir yang perlu anda siapkan untuk membuat pembukuan keuangan secara sederhana adalah buku laba rugi. Buku laba rugi digunakan untuk mencatat pendapatan dan beban perusahaan selama periode tertentu. Selain itu, buku catatan laba rugi ini khusus untuk hitungan kalkulasi laba pun rugi yang didapatkan restoran. Pencatatan transaksi keuangan pun barang-barang produksi wajib dikerjakan dengan rapi dan teratur. Anda tidak perlu mengejar kesempurnaan dalam membuat pembukuan sederhana. Apalagi jika anda adalah pengusaha yang sama sekali tidak memiliki latar belakang di bidang akuntansi. Yang terpenting adalah anda memiliki pembukuan yang mudah dibaca dan dipahami untuk kesuksesan bisnis.

Idealnya jika proses pembukuan tersebut dilakukan secara tertib, maka akan diperoleh data keuangan perusahaan yang rapi. Tapi bila posisi bisnis Restoran anda saat ini tidak lagi kecil, maka bisa dibayangkan betapa susahnya mengelola keuangan perusahaan seperti yang diharapkan. Terlebih tidak ada seorang pun yang terlibat didalamnya mampu menjamin keakuratan data tersebut. Mengingat transaksi yang dilakukan semakin banyak dan beragam.
Apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan jika anda membutuhkan bimbingan untuk membuat pembukuan bagi bisnis restoran anda. Jangan ragu-ragu silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi nomor whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu. Semoga artikel ini mampu membantu anda dalam membuat pembukuan bagi restoran anda dan bisa membuat bisnis restoran anda lebih maju. Terima kasih dan Selamat Mencoba.

Scroll to top