BERITA

Informasi terkini seputar Manajemen, Accounting, Sumber daya manusia, Ritel Management, Teknologi Informasi

TRAINING CARA EFEKTIF MENGELOLA PIUTANG PENJUALAN AGAR TIDAK BAD DEBT

Bagi perusahaan pengelolaan piutang penjualan sangat penting, apalagi dalam kondisi penjualan produk meningkat. Semakin penjualan mengalami peningkatan, maka semakin besar Piutang penjualan yang beredar di pelanggan. Oleh sebab itu admin terkait AR termasuk pelaksana lapangan mesti mampu mengelola Piutang penjualan. Namun yang terjadi saat ini adalah banyak piutang penjualan yang over due bahkan mulai macet, dan pada akhirnya bad debt. Bagaimana mengelola  piutang agar tidak bad debt. Silahkan mengikuti training “ cara efektif mengelola piutang penjualan agar tidak bad debt”  dengan materi di bawah ini:

  1. Peran dan bagaimana memperlakukan Piutang penjualan bagi perusahaan
  2. Strategi mengelola piutang penjualan
  3. Strategi mengelola piutang penjualan bermasalah dan mencegah piutang bad debt
  4. Mengukur performace sales force dan collector dalam pengelolaan piutang penjualan.

Tujuan dari training secara online ini adalah :

  1. Memberikan pengetahuan kepada Manager, Pimpinan Cabang, Sales Supervisor, Salesman sehingga dapat melakukan pengelolaan piutang dagang ke customer dengan baik.
  2. Memberikan pengetahuan kepada Manager, Pimpinan Cabang, Sales Supervisor, Salesman, dan Collector tentang pentingnya pengelolaan piutang penjualan terhadap keberlangsungan usaha di Kantor Cabang / Distributor / Dealer/Perusahaan lainnya.
  3. Memberikan pemahaman mengenai manajemen piutang dagang secara keseluruhan untuk Manager, Pimpinan Cabang, Sales Supervisor, Salesman, dan Collector agar angka penjualan Kantor Cabang / Distributor / Dealer terus meningkat meskipun dilakukan secara kredit.

Acara : Jumat , 28 Mei  2021

Pukul : 15.00- 17.30 WIB

Tempat: Online via zoom

Target Peserta : Bisnis owner, SPV Fin & Acc, admin AR, SPV penjualan, Pimpinan perusahaan.

Fasilitas : Hand out PDF & Sertificate

Daftar ke : https://wa.me/081252982900

 

 

Featured

SOFTWARE ACCOUNTING USER FRIENDLY, GRATIS UNTUK UKM

Anda kesulitan dalam menerbitkan laporan keuangan yang disebabkan tidak ada tenaga akunting di perusahaan anda? Jangan kuatir dengan hal ini. Fina Software sedang mengajak anda pemilik bisnis mulai yang dalam bentuk Ritel modern dan tradisional, Distributor, pabrik skala menengah dengan BOM tunggal bisa bergabung menyambut Software gratis yang sedang dibagikan untuk membantu operasional perusahaan.
SAAT inilah waktu yang tepat untuk merapikan MANAGEMENT anda, karena proses bisnis anda bisa diketahui secara riil. Software akuntansi akan membantu para pebisnis menghitung ulang kondisi keuangan saat ini, khususnya pada saat kondisi ekonomi drop akibat pandemi.
APA YANG DIDAPAT DARI FINA SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS ?

  1. Mendapatkan laporan keuangan yang diinginkan untuk dinalisa.
  2. Data base pelanggan, Piutang penjualan, Hutang usaha, Kas dan Bank, persediaan dan aktiva dirapikan agar menjadi riil.
  3. Dapat memulai operasional bisnis dengan perhitungan baik di rasio-rasio keuangan, sehingga bisnis owner dapat menentukan strategi penjualan, operasional, service dan lain-lain dengan tepat.
  4. Mengurangi FRAUD yang selama ini terus membengkak.
  5. Mengurangi kerugian akibat kineja tidak efiesien dan efektif.
    Anda berminat dengan SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS INI, silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap men-support anda.
Featured

INGIN MELAKUKAN ANALISA PENJUALAN MITRA DISTRIBUTOR ANDA YANG ADA DI INDONESIA DENGAN MUDAH? GUNAKAN FIRMUS SECONDARY SALES DASHBOARD

