Bulan: September 2020

DEKOMPOSISI (PEMECAHAN SUB-SUB TERKECIL) DAN OUTPUT DARI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERUSAHAAN

Dari istilahnya saja, sudah pasti bisa dibayangkan, bahwa sistem informasi lebih bersifat umum daripada sistem informasi akuntansi. Sistem informasi merupakan sistem apapun yang bertujuan untuk menghasilkan informasi. Bukan hanya sekedar informasi dalam dunia bisnis saja, namun juga termasuk ke dalam informasi apapun. Sedangkan sistem informasi akuntansi, adalah salah satu sistem informasi yang memang dirancang secara khusus untuk menghasilkan informasi akuntansi. Lalu apa yang dimaksud dengan system informasi akuntansi? Sebagai muara akhir dari semua sistem informasi akuntansi adalah berupa laporan keuangan perusahaan yang terdiri dari: neraca, laporan laba-rugi (R/L), laporan perubahan ekuitas (modal) serta laporan arus kas. Jadi, sistem informasi akuntansi adalah berupa sistem informasi yang bertujuan untuk menghasikan laporan keuangan.

Dekomposisi Sistem Informasi Akuntansi

Dekomposisi sistem merupakan satu hal yang terpenting dalam perancangan sistem informasi akuntansi internal perusahaan. Dekomposisi sistem adalah usaha yang dilakukan untuk memecah-mecah sistem menjadi beberapa sub-sub system yang lebih sederhana. Dekomposisi sistem seperti ini akam semakim mempermudah untuk proses analisis dan perancangan sistem untuk melihat dan mengevaluasi sistem milik perusahaan yang begitu rumit dan kompleks.

Salah satu cara yang akan dilakukan dalam mendekomposisikan sistem yang termudah adalah dengan memilah-milahnya menjadi beberapa bagian sub terkecil, seperti:

1. Siklus penjualan dan penerimaan kas.
2. Siklus pembelian dan pengeluaran kas (yang tentunya masih dapat didekomposisi menjadi beberapa sub yang lebih kecil lagi), seperti:

• Siklus Pembelian Barang Dagangan.
• Siklus Pembayaran Hutang.
• Siklus Penggajian.
• Siklus Pembelian Asset tetap.
• Siklus Arus Kas Kecil.

3. Siklus produksi.
4. Siklus buku besar.

Siklus penjualan dan penerimaan kas juga seringkali dapat didekomposisikan lagi sesuai dengan bagaimana kondisi dan jenis-jenis dari setiap masing-masing bidang penjualan perusahaan. Contoh sederhananya adalah perusahaan swalayan, siklus penjualan yang akan digunakan adalah berupa siklus penjualan tunai saja (jenis dagang ritel). Sedangkan pada pabrik manufakturing yang melayani penjualan kepada distributornya, maka siklus penjualan yang akan digunakan adalah berupa siklus penjualan secara kredit dan siklus penerimaan kas.

Dari beberapa perusahaan, siklus penjualan dan penerimaan kas seperti ini bisa dikatakan bahwa namanya sama sekali tidak berhubungan dengan kata penjualan. Seperti dalam kasus universitas. Untuk mengetahui apa yang termasuk dalam siklus penjualan? Yaitu dengan mengidentifikasikan saja dari segala siklus yang menyebabkan adanya kas masuk (pemasukan) bagi universitas tersebut, seperti:

1. KRS (Kartu Rencana Studi) dan Pembayaran SKS oleh Mahasiswa.
2. Pembayaran uang semester.
3. Pembayaran uang gedung.
4. Penerimaan donasi dan hibah.
5. Dan banyak lagi jenis-jenis pemasukan bagi universitas lainnya.

Demikian juga dengan di rumah sakit, kita tidak akan bisa menemukan istilah kata penjualan. Sama halnya seperti dalam kasus universitas, kita harus lebih jeli dalam mengidentifikasikan semua unit yang menyebabkan kas masuk bagi rumah sakit tersebut.

