BERITA

Informasi terkini seputar Manajemen, Accounting, Sumber daya manusia, Ritel Management, Teknologi Informasi

SOFTWARE UNTUK SALES FORCE HYBRID DI MASA PENDEMI

Sekarang ini perusahaan Distributor atau perusahaan apapun yang mendistribusikan produknya ke rantai distribusi seperti apotik, minimarket, toko kelontong, grosir tradisional, maupun outlet-outlet sangat membutuhkan cara order ke distributor atau supplier secara flexibel, tanpa harus menunggu kedatangan salesman. Apalagi seperti PPKM sekarang ini, banyak jalan-jalan ditutup dan mengurangi keleluasaan salesman melakukan kunjungan ke customer. Software mobile order online akan menjadi solusi bagi distributor maupun principal dalam mengembangkan penjualan dan meningkatkan penetrasi produknya ke pasar. Oleh sebab itu sangatlah penting memahami dan me-review cara penjualan akhir-akhir ini agar perusahaan bisa bertahan.

Apa itu Software mobile oder online?
Software mobile order online merupakan software yang diinstal di Android pelanggan, seperti Apotik, Minimarket, supermarket, Toko grosir tradisional dan rantai distribusi pada produk Fast moving Consumer Good pada umumnya.
Software mobile oder online sangat relevan pada saat Pendemi dan PPKM, karena :
1. Berfungsi sebagai asisten salesman
2. Sebagai media penghubung supplier dengan pelanggan, serta bisa digunakan kapan saja. Bisa pagi hari, siang, sore bahkan malam hari.
3. Software akan mengirim notifikasi produk- produk yang dipesan oleh customer ke perangkat lunak supplier.
Supaya sukses dalam implementasinya. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini :
# Rapikan Rute Kunjungan Salesman
Merapikan rute kunjungan salesman memiliki tujuan agar salesman dapat bekerja maksimal, dengan memilih rute yang mana yang dikunjungi 2 minggu sekali, dan yang mana yang sebulan sekali dengan bantuan software mobile order online.
# Setting program penjualan
Melakukan setting program penjualan, memiliki tujuan agar di fitur sofware mobile order online terkelompokan, sesuai target yang dibutuhkan dalam penjualan. Seperti, produk-produk yang dijual secara reguler, produk yang memiliki program promosi, serta produk yang baru dipasarkan oleh supllier.
# Memberikan poin reward Customer
Agar software terpakai maksimal, maka poin reward sangat penting untuk diberikan. Oleh sebab itu rangsang pelanggan anda dengan poin reward yang diciptakan. Anggaran poin reward, dapat dikoordinasikan dengan Principal atau pemasok produk, sehingga peran pemasok dapat mendukung penggunaan mobile order online, secara berkesinambungan.
# Masukan penggunaan mobile order online di dalam KPI
Masukan penggunaan mobile order online, dalam KPI tim sales force perusahaan, agar Software mobile order online bisa menjadi bagian perubahaan dalam strategi penjualan di perusahaan. Seperti yang diketahui, saat ini penjualan tidak terbatas secara offline saja, melainkan juga secara online.
# Evaluasi penggunaan Mobile order online
Lakukan evaluasi penggunaan mobile order online, dari waktu ke waktu, berdasarkan jumlah pengguna dan kontribusi penjualan lewat mobile order online. Dengan demikian kegagalan penjualan selama ini, bisa diatasi dengan perangkat lunak canggih, yang membantu customer lebih loyal pada perusahaan.

Semoga artikel di atas bermanfaat, apabila membutuhkan infromasi lebih lanjut mengenai software mobile order online. Silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap mendampingi anda.

Featured

SUKSES IMPLEMENTASI SOFTWARE ACCOUNTING DI PERUSAHAAN ANDA

Seringkali bisnis owner gagal dalam implementasi software accounting, meski pilihan software accounting menurutnya paling terbaik. Hal ini tentunya akan sangat menghambat operasional perusahaan yang masih dilakukan secara manual. Oleh sebab itu pebisnis harus paham bahwa software accounting tidak bisa diimplementasikan dengan baik tanpa mengetahui proses bisnis yang ada di perusahaan.
Sebaiknya ikuti langkah-langkah berikut ini jika ingin implementasi software accounting berhasil dengan baik dan lancar.