Produsen seringkali mengalami kesulitan untuk melihat penjualan riil dari distributor mitra kerja samanya yang ada di Indonesia. Kesulitan itu memicu kegamangan produsen dalam melakukan berbagai aktivitas yang terkait dengan program promosi maupun kebijakan-kebijakan yang terkait dengan strategi sales dan marketing, sehingga kondisi ini membuat saling menunggu. Sementara Principal/produsen menunggu data dari distributor agar bisa dianalisa, sedangkan Distributor resah karena principal tidak ada action, sementara itu pasar sedang diserang oleh competitor. Apa mau dikata kalau kejadiannya seperti ini? Dan celakanya kerja sama keduanya seringkali memunculkan miskomunikasi yang tidak perlu, bahkan saling mencurigai satu sama lainnya.

Untuk mengatasi hal ini Principal besar seperti Unilever, Orang tua/OT, Mayora, serta principal lainnya telah menggunakan software yang canggih yang diletakan di distributor agar bisa mengetahui segala aktivitas yang ada di distributor khususnya untuk mengetahui : kondisi pasar, banyaknya register outlet, program promosi yang sedang berjalan, informasi persediaan, sampai dengan hal detail lainnya yang menyangkut penjualan. Principal dengan mudah menarik data dari computer distributor secara on line, dan hal ini membuat principal sangat mudah berkomunikasi dan melakukan berbagai aksi setelah laporan yang ditarik dianalisa dan membutuhkan tindakan nyata. Oleh sebab itu Principal yang sudah memiliki perangkat lunak ini dengan mudah mengeksploitasi pasar mengalahkan pesaing-pesaing mereka yang masih manual. Ingin seperti ini? Tunggu dulu kita mungkin akan pikir-pikir dengan nilai investasi yang dikeluarkan oleh para Principal itu yang nilainya milliaran rupiah bahkan puluhan miliaran anggaran yang mereka keluarkan. Memang hal ini juga pengaruh ke Distributor, karena distributor juga pada akhirnya memikul anggaran yang dibagi oleh Principal agar sama-sama memiliki system informasi teknologi yang terintegrasi. Ini memang hal yang luar biasa.

 

Tapi bagaimana dengan Principal yang tidak sekelas dengan mereka? Tidak bisa berbuat apa-apa selain menjadi penonton dan produk semakin tergerus secara pasar. Sedikit-demi sedikit secara pasti principal kecil berguguran, meskipun masih ada yang bertahan tetapi dengan nafas yang terengah-engah di tengah persaingan yang begitu sengit. Upaya apa yang bisa dilakukan? Jika lawan menggunakan teknologi, kita tidak bisa beramain grilya tetapi juga ikut dengan bermain teknologi sebab dengan teknologi, data yang didapat sangat akurat. Berbeda dengan cara konvensional akurasi data selalu dipertanyakan, apalagi sering terdengar pameo Distributor sering membodohi Principalnya. Mengapa tidak diajarkan dengan win-win solusion? Bagaimana caranya? Dibawah ini akan diulas secondary sales dashboard yang murah meriah dengan menggunakan cloud. Principal menengah kebawah dapat menghemat biaya tenaga IT, Server yang dipakai, hardware yang dipakai, sales admin penginput data, penghindaran double software, serta investasi yang mahal seperti yang digunakan oleh Principal besar. Cukup dengan sewa maka Principal kelas menengah mendapat manfaat yang sama seperti yang di dapat principal besar seperti :

  1. Mengetahui kondisi pasar melalui software yang digunakan.
  2. Dapat melakukan tindakan cepat dalam mengendalikan pasar.
  3. Melakukan program promosi yang sesuai dan tepat.
  4. Melakukan kunjungan ke Distributor sesuai dengan kendala dan laporan yang didapat sehingga menghemat biaya maintenance Distributor lewat representative yang dimiliki Principal.

Principal juga akan terhindar dari penolakan-penolakan yang sering dilakukan distributor sehingga memungkinkan gagalnya meletakan software di kantor distributor yang selama ini sudah kerja sama. Selain itu apa yang dilakukan Principal dengan investasinya dianggap :

“Suatu investasi yang sangat mahal, mulai deploy system ke distributor, maintainance system (hardware dan software), retraining karena ada pergantian personil distributor, helpdesk support yang harus siaga.”

Sedangkan solusi win-win bisa didapat dari Investasi yang sangat murah meriah dengan kinerja 7 poin di bawah ini, melalui FIRMUS Secondary Sales Dashboard, distributor cukup mengirimkan faktur penjualan, data akan diolah oleh FIRMUS Dashboard, yang menghasilkan informasi:

  1. Kinerja penjualan secara Nasional, Regional, Area
  2. Kinerja produk secara Nasional, Regional, Area
  3. Kinerja channel secar Nasional, Regional, Area
  4. Kinerja outlet
  5. Kinerja salesman
  6. Productivity distributor

Semoga dengan pengetahuan baru ini, para principal, Sales Manager, Marketing Manager dan admission Principal dapat kebantu dalam mengoperasikan aktivitas penjualan principal dalam menghadapi persaingan yang semakin sengit saat ini. Apabila pembaca membutuhkan pendampingan dalam set up Management Principal, membutuhkah software Distribusi, dan Dash board Distribusi, silahkan kontak groedu@gmail.com atau hubungi 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu dalam memberikan solusi di Principal anda! (Frans M. Royan, SE,MM)

 

Featured

PENYEBAB OVERSTOCK DAN CARA TERBAIK MENANGANINYA

Silo departemen adalah tantangan yang dihadapi banyak bisnis yang sedang berkembang, dan industri ritel tidak berbeda. Bahkan mungkin ini adalah salah satu dari lima penyebab paling umum dari kelebihan persediaan (over stock) adalah “sistem/putus data”.
Itulah mengapa penting untuk menggunakan alat di seluruh bisnis Anda yang sinkron dan terintegrasi satu sama lain, serta menyediakan fitur otomatisasi dan penyesuaian untuk membantu Anda menghemat waktu dan menjaga tim di halaman yang sama.
Inventory management Anda hanyalah satu area yang perlu Anda periksa ketika menganalisis penyebab pemutusan ini. Ada penelitian bahwa 15 persen dari masalah distorsi persediaan adalah karena perangkat lunak tidak dapat terintegrasi satu sama lain.

PENTINGNYA MENGHUBUNGKAN PROSES YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEDIAAN
Mungkin kita sudah tahu bahwa banyak masalah stok disebabkan oleh proses yang terputus, tetapi bagaimana hal itu memengaruhi bisnis Anda di tingkat operasional? Dan yang lebih penting, apa artinya ini bagi keuntungan Anda? Tentu saja ini akan sangat merugikan. Sudah menjadi hal umum jika terdapat pengusaha yang kehilangan ratusan juta bahkan milyaran karena kelebihan stok dan pengembalian.
Selain itu, ketika terdapat proses dalam persediaan mengalami kerusakan, ini dapat memiliki efek riak pada sisa bisnis Anda. Anda mungkin menghadapi ketidakakuratan data dan tidak tahu berapa banyak yang Anda miliki, atau seberapa cepat penjualannya. Kemudian Anda tidak dapat memetakan perkiraan permintaan ke waktu tunggu produk secara efektif. Semakin Anda mengecewakan pelanggan Anda, semakin mereka akan beralih ke pesaing Anda, dan semakin banyak Anda memesan terlalu banyak stok, semakin banyak modal yang harus Anda ikat. Berikut ini alasan atau penyebab mengapa Manajemen Persediaan Anda Tidak Sinkron.

1. Kompleksitas persediaan
Khususnya untuk pengecer yang sedang berkembang, manajemen persediaan dengan cepat menjadi lebih kompleks. Pengecer memiliki beberapa tingkat persediaan untuk dikelola. Ada persediaan tingkat toko, persediaan pusat distribusi, dan persediaan yang mereka kelola dari pihak ketiga.
Saat Anda memperkenalkan lebih banyak saluran, lokasi, dan anggota tim (baik internal maupun eksternal), proses harus tumbuh dan berkembang seperti halnya bisnis Anda. Tetapi mengetahui apa yang Anda miliki dalam bisnis multi-lokasi, multi-saluran lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Ada banyak bagian yang bergerak bagi pengecer untuk dikendalikan, terutama sekarang, dengan banyak pindah ke langsung ke konsumen.

2. Proses dan alat yang ketinggalan zaman
Anda mungkin menggunakan sistem lama yang belum diperbarui selama bertahun-tahun, atau proses yang telah diterapkan saat pertama kali memulai bisnis. Jika Anda tidak mengevaluasi kembali seiring pertumbuhan bisnis Anda, maka Anda berisiko menggunakan perangkat lunak yang tidak memiliki otomatisasi, integrasi, atau fitur yang Anda perlukan untuk menjalankan bisnis penskalaan Anda.
Cari alat yang terus-menerus meluncurkan pemutakhiran, pembaruan, dan integrasi baru — alat yang berkembang bersama pelanggan mereka. Mereka akan paling mampu mengakomodasi kebutuhan Anda sekarang, satu tahun dari sekarang dan mudah-mudahan di masa depan.

CARA MEMBERSIHKAN PROSES MANAJEMEN PERSEDIAAN ANDA
Hal pertama yang pertama: Anda akan ingin menemukan perangkat lunak manajemen persediaan untuk bisnis ritel Anda. Ingatlah untuk mencari sesuatu yang akan mengelola persediaan di berbagai saluran dan berintegrasi dengan alat lain yang Anda gunakan dalam bisnis kami (seperti perangkat lunak akuntansi atau manajemen gudang, misalnya). Ini akan membantu menjaga integritas data Anda. Otomatisasi adalah fitur kunci lain untuk memperbaiki proses manajemen persediaan yang rusak.
Setelah Anda memiliki sistem Anda di tempat, Anda dapat mengidentifikasi dan fokus pada area masalah Anda. Berikut adalah beberapa kiat dan sumber daya untuk membantu Anda memulai:

  • Dapatkan pegangan pada manajemen multi-gudang Anda.
  • Gunakan dua jenis pelaporan, snapshot (aktivitas pada waktu tertentu, seperti pengiriman Rabu lalu) dan tren (aktivitas dari waktu ke waktu, seperti pengiriman hari Rabu vs. pengiriman rata-rata untuk hari Rabu), gunakan alat yang bisa melakukan ini.
  • Atur proses di mana tim operasi Anda secara proaktif berkomunikasi dengan pemasaran tentang pembaruan penting untuk stok.
  • Mengadopsi pendekatan berbasis data untuk manajemen persediaan Anda, sehingga Anda dapat terus mengawasi metrik Anda dan mengidentifikasi masalah dan peluang.
  • Pahami mengapa tingkat stok Anda tidak akurat.
  • Manfaatkan otomatisasi. Jika Anda tidak memiliki otomatisasi di mana Anda menyatukan semua bagian yang berbeda, Anda tidak akan pernah dapat melacak persediaan dengan benar.
  • Hitung kecepatan penjualan dan kerjakan kembali dari waktu tunggu produsen produk untuk menghindari kehabisan stok.

Namun, pada akhirnya, itu tergantung pada seberapa disiplin tim Anda dalam persediaan dan manajemen data. Jika sebuah perusahaan sangat disiplin dan memiliki keadaan terukur yang dapat mereka lihat secara berulang untuk mengetahui apa snapshot persediaan mereka, maka mereka dapat mengelola persediaan jauh lebih efektif.

BAGAIMANA MENGHADAPI PENILAIAN RISIKO YANG TEPAT PADA PIUTANG?

 

Dua elemen paling penting untuk kesehatan bisnis Anda adalah pelanggan Anda, dan arus kas Anda. Ketika salah satu atau keduanya keluar jalur, bisnis Anda berisiko. Penilaian risiko menyeluruh atas portofolio piutang Anda secara berkala – setidaknya setiap tahun dan kemudian dalam kasus situasi pasar yang tidak biasa, misalnya, pandemi – dapat menyelamatkan bisnis Anda, baik dari segi kesehatan keuangan dan mempertahankan hubungan pelanggan yang kuat. Lalu ada enam komponen inti untuk penilaian risiko.

1. Melakukan penilaian kredit nasabah lebih dari satu kali.
Biasanya ini adalah bagian dari proses orientasi dengan pelanggan – penilaian kredit di mana Anda mengevaluasi kesehatan dan kesejahteraan bisnis dan situasi keuangan pelanggan Anda sehingga Anda dapat menentukan persyaratan kredit yang akan Anda perpanjang. Tetapi melakukan ini di awal hubungan hanyalah langkah pertama. Melakukan tinjauan rutin – setidaknya setiap tahun – tentang status keuangan dan kelayakan kredit pelanggan Anda melindungi bisnis Anda dan hubungan Anda dengan pelanggan Anda. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengatasi potensi keretakan keuangan yang mungkin mereka hadapi dan terlebih dahulu menegosiasikan perubahan yang membuat kedua belah pihak senang.

2. Tinjau laporan Piutang Penuaan Anda.
Laporan ini menunjukkan kepada Anda faktur pelanggan yang belum dibayar dan memo kredit yang belum diproses berdasarkan jumlah hari jatuh tempo faktur tertentu. Ini adalah cara sederhana untuk melacak faktur yang terlambat dan menentukan seberapa baik fungsi kredit dan penagihan Anda bekerja.
Jika laporan Anda mulai mencerminkan tren penurunan, mungkin sudah saatnya untuk menyelidiki penyebab keterlambatan pembayaran sebelum masalah pelanggan Anda diterjemahkan menjadi masalah arus kas yang serius bagi bisnis Anda. Mempertahankan kontak rutin dengan pelanggan Anda dan memiliki proses pengumpulan yang jelas dan terdokumentasi akan membantu Anda memantau tren tersebut dengan cermat. Selain itu, penting untuk memahami perbedaan antara praktik pembayaran standar industri dan tanda peringatan dini bahwa pelanggan Anda mengalami tekanan keuangan. Berfokus pada penyimpangan dari pola pembayaran tipikal adalah kuncinya.

3. Tentukan proses Anda untuk menangani tren pembayaran yang ‘memburuk’.
Anda memiliki proses penagihan yang berjalan standar untuk setiap faktur, tetapi bagaimana Anda menangani pelanggan yang stabil hingga Covid-19 melanda, dan sekarang jauh di belakang? Bergantung pada pelanggan, riwayat yang Anda tetapkan, dan tingkat risiko default pembayaran yang dirasakan, Anda dapat menahan kredit setelah laporan penuaan mencapai ambang tertentu atau meminta tim penagihan internal Anda memfasilitasi panggilan dengan pelanggan. Jika langkah-langkah tersebut tidak menyelesaikan masalah, Anda memerlukan rencana eskalasi yang mencakup pemberitahuan tertulis dan kemungkinan tindakan hukum. Kunci untuk mengelola ini adalah memiliki komunikasi yang konsisten dengan pelanggan Anda dan proses yang jelas untuk menangani perubahan pola pembayaran mereka yang meminimalkan risiko terhadap bisnis dan arus kas Anda.

4. Pertimbangkan biaya untuk bisnis Anda.
Bagian dari strategi penilaian risiko Anda harus mencakup pemahaman tentang biaya tersembunyi yang terkait dengan manajemen risiko. Meskipun nilai sebenarnya dari faktur yang lewat jatuh tempo sudah jelas, hitunglah dampak keuangan bagi bisnis Anda untuk biaya lunak, seperti orientasi dan pelatihan, biaya hukum, dan perangkat lunak baru untuk membantu proses penagihan. Jika Anda harus meningkatkan upaya penagihan terhadap pembayaran yang memburuk, dan berpotensi meningkatkan proses penilaian kredit Anda di muka (sebelum pelanggan memperpanjang kredit), semua biaya ini berdampak pada bisnis dan keuntungan Anda.

5. Pahami industri pelanggan Anda.
Semakin banyak yang Anda ketahui tentang industri pelanggan Anda, semakin baik Anda dapat membentuk proses kredit-ke-tunai Anda sendiri untuk memastikan kesuksesan bagi Anda berdua. Misalnya, jika pelanggan Anda melakukan pengiriman, ketahui proses dan biaya pengiriman mereka. Jika mereka di bidang manufaktur, apa siklus produksi dan persediaan mereka? Apa pertimbangan peraturan dan kepatuhan yang harus mereka penuhi yang dapat memengaruhi cara mereka mengelola bisnis dan keuangan mereka? Pemahaman Anda yang lebih dalam tentang praktik bisnis dan persyaratan industri mereka berarti Anda dapat menyesuaikan bisnis Anda untuk mendukung kebutuhan mereka dengan cara yang masih menguntungkan bagi Anda. Dan itu membangun kepercayaan dengan pelanggan Anda karena mereka tahu bahwa mereka bekerja dengan mitra yang “mendapatkan” mereka dan bisnis mereka.
Ini juga dapat mengarah pada hubungan pelanggan yang lebih erat jika Anda menggunakan kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama pelanggan Anda. Interaksi pribadi dapat meningkatkan pemahaman tentang strategi perusahaan dan pandangan masa depan, dan pada akhirnya mendorong peningkatan dukungan kredit. Pengembangan hubungan pribadi sering kali menciptakan tingkat kenyamanan dan kepercayaan yang lebih tinggi dengan tim manajemen pelanggan dan kemampuan mereka untuk mengelola kewajiban secara efektif. Pendekatan ini juga memberi Anda kesempatan untuk mewaspadai beberapa tanda yang lebih lembut dari masalah keuangan yang akan datang, seperti keputusan manajemen yang dipertanyakan, pergantian yang tinggi di antara manajemen senior dan masalah dengan suksesi.

6. Tingkatkan keterampilan tim koleksi Anda.
Percakapan koleksi sulit pada hari yang baik. Memastikan tim Anda tidak hanya memiliki proses yang terdokumentasi dan jelas untuk diikuti, tetapi pelatihan dan dukungan untuk mengelola tugas dan percakapan mereka dengan cara yang positif dan mendukung, adalah kunci untuk mempertahankan loyalitas pelanggan yang kuat. Sebuah tim yang jelas dalam proses dan pengambilan keputusan mereka, yang diberdayakan untuk bertindak tegas, dan yang memiliki pelatihan keterampilan yang tepat akan efektif dalam memastikan arus kas Anda stabil dan pelanggan Anda senang.
Penilaian risiko bukanlah aktivitas satu kali, atau aktivitas tunggal. Bahkan ketika fokus Anda adalah pada piutang, itu memerlukan perhatian dan kolaborasi manajemen dan beberapa departemen untuk memastikan Anda menilai risiko bisnis Anda secara efektif, mendukung hubungan pelanggan Anda dan mengelola arus kas.

CARA MUDAH DAN SUKSES MEMBUAT ESTIMASI UNTUK PROYEK ANDA

Proyek apa pun dapat dimulai dengan baik, dan dengan cepat menjadi sulit jika harapan yang tepat belum ditetapkan. Anda mungkin tiba-tiba menyadari bahwa Anda melakukan lebih dari apa yang telah disepakati. Scope creep itu nyata (belum lagi mahal untuk Anda). Dan jika semua orang tidak berada di halaman yang sama sejak hari pertama, Anda akan kehilangan banyak waktu dan Anda mungkin berharap dapat menetapkan persyaratan yang lebih baik.
Untuk membantu memastikan keberhasilan proyek, software yang mampu membantu Anda membuat estimasi memungkinkan Anda dengan mudah membuat cakupan pekerjaan yang terperinci, mengelola ekspektasi, dan mendorong komunikasi yang lebih baik dengan klien Anda di seluruh proyek Anda.

Mengapa Saya Harus Menggunakan Perkiraan?
Perkiraan dan Proposal (yang merupakan Estimasi yang lebih rinci) adalah dokumen pertama yang berguna untuk disusun sebelum Anda memulai proyek apa pun. Karena mereka merinci biaya, layanan, jadwal dan hasil, Estimasi adalah dokumen panduan untuk membangun rencana dan jadwal.

Apa yang Harus Anda Sertakan dalam Perkiraan Anda?
Berikut adalah 7 komponen yang akan mendorong klien untuk menyetujui Estimasi lebih cepat dan mengelola ekspektasi di setiap tahap proyek:
• Pelayanan yang disediakan
• Ruang lingkup proyek
• Biaya
• Pengecualian
• Garis waktu
• Tanggal penyelesaian
• Persyaratan yang diperlukan untuk proyek

Bagaimana Estimasi Dapat Membantu Anda?
Berikut adalah 4 manfaat yang akan membantu Perkiraan Anda diterima lebih cepat dan memaksimalkan efisiensi proyek.

1. LIHAT STATUS ESTIMASI
Segera setelah Anda mengirim, Anda dapat melihat apakah klien Anda telah melihatnya. Mampu melihat status Perkiraan Anda (draf, dikirim, dilihat, atau ditagih) memungkinkan Anda mengetahui apakah Anda perlu menindaklanjuti dengan klien.

2. DAPATKAN PERKIRAAN ANDA LEBIH CEPAT DISETUJUI DENGAN OTOMASI
Setelah dikirim, klien Anda menerima email dengan tautan ke Perkiraan di mana mereka dapat dengan mudah menerimanya dengan mengklik tombol Terima.

3. KOLABORASI MELALUI DISKUSI BUILT-IN
Pada setiap Estimasi, Anda dapat menambahkan komentar yang memungkinkan diskusi internal. Saat Anda berkomentar, klien Anda akan diberi tahu melalui email. Mereka kemudian dapat melihat komentar atau membuat komentar mereka sendiri. Fitur ini menggerakkan proyek Anda melalui pipeline lebih cepat, dengan memungkinkan Anda untuk melibatkan klien Anda dan langsung menjawab pertanyaan apa pun.

4. MUDAH MENGUBAH ESTIMASI MENJADI FAKTUR
Anda dapat mengonversi Estimasi yang diterima menjadi Faktur langsung dari Estimasi.

SIKLUS AKUNTANSI UNTUK BISNIS KECIL ANDA

Siklus akuntansi adalah beberapa langkah yang dilaksanakan selama periode akuntansi. Proses ini diterapkan untuk mengelola transaksi keuangan perusahaan.

Langkah pertama adalah menyiapkan sistem akuntansi. Pada akhir siklus akuntansi, pembukuan sekarang siap untuk ditutup. Mengembangkan bagan akun adalah bagian dari menyiapkan sistem akuntansi. Di sinilah perusahaan menyimpan data keuangannya. Dokumen sumber ini di akun mana pun adalah bukti bahwa suatu transaksi telah terjadi, dan harus dicatat sebagai entri dengan cepat. Contohnya termasuk pesanan pembelian, faktur, dan cek yang dibatalkan. Entri dibuat untuk membuat catatan formal. Saat Anda menggunakan akuntansi ganda, dua entri dibuat. Debit dan kredit dimasukkan untuk transaksi. Sebuah buku besar juga harus dibangun untuk usaha kecil. Ini adalah catatan akuntansi utama.

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan neraca saldo. Hal ini dicapai dengan menjumlahkan semua kredit dan debit dari periode di mana mereka terjadi. Jurnal penyesuaian mencakup hal-hal seperti depresiasi, pendapatan yang masih harus dibayar, biaya dibayar di muka, dan biaya yang masih harus dibayar. Semua item ini berdampak pada saldo bulanan.

Mempersiapkan laporan keuangan adalah langkah terakhir dari siklus akuntansi. Semua informasi dari buku besar dan jurnal akuntansi ini digunakan untuk mengembangkan laporan laba rugi, laporan arus kas, dan laporan laba ditahan.
Ayat jurnal penutup juga merupakan bagian dari siklus akuntansi. Entri penutup datang pada akhir siklus akuntansi. Mereka digunakan untuk menetapkan saldo akun sementara untuk laporan berikutnya. Ini termasuk kewajiban dan biaya.

Mengembangkan dan mempersiapkan sistem akuntansi seseorang adalah kompleks. Ini juga memakan waktu dan usaha besar untuk bisnis apa pun, terutama bisnis kecil. Itu selalu bijaksana untuk menggunakan CPA atau mengalihdayakan perusahaan jasa akuntansi. Jangan takut dengan biaya juga. Perusahaan akuntansi outsourcing menawarkan banyak paket yang dapat Anda pilih. Anda harus dapat menemukan paket yang sesuai dengan anggaran dan tujuan perusahaan Anda.

Memiliki sistem akuntansi yang baik adalah sumber kehidupan bisnis Anda. Dengan catatan yang baik, Anda akan dapat membuat keputusan bisnis yang lebih baik.
Kantor akuntan outsourcing akan dapat beradaptasi dengan kebutuhan akuntansi unik perusahaan Anda. Anda akan memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada bisnis Anda. Beban menjaga buku akan dihilangkan dari tugas sehari-hari Anda. Biarkan firma akuntansi outsourcing merampingkan proses untuk Anda. Mereka memiliki banyak keahlian dan teknologi perangkat lunak terbaik. Dengan bantuan kantor akuntan outsourcing, Anda memiliki lebih banyak waktu untuk fokus pada aspek yang menghasilkan pendapatan dari perusahaan Anda. Selain itu, kantor akuntan outsourcing akan membantu Anda mengurangi kewajiban pajak Anda. Tidak ada yang lebih baik dari itu.

Tidak dapat diremehkan betapa pentingnya bagi perusahaan untuk memiliki catatan keuangan yang akurat dan terperinci, dan siklus akuntansi adalah bagian besar dari semuanya untuk bisnis kecil mana pun. Intinya untuk bisnis apa pun adalah menghasilkan pendapatan dan menghasilkan keuntungan. Dengan sistem akuntansi yang baik, bisnis Anda akan menuju kesuksesan. Anda membutuhkan jasa atau software akuntansi? Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

Scroll to top
Selamat datang di Groedu software konsultasi
Send via WhatsApp