Output Dari Sistem Informasi Akuntansi

Sistem informasi akuntansi berperan penting dalam memproses data bisnis dan data akuntansi untuk menjadi sebuah informasi yang sangat berguna baik bagi pihak internal maupun pihak eksternal yang sama-sama berkepentingan terhadap kinerja perusahaan. Banyak diantara para mahasiswa akuntansi yang menganggap bahwa output dari sistem informasi akuntansi hanya berupa laporan keuangan saja seperti: neraca, laba-rugi (LR), laporan arus kas dan laporan perubahan modal saja. Pendapat seperti itu memang benar adanya demikian, namun tidak sepenuhnya benar atau bisa dikatakan masih kurang tepat.

Laporan keuangan hanyalah salah satu diantara banyaknya output dari sistem informasi akuntansi. Selain daripada laporan keuangan, sistem informasi akuntansi juga masih dapat menghasilkan berbagai macam jenis-jenis informasi lainnya yang nantinya akan sangat berguna sebagai dasar utama dalam pengambilan keputusan internal organisasi perusahaan, seperti halnya:

1. Laporan penjualan per jenis produk (keputusan strategi marketing).
2. Laporan penjualan terlaris dalam satu periode (bulanan).
3. Laporan piutang konsumen yang hampir memasuki masa jatuh tempo.
5. Laporan hutang kepada pemasok (suplier) yang sudah hampir memasuki masa jatuh tempo.
6. Laporan produk yang hampir habis dan harus segera memesan ulang kepada suplier.
7. Laporan persediaan dengan perputaran persediaan yang paling tinggi.
8. Laporan karyawan perusahaan yang paling produktif.
9. Laporan pajak penghasilan pasal 21 yang dipotong dari karyawan untuk setiap bulannya (PPH 21).
10. Dan masih banyak lagi laporan-laporan output penting lainnya.

Semua laporan-laporan tersebut dapat juga disajikan dalam bentuk tabel atau bisa berupa grafik. Tergantung bagaimana cara termudah bagi perusahaan untuk memahaminya. Itulah sedikit pembahasan tentang seputar system informasi dan system informasi akuntansi, semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian dan terimakasih.

Apababila bapak ibu membutuhkan software accounting yang terintegrasi sampai muncul laporan keuangan, baik untuk Distributor, toko ritel, atau pabrik dengan 1 BOM dan lainnya, silahkan hubungi https://wa.me/6281-252982900 kami siap membantu.

SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS UNTUK PERUSAHAAN ANDA

Perusahaan anda carut marut dan banyak fraud?

Itu tanda ANDA WAJIB segera merapikan MANAJEMEN ANDA.

Hal-hal yang menyebabkan kacau balau di perusahaan dan fraud:

  1. Perusahaan tidak memiliki pencatatan akuntansi yang terintegrasi, sehingga terbuka celah dibobol
  2. Perusahaan tidak mudah diaudit karena tidak ada sistem manajemen yang tersusun dengan rapi
  3. Perusahaan tidak memiliki sistem kontrol yang baik karena tidak ada laporan-laporan yang muncul secara outomatis.
  4. Perusahaan secara organisasi sangat gemuk atau kebanyakan karyawan yang menyebabkan kinerja karyawan tidak efektif dan berbiaya tinggi, serta kondisi yang tidak efektif menyebabkan banyak celah yang dimanfaatkan.
  5. Laporan keuanga anda hadir bukan dari data sesungguhnya dan muncul karena dijahit dan direkayasa.

Untuk mengatasi hal tersebut diatas sebaiknya menggunakan SOFTWARE AKUNTANSI yang user friendly dan bisa didapatkan secara GRATIS.

Hubungi kami di https://wa.me/6281252982900  kami akan mendampingi  anda dalam menggunakan software diatas dengan :

  1. Merapikan data base perusahaan mulai : data base customer, Piutang Customer, Hutang kepada supplier, Item produk, data aktiva, dan lainnya sebagai basic laporan keuangan.
  2. Melakukan training software untuk Karyawan yang terkait dengan input data, pencetakan data, pembacaan data dan lainnya.
  3. Merapikan manajemen pada tingkatan dasar dan advance di perusahaan anda agar perusahaan berjalan secara efektif dan efisien.

 

BAGAIMANA CARA MEMBUAT PERKIRAAN ARUS KAS YANG AKURAT?

Tanyakan kepada pengusaha makanan dan minuman yang sukses apa yang menurut mereka merupakan penyertaan paling penting dalam rencana bisnis dan mereka mungkin akan berkata – perkiraan arus kas yang akurat. Arus kas sangat penting untuk keberhasilan bisnis apa pun, jadi melakukan perkiraan yang baik sangat penting.