1. Susun struktur organisasi – Menyusun struktur organisasi selain untuk efisiensi Sumber daya manusia di perusahaan, juga untuk mengetahui fungsi-fungsi yang sebenarnya yang ada di dalam organisasi. Jangan sampai terlalu banyak orang pada fungsi yang sama, sehingga implementasi software nantinya benar-benar membantu keefektipan pekerjaan karyawan sesuai licensi. Percuma membeli licensi, tapi karyawan tidak berkepentingan dalam menggunakan. Hal ini buang-buang anggaran. Yang harus kita ketahui siapa penginput data dan mencetak, yang melakukan otorisasi dan yang hanya sekedar membaca laporan.

2. Susun Job description – Menyusun Job description adalah salah satu cara menspesialisasikan pekerjaan agar tiap karyawan tidak bekerja tumpang tindih. Sehingga memudahkan trainer sofware accounting untuk mengatur hak akses ke software, karena tidak semua bagian software boleh dibuka bagi yang tidak berkepentingan.

3. Susun SOP (Standard operasional prosedur) – Susun standard operasional prosedur supaya kinerja karyawan memiliki alur yang sudah sangat standard. Sehingga implementasi software dapat terlaksana dengan baik. SOP memang tidak bisa dibuat dalam waktu singkat, Minimal SOP dibuat secara garis besar. SOP sederhana bisa dibuat sesuai versi masing-masing agar implementasi software mengikuti jalur yang sudah ditentukan.

4. Identifikasi hak akses – Lakukan indentifikasi terhadap job description utama yang berhubungan dengan input data, editing, otorisasi dan hanya pembaca laporan. Setelah itu pilah-pilah setiap aktivitas kunci tersebut untuk digunakan sebagai petunjuk “training software” yang berkaitan dengan aktivitas kunci tersebut. Pada umumnya jika sudah ditentukan masing-masing hak akses, maka setelah implementasi software accounting, perusahaan aman di data dan resiko pengubahan.

5. Persiapankan data yang digunakan operasi software – Persiapan berikut adalah persiapan untuk menginput data yang dimiliki oleh perusahaan saat ini, seperti data customer, data supplier, data hutang dagang, data piutang penjualan, data aktiva, modal yang disetor, data inventory dan data lain. Data-data tersebut di input di format excel dan kemudian dipindahkan ke software yang sudah diinstal. Sehingga tidak perlu diinput satu persatu secara manual.

6. Instal software di komputer – Kalau software sudah diinstal paling tidak karyawan sudah bisa segera menggunakan software dalam rangka mengefektifkan pekerjaan, meminimalkan resiko kehilangan, serta dalam rangka menaikan profit.

7. Lakukan training berdasarkan job des dan hak ases -Training akan segera dilakukan secara fokus pada masing-masing job des karyawan. Kalau sudah diatur sesuai langkah 1 sampai dengan 5 maka dijamin proses training pasti akan berlangsung dengan baik dan penggunaan software lancar.

8. Lakukan evaluasi input data dari laporan – Untuk mengecek training sudah disampaikan dengan baik, maka pihak trainer software dan konsultan dapat memastikan apakan proses input data sudah benar, sesuai dengan akun-akun yang sudah dibuat. Evaluasi ini bisa dilihat dari laporan rugi laba maupun neraca serta laporan lainnya yang ingin dicocokan.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca, apabila pembaca membutuhkan informasi lebih lanjut dan membutuhkan pendampingan dalam implementasi software, seperti membuatkan SOP dan tata cara kerja lainnya, silahkan hubungi kami di 081-252982900. Atau email ke groedu@gmail.com.

Featured

SOFTWARE ACCOUNTING USER FRIENDLY, GRATIS UNTUK UKM

Anda kesulitan dalam menerbitkan laporan keuangan yang disebabkan tidak ada tenaga akunting di perusahaan anda? Jangan kuatir dengan hal ini. Fina Software sedang mengajak anda pemilik bisnis mulai yang dalam bentuk Ritel modern dan tradisional, Distributor, pabrik skala menengah dengan BOM tunggal bisa bergabung menyambut Software gratis yang sedang dibagikan untuk membantu operasional perusahaan.
SAAT inilah waktu yang tepat untuk merapikan MANAGEMENT anda, karena proses bisnis anda bisa diketahui secara riil. Software akuntansi akan membantu para pebisnis menghitung ulang kondisi keuangan saat ini, khususnya pada saat kondisi ekonomi drop akibat pandemi.
APA YANG DIDAPAT DARI FINA SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS ?

  1. Mendapatkan laporan keuangan yang diinginkan untuk dinalisa.
  2. Data base pelanggan, Piutang penjualan, Hutang usaha, Kas dan Bank, persediaan dan aktiva dirapikan agar menjadi riil.
  3. Dapat memulai operasional bisnis dengan perhitungan baik di rasio-rasio keuangan, sehingga bisnis owner dapat menentukan strategi penjualan, operasional, service dan lain-lain dengan tepat.
  4. Mengurangi FRAUD yang selama ini terus membengkak.
  5. Mengurangi kerugian akibat kineja tidak efiesien dan efektif.
    Anda berminat dengan SOFTWARE ACCOUNTING GRATIS INI, silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap men-support anda.
Featured

5 HAL YANG HARUS ANDA WASPADAI DALAM AKUNTANSI KONSTRUKSI

Akuntansi yang baik memberi perusahaan Anda data yang diperlukan untuk membuat keputusan yang lebih cerdas, apa pun industri Anda, tak terkecuali kontruksi. Konstruksi adalah industri yang tidak biasa dengan model bisnis yang berbeda. Akibatnya, menguasai keterampilan ini menjadi sangat penting.
Dalam artikel kali ini akan kami sampaikan 5 cara bagaimana seharusnya akutansi dalam bisnis konstruksi dilakukan.

1. Utamakan Pembukuan Terbaik Anda
Kami memahami bahwa Anda sibuk mengelola peserta magang dan menanggapi panggilan darurat, tetapi memantau keuangan Anda sangatlah penting. Akuntansi dan pembukuan adalah dua area yang tidak bisa Anda abaikan.
Pembukuan tidak hanya membantu Anda mengelola pengeluaran, tetapi juga memungkinkan Anda membuat keputusan bisnis yang lebih baik di masa depan (dan itu sederhana!). Ini memerlukan tugas-tugas seperti pencatatan transaksi keuangan dan pemrosesan penggajian.

Baca juga artikel terkait: TIPS BAGAIMANA MEMPERSIAPKAN AUDIT PEMBUKUAN

2. Lacak Pengeluaran Penting
Mungkin sulit untuk melacak pengeluaran bisnis. Ini bukan hanya tentang melacak barang; ini juga tentang melacak tenaga kerja. Pengeluaran penting seperti ini dapat menjadi campur aduk dan sulit untuk diidentifikasi kapan saatnya mengajukan pengembalian jika Anda tidak memiliki rekening atau kartu terpisah untuk pengeluaran pribadi.
Jika Anda belum melakukannya, solusi sederhananya adalah membuat akun perusahaan terpisah. Ini akan membantu Anda membedakan antara bahan bangunan dan belanja bahan makanan mingguan Anda.

3. Jaga Catatan Harian
Yang paling penting untuk diingat tentang akuntansi konstruksi adalah harus dilakukan secara teratur. Mempertahankan catatan harian adalah salah satu tindakan paling sederhana namun paling signifikan untuk dilakukan. Jika Anda tidak menyimpan catatan yang dapat diandalkan, akan jauh lebih sulit bagi Anda untuk melacak status keuangan perusahaan Anda.
Buatlah tujuan untuk mengatur sistem dan menaatinya. Ada beberapa program sederhana yang membuat pembukuan menjadi mudah, bahkan jika Anda jauh dari meja dan sedang mengerjakan suatu pekerjaan. Ini bukan hanya penghemat waktu, tetapi juga sesuai dengan skema MTD.
Pertahankan catatan yang benar setiap hari, dan Anda tidak akan membuat kesalahan saat mengajukan pajak.

4. Waspadai Batas Waktu Pajak
Bagi semua orang, tenggat waktu pajak bisa memberatkan. Oleh karena itu, ada baiknya menyetel pengingat agar Anda memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan formulir pajak dengan benar.
Anda dapat memastikan bahwa pengembalian dikirim tepat waktu dengan menyimpan catatan yang tepat. Hal ini akan menhindarkan Anda dari hukuman.

Baca juga artikel terkait: APA YANG DIMAKSUD DENGAN KOREKSI FISKAL DALAM PELAPORAN PAJAK

5. Kelola Arus Kas Anda
Akuntansi konstruksi memerlukan kehati-hatian. Pengeluaran besar untuk pekerjaan sulit harus disertai dengan penghasilan besar. Akibatnya, klien menagih setiap bulan atau meminta pembayaran di muka untuk persediaan dan tenaga kerja yang mahal.
Jika klien menolak membayar dengan alasan apapun, Anda harus segera berhenti bekerja agar tidak mengganggu arus kas Anda. Sayangnya, sebagian besar usaha konstruksi kecil gagal karena kurang memperhatikan langkah ini. Sebaliknya, Anda tidak akan menjadi salah satu dari mereka jika Anda mengelola aliran keuangan Anda dengan hati-hati.

Sekarang setelah Anda mengetahui cara memulai akuntansi konstruksi, Anda harus memeriksa ulang pembukuan Anda. Semoga bermanfaat.

Jika Anda membutuhkan informasi lebih detail perihal software accounting otomatis untuk mempermudah akuntansi Anda, kami siap membantu. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WhatsApp 0812-5298-2900.

 

INFO PELATIHAN  TERKAIT :

Sales supervisory Skill

Membangun Tim penjualan yang handal

Training dan Konsultasi bisa klik di FORM DAFTAR

5 JENIS STRATEGI DISTRIBUSI PRODUK YANG WAJIB ANDA COBA

Strategi distribusi menentukan cara produk Anda menjangkau pelanggan Anda. Ini mencakup semua saluran dan proses distribusi, sedikit seperti peta jalur yang diambil produk Anda sejak diproduksi atau dibuat hingga saat diterima oleh klien.
Peta ini – strategi distribusi Anda – sangat penting untuk kesuksesan bisnis Anda. Semakin efektif strategi distribusi Anda, semakin puas dan loyal pelanggan Anda, semakin hemat biaya aktivitas Anda, semakin Anda dapat tumbuh dan menjangkau pelanggan baru.
Strategi distribusi yang dirancang dengan baik dapat menghemat waktu Anda dan membuat pengiriman produk menjadi lebih efisien. Jadi bagaimana Anda mendesain peta ini, dan aspek penting apa yang perlu dipertimbangkan? Artikel ini bertujuan untuk menguraikan manfaat strategi distribusi dan memberi Anda gambaran tentang berbagai opsi yang tersedia sehingga Anda dapat menentukan mana yang tepat untuk produk Anda.
Strategi distribusi harus menentukan di mana dan bagaimana konsumen membeli produk Anda. Strategi distribusi yang paling efisien melengkapi sumber daya internal yang ada di dalam perusahaan Anda, untuk menghemat uang, dan mengalihdayakan layanan tambahan apa pun yang diperlukan.
Penting untuk membuat strategi distribusi yang mudah dan intuitif bagi pelanggan, sehingga mereka cenderung membeli dari Anda lagi. Pastikan produk Anda dapat diakses oleh audiens target Anda, sehingga mereka menemukan Anda sejak awal, lalu membeli produk Anda lagi di masa mendatang. Semakin efektif strategi distribusi Anda, semakin besar target audiens pelanggan potensial Anda.
Anda juga dapat menyesuaikan strategi distribusi dengan tujuan pertumbuhan Anda, sehingga saluran distribusi memberi Anda peluang untuk menjangkau pelanggan baru dan membangun kesadaran merek.
Mari kita lihat lebih dekat manfaat membangun strategi distribusi. Selain membuat produk Anda dapat diakses oleh pelanggan dan memaksimalkan sumber daya internal dan eksternal, strategi distribusi yang terdefinisi dengan baik juga dapat:

  • Mengurangi biaya logistik
  • Mencegah masalah dalam rantai pasokan
  • Pastikan bahwa tenggat waktu pengiriman terpenuhi
  • Meningkatkan pengalaman pelanggan
  • Promosikan produk Anda ke pasar dan konsumen lain

JENIS STRATEGI DISTRIBUSI
Jadi, sekarang kami telah meyakinkan Anda bahwa Anda memerlukan strategi distribusi yang dirancang dengan baik, mari kita lihat sekilas berbagai jenis yang tersedia, sehingga Anda dapat mulai memikirkan mana yang paling sesuai dengan perusahaan Anda.

  1. Distribusi langsung. Distribusi langsung melibatkan produsen menerima pesanan dan mengirimkan produknya langsung ke konsumen. Selain memiliki akses ke lebih banyak data tentang konsumen dan audiens target Anda, ini juga dapat menghasilkan margin keuntungan yang lebih tinggi karena perantara yang lebih sedikit.
  2. Distribusi tidak langsung. Distribusi tidak langsung melibatkan kerja sama dengan perantara untuk mendistribusikan produk Anda. Ini bisa berupa pengecer, grosir, pemilik waralaba atau distributor, tergantung pada kebutuhan Anda. Pedagang grosir membeli produk dalam jumlah besar dengan imbalan potongan harga, sedangkan pengecer membeli produk langsung dari produsen untuk dijual di etalase fisik mereka, atau melalui situs web atau saluran lain. Pemilik waralaba adalah seseorang yang telah membeli hak atas produk atau layanan dan nama merek dari pabrikan, yang mempertahankan tingkat kontrol tertentu, dan distributor membantu mengangkut produk dari pabrikan ke pengecer.
  3. Distribusi intensif. Jenis distribusi ini melibatkan penempatan produk Anda di sebanyak mungkin lokasi ritel, dan hanya benar-benar berlaku untuk produk murah yang dibeli pelanggan secara rutin.
  4. Distribusi selektif. Strategi distribusi ini melibatkan pendistribusian produk Anda ke lebih dari satu pengecer, tetapi sangat selektif dengan siapa Anda bekerja sama.
  5. Distribusi eksklusif. Last but not least, strategi distribusi eksklusif melibatkan penjualan produk Anda ke satu pengecer tertentu, atau hanya melalui situs web atau etalase fisik Anda sendiri.

Baca juga artikel terkait: CARA EFEKTIF DISTRIBUSIKAN OBAT SECARA BENAR DAN BAIK (CDOB) PEDAGANG BESAR FARMASI

Penutup
Apapun jenis distribusi yang Anda pilih, yang terpenting adalah menentukan strategi Anda dan memastikannya seefisien mungkin, untuk memberikan peluang terbaik bagi produk Anda untuk berpapasan dengan pelanggan yang membutuhkannya. Ini benar-benar sesederhana kedengarannya. Jadi, tunggu apa lagi?

Dan jika Anda membutuhkan informasi atau pelatihan distributorship manajemen, kami sudah siapkan satu kelas khusus untuk Anda “TRAINING DISTRIBUTORSHIP MANAGEMENT”. Untuk pendaftaran, silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung WA 0812-5298-2900.

4 LANGKAH PRAKTIS MEMBUAT RENCANA KEUANGAN USAHA KECIL

Dalam hal kesuksesan bisnis jangka panjang, rencana keuangan yang matang adalah kuncinya. Ini membantu Anda mengundang investor, mengantisipasi pertumbuhan, dan mengatasi kekurangan arus kas.
Rencana keuangan membantu menentukan apakah suatu ide dapat berkelanjutan, dan kemudian membuat Anda tetap berada di jalur menuju kesehatan keuangan saat bisnis Anda matang. Ini merupakan bagian integral dari keseluruhan rencana bisnis dan terdiri dari tiga laporan keuangan — laporan arus kas, laporan laba rugi, dan neraca. Dalam rencana Anda, masing-masing akan menyertakan penjelasan atau analisis singkat.

ADA APA DENGAN RENCANA KEUANGAN?
Rencana keuangan yang disusun dengan baik dapat membantu Anda mencapai kepercayaan diri yang lebih besar dalam bisnis Anda sekaligus menghasilkan pemahaman yang lebih baik tentang cara mengalokasikan sumber daya. Ini menunjukkan bisnis Anda berkomitmen untuk membelanjakan dengan bijak dan kemampuannya untuk memenuhi kewajiban keuangan. Rencana keuangan membantu Anda menentukan apakah pilihan akan memengaruhi pendapatan dan saat-saat mana yang perlu diinvestasikan ke dalam dana cadangan.
Ini juga merupakan alat penting saat meminta investor untuk mempertimbangkan bisnis Anda. Rencana keuangan Anda menunjukkan bagaimana organisasi Anda mengelola pengeluaran dan menghasilkan pendapatan. Ini menunjukkan di mana posisi bisnis Anda dan berapa banyak yang dibutuhkan dari penjualan dan investor untuk memenuhi tolok ukur keuangan yang penting.

KOMPONEN RENCANA KEUANGAN USAHA KECIL
Apakah Anda memodifikasi rencana Anda atau memulai dari awal, rencana keuangan harus mencakup:

1. Laporan laba rugi.
Ini menunjukkan bagaimana bisnis Anda mengalami untung atau rugi selama periode tertentu—biasanya selama tiga bulan. Bisanya mencantumkan hal-hal berikut:

  • Harga pokok penjualan atau harga pokok barang (berapa biaya untuk memproduksi barang atau jasa Anda?)
  • Pengeluaran operasional seperti sewa dan utilitas
  • Aliran pendapatan, biasanya dalam bentuk penjualan
  • Jumlah total keuntungan atau kerugian bersih, juga dikenal sebagai margin kotor

2. Neraca keuangan.
Daripada melihat ke belakang atau mengintip ke masa depan, neraca membantu Anda melihat posisi Anda saat ini. