BERITA

Informasi terkini seputar Manajemen, Accounting, Sumber daya manusia, Ritel Management, Teknologi Informasi

5 TIPS MENCEGAH KESALAHAN UMUM DALAM AKUNTANSI

Selama bertahun-tahun, kami telah bekerja dengan banyak klien dan telah menyaksikan cukup banyak kesalahan, inkonsistensi, dan kebiasaan buruk dalam sistem dan proses akuntansi pemilik atau pemimpin bisnis. Dengan adanya artikel ini, kami berharap dapat membantu mencegah kesalahan dalam akuntansi Anda.

1. JAGA JEJAK AUDIT
Jika Anda mencari cara mudah untuk melacak transaksi akuntansi dan menemukan kesalahan, tempat yang baik untuk memulai adalah jejak audit.
Bagi Anda yang belum tahu apa itu audit trail, berikut rangkuman singkatnya. Jejak audit adalah sekumpulan dokumen yang mengkonfirmasi transaksi yang Anda catat dalam pembukuan Anda. Ketika Anda mencatat transaksi dalam buku akuntansi Anda, Anda mendasarkan entri pada pembelian, penjualan, dan pengeluaran perusahaan Anda.
Jika Anda sedang mencari kesalahan akuntansi dalam pembukuan Anda, carilah bantuan dari jejak audit Anda. Karena jejak audit Anda merinci semua informasi tentang transaksi, Anda dapat menggunakannya untuk memeriksa ulang informasi yang Anda catat di pembukuan Anda.

2. PERIKSA KEMBALI PEKERJAAN ANDA
Untuk menemukan kesalahan akuntansi dalam pembukuan Anda, Anda harus bersedia melakukan sedikit kerja keras ekstra. Jadi, apa artinya ini bagi Anda? Ini berarti meluangkan waktu ekstra untuk memeriksa ulang pekerjaan Anda.
Periksa transaksi Anda dan pastikan apa yang Anda masukkan sesuai dengan apa yang Anda miliki di dokumen Anda (misalnya, tanda terima). Jika Anda menemukan perbedaan, segera ubah.
Di beberapa titik atau lainnya, Anda mungkin membuat kesalahan saat memasukkan transaksi ke dalam pembukuan Anda. Ini dapat mencakup hal-hal seperti:
• Menambahkan transaksi ke akun yang salah
• Nomor yang bisa dibalik-balik
• Salah memasukkan nomor
• Membalik entri
• Mengabaikan atau lupa mencatat transaksi
Kesalahan dapat terjadi bahkan pada pemilik bisnis atau akuntan yang paling berpengalaman, itulah sebabnya Anda harus selalu memeriksa pekerjaan Anda dua kali (atau tiga kali lipat).

3. MEMILIKI PROSES YANG KONSISTEN
Baik Anda mencatat transaksi dan meninjau buku Anda setiap hari, mingguan, bulanan, triwulanan, atau tahunan, Anda perlu memiliki proses yang konsisten untuk menemukan kesalahan akuntansi.
Setiap kali Anda meninjau buku Anda, waspadalah terhadap kesalahan akuntansi. Cobalah untuk menjaga proses Anda sekonsisten mungkin. Dengan begitu, Anda bisa menemukan kesalahan akuntansi sebelum berubah menjadi masalah yang lebih besar.
Jika saat ini Anda tidak memiliki proses akuntansi biasa, pertimbangkan untuk memulai untuk mengetahui kesalahan akuntansi sejak dini dan mencegah masalah di masa mendatang.

4. MELAKUKAN REKONSILIASI RUTIN
Tip berikut ini sejalan dengan proses yang konsisten. Untuk menemukan kesalahan akuntansi, Anda juga perlu melakukan rekonsiliasi rutin.
Ketika Anda merekonsiliasi akun Anda, Anda membandingkan angka-angka dalam akun dengan catatan keuangan lain (misalnya, laporan bank) untuk memastikan saldo cocok.
Jika Anda menemukan kesalahan saat merekonsiliasi akun Anda, sesuaikan entri jurnal yang terpengaruh. Untuk melakukan ini, buat entri jurnal baru untuk menghapus atau menambah uang dari akun.
Anda harus membandingkan akun dengan hal-hal seperti:
• Laporan kartu kredit
• Laporan bank
• Catatan keuangan
Semakin sering Anda merekonsiliasi akun Anda, semakin besar kemungkinan Anda menemukan kesalahan akuntansi. Luangkan waktu dalam seminggu atau sebulan untuk membandingkan akun Anda dan memastikan kesalahan akuntansi tidak berlebihan.

5. DAPATKAN MATA YANG SEGAR
Anda adalah pemilik bisnis, bukan akuntan. Jadi, Anda mungkin akan membuat kesalahan akuntansi (terutama saat Anda baru memulai) di beberapa titik. Untuk membantu menemukan kesalahan dalam buku Anda, minta orang lain meninjau pekerjaan Anda.
Mungkin Anda telah memeriksa buku Anda dua, tiga, atau bahkan empat kali. Namun terkadang, yang diperlukan hanyalah pandangan baru untuk menangkap kesalahan akuntansi. Pertimbangkan untuk meminta beberapa dari orang-orang berikut untuk memeriksa buku Anda:
• Mitra bisnis, jika ada
• Manajer / supervisor
• Karyawan atau rekan kerja
Anda cenderung tidak akan membiarkan kesalahan akuntansi lolos jika ada orang lain yang meninjau buku Anda.
Ingatlah bahwa meskipun ada baiknya meminta orang lain memeriksa buku Anda, Anda tetap harus membatasi berapa banyak orang yang dapat mengaksesnya.
Anda membutuhkan konsultan profesional untuk merapikan akuntansi Anda? Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to top
Selamat datang di Groedu software konsultasi
Send via WhatsApp