APAKAH PRAKIRAAN ARUS KAS?
Perkiraan arus kas adalah perkiraan jumlah uang yang menurut Anda dapat Anda bawa ke bisnis Anda dan berapa banyak yang Anda harapkan untuk dibelanjakan. Ini juga mencakup semua proyeksi pendapatan dan pengeluaran Anda yang diperinci. Biasanya, perkiraan melihat ke depan 12 bulan, tetapi juga dapat mencakup periode yang lebih pendek seperti sebulan atau seminggu.

MENGAPA PRAKIRAAN ARUS KAS PENTING?
Perkiraan arus kas bertindak sebagai “sistem peringatan” Anda – ini memperingatkan Anda jika akan ada kekurangan sehingga Anda dapat segera menyiapkan rencana cadangan dan memberi tahu Anda apakah Anda akan menghasilkan lebih banyak uang daripada yang Anda kira. Dengan akses ke lebih banyak uang tunai, Anda kemudian dapat memutuskan apakah Anda mampu mempekerjakan staf baru, mulai memperkenalkan produk baru, menyewa lebih banyak ruang untuk operasi Anda, atau berinvestasi dalam teknologi baru untuk meningkatkan produktivitas Anda.
Perkiraan arus kas juga akan membantu Anda melacak seberapa cepat pelanggan Anda membayar faktur mereka. Ingatlah selalu bahwa sebagai bisnis grosir Anda mendapatkan sebagian besar keuntungan dari pesanan, jadi pembayaran tepat waktu itu penting.

BAGAIMANA MENYIAPKAN PRAKIRAAN ARUS KAS?
Mempersiapkan perkiraan arus kas yang akurat bisa memakan waktu, terutama jika ini pertama kalinya bagi Anda. Tetapi setelah menyiapkan perkiraan pertama Anda, yang berikutnya akan mudah, karena Anda akan memiliki templat. Bekerja sama dengan akuntan profesional atau menggunakan sistem akuntansi akan menghasilkan semua data penting yang Anda butuhkan, tetapi jika Anda baru memulai atau belum memiliki dana untuk diinvestasikan pada alat baru – jangan khawatir! Anda dapat melakukan prakiraan sendiri menggunakan spreadsheet.
Perkiraan arus kas dasar akan membutuhkan beberapa jam untuk dibuat, dan kemudian sekitar satu jam lagi setiap minggu untuk diperbarui. Ini tentu saja tergantung pada kemahiran Anda dengan Excel, atau kesediaan Anda untuk berpisah dengan uang tunai Anda yang berharga untuk membeli salah satu dari banyak alat perkiraan arus kas yang tersedia – secara pribadi saya lebih suka Excel karena memungkinkan kontrol penuh atas konten dan presentasi sehingga saya dapat menyesuaikan ramalannya untuk kebutuhan khusus bisnis saya. Ada 5 langkah dalam membuat perkiraan arus kas:

Langkah 1: Siapkan Daftar Asumsi
Perkiraan Arus Kas didorong oleh asumsi dan oleh karena itu agar prakiraan tersebut berguna, asumsi yang mendasarinya harus sesuai dengan bisnis.
Asumsi dapat didasarkan pada kinerja masa lalu, publikasi industri, korespondensi dari pelanggan dan pemasok, dll. Dan umumnya mencakup:
• Waktu dan kuantum kenaikan harga – baik milik Anda maupun pemasok Anda
• Perkiraan pertumbuhan penjualan
• Dampak musim
• Penyisihan kenaikan biaya umum (CPI)
• Penyisihan untuk gaji internal dan kenaikan upah
Mendaftar asumsi dalam perkiraan menambah kredibilitas berfungsi sebagai pengingat ketika menilai kinerja aktual terhadap perkiraan.

Langkah 2: Siapkan Pendapatan Penjualan Yang Diantisipasi
Penjualan bisa sulit untuk diprediksi, dan seringkali tempat terbaik untuk memulai adalah dengan melihat penjualan di tahun-tahun sebelumnya untuk mengidentifikasi tren. Anda kemudian dapat mengidentifikasi faktor-faktor internal (misalnya kenaikan harga) dan eksternal (misalnya ekonomi) yang mungkin mempengaruhi periode saat ini, dan membuat penyesuaian yang diperlukan.
Ketika Anda telah menentukan penjualan realistis untuk periode tersebut, mereka perlu dipecah menjadi tanda terima penjualan (mis. Kapan kas diharapkan akan dikumpulkan dari debitur?). Seringkali ada pola dalam pengiriman uang debitur (misalnya 60% dalam jangka waktu, 25% satu bulan di luar persyaratan dengan sisanya datang segera setelahnya). Catatan: pola ini seharusnya membentuk salah satu asumsi yang mendasari perkiraan.

Langkah 3: Siapkan Daftar Perkiraan Arus Kas Masuk ‘Lainnya’
Untuk memastikan perkiraan arus kas Anda lengkap, susun daftar semua antisipasi arus kas masuk lainnya, misalnya:
• Hasil asuransi
• Kontribusi ekuitas tambahan atau hasil pinjaman
• Tanda terima hibah pemerintah
• Uang tunai dari divestasi aset
• Royalti atau biaya waralaba / lisensi

Langkah 4: Siapkan Daftar Perkiraan Biaya
Ini harus mencakup biaya langsung dan tidak langsung. Kuncinya adalah mengidentifikasi semua biaya yang diperlukan untuk menjalankan bisnis dan mengantisipasi waktu setiap pembayaran. Arus kas keluar yang berkaitan dengan aktivitas pendanaan dan investasi harus dimasukkan, sebagai contoh:
• Pembayaran ke pemasok
• Upah dan gaji semua staf
• Pembelian aset baru
• Pembayaran pinjaman
• Gambar sutradara
Laporan bank adalah cara mudah untuk mengidentifikasi pengaturan debit langsung.

Langkah 5: Menyatukan Informasi
Sederhananya, perkiraan arus kas adalah perhitungan bergulir berdasarkan posisi kas pembukaan, menambahkan arus masuk kas dan mengurangi arus kas keluar, untuk sampai pada posisi kas penutupan. Terakhir, menjalankan beberapa skenario ‘bagaimana-jika’ pada perkiraan yang sudah selesai adalah ide yang bagus untuk menentukan seberapa besar kapasitas yang dimiliki bisnis Anda dalam menghadapi peristiwa yang tidak terduga.

Perkiraan arus kas memungkinkan bisnis untuk melacak pergerakan kas yang diharapkan selama periode waktu di masa depan. Secara umum, ketika datang ke ekspektasi keuntungan dan kerugian mereka di masa depan, pemilik bisnis cenderung mengetahui bisnis mereka luar dalam. Mereka tahu berapa margin yang akan mereka buat untuk setiap produk atau layanan yang mereka tawarkan, dan memiliki pemahaman yang baik tentang biaya overhead mereka.
Apa Anda ingin tahu lebih banyak perihal cara menyusun perkiraan arus kas yang efektif? Atau membutuhkan software accounting yang mampu merampingkan operasi bisnis Anda dengan baik dan efisien? Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

ALASAN OTOMASI AKAN MENGUBAH CARA PERUSAHAAN ANDA BERBISNIS

Meskipun perusahaan Anda mungkin mengalami kehilangan waktu karena memasukkan dan memverifikasi informasi secara manual di beberapa spreadsheet atau akun, sejauh ini, Anda sudah bisa menanganinya, bukan? Apakah Anda benar-benar membutuhkan otomatisasi? Jawaban singkatnya adalah: Ya.
Anda harus mempersiapkan masa depan, mulai hari ini. Otomasi bukan tentang mengganti orang dengan mesin. Ini hanyalah langkah selanjutnya dalam evolusi akuntansi. Otomasi adalah:

  • Cepat. Ini memungkinkan akuntan untuk menghabiskan waktu mereka menggunakan data untuk membuat perusahaan yang berfokus pada nilai.
  • Lebih tepat. Tidak ada lagi kesalahan transposisi atau kesalahan manusia yang merugikan lainnya.
  • Mengurangi kelelahan. Lebih sedikit waktu yang dihabiskan untuk pekerjaan kasar berarti pulang tepat waktu dan menempatkan kekuatan otak Anda menuju masalah yang lebih bermanfaat.
  • Menjadi penasehat. Anda tidak perlu melakukan tugas administratif sehari-hari seperti merekam entri, jadi Anda dapat fokus untuk berkonsultasi dengan klien Anda.
  • Skala. Kemampuan untuk mengembangkan perusahaan Anda tanpa penambahan jumlah karyawan, mungkin aka nada penambahan tapi hanya yang masuk akal secara bisnis.

Solusi otomatis akan membuat anggota tim Anda senang. Kami tidak bercanda. Otomatisasi akan mempermudah pekerjaan karyawan Anda sehingga mereka dapat menyelesaikan lebih banyak setiap hari.
Pikirkan seperti ini: Apakah Anda mengharapkan akuntan Anda menyelesaikan semua tugas mereka tanpa bantuan spreadsheet atau kalkulator?

Otomasi dapat melakukan sejumlah tugas yang saat ini ditangani oleh manusia, sekaligus menghilangkan faktor kesalahan manusia yang tak terhindarkan. Penggunaan otomasi di seluruh industri akuntansi telah menunjukkan potensinya untuk mengubah cara banyak akuntan menjalankan bisnis.
Pelanggan sudah mengharapkan manfaat otomatisasi dari akuntan mereka, termasuk peningkatan kecepatan dan akurasi, rekomendasi yang lebih disesuaikan, dan analisis data keuangan. Mereka menginginkan layanan ini dan menghargainya lebih dari kepatuhan, tetapi bagaimana Anda dapat memberikan layanan jika akuntan Anda terlalu sibuk mengatur spreadsheet?

Pandemi COVID-19 telah menekankan perlunya peran akuntansi yang dapat diandalkan dan hadir untuk klien mereka di era digital dan terpencil. Saat ini, setiap CPA dan profesional akuntansi siap untuk menuai manfaat dari otomatisasi dan hal mendasar dari proses ini adalah validasi data. Jika Anda lelah memerhatikan spreadsheet dan memeriksa untuk memastikan bahwa Anda telah memasukkan angka yang tepat, sekarang saatnya untuk mengotomatiskan proses validasi data Anda. Otomatisasi dapat memeriksa informasi untuk memastikan bahwa itu seakurat mungkin, termasuk:

  • Memastikan sumber informasi cocok. Apakah informasi di spreadsheet A sesuai dengan informasi dari Invoice B? Sistem Anda dapat memeriksa informasi itu untuk Anda secara otomatis, yang berarti klien Anda akan selalu bekerja dengan informasi yang akurat.
  • Memeriksa sumber terhadap laporan masa lalu. Apakah faktur sangat berbeda dari yang biasanya dikirim oleh perusahaan itu? Apakah pembayaran gagal untuk mencerminkan jumlah yang telah dibayar perusahaan tertentu di masa lalu atau jumlah yang biasanya dibayar perusahaan untuk layanan tertentu?
  • Mengkonfirmasi pembayaran. Dari menentukan apakah klien telah melakukan pembayaran penting hingga memeriksa pembayaran yang masuk, mungkin sulit untuk memastikan tidak ada yang terlewat selama prosesnya. Perangkat lunak pembukuan otomatis dapat mengikuti pembayaran dan debit ke semua akun klien. Sistem juga dapat menghitung ulang saldo secara otomatis dan melacak pengeluaran, sehingga lebih mudah untuk memberikan wawasan tentang pengeluaran klien Anda dan membuat saran yang dapat meningkatkan hasil keuangan mereka.
  • Meningkatkan tugas manual. Beberapa tugas masih memerlukan masukan manual, tetapi itu tidak berarti Anda harus menanganinya sendiri sepenuhnya. Software akuntansi dan pembukuan yang efektif dapat meningkatkan proses tersebut, memastikan akurasi dan kecepatan.

Otomatisasi tidak dapat menggantikan semua proses yang dilakukan akuntan, dan bisnis masih sangat jauh dari dapat mengandalkan otomatisasi sepenuhnya untuk menangani semua layanan pembukuan. Namun, akuntan menemukan bahwa otomatisasi memberikan bantuan penting untuk bisnis mereka, mengurangi hambatan pertumbuhan secara keseluruhan dan mencegah kemungkinan kesalahan dalam tugas sehari-hari mereka. Demikian jika Anda membutuhkan software atau alat otomasi untuk aktivitas accounting Anda, Anda membutuhkan software accounting yang sesuai dengan bisnis Anda. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp di 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

Scroll to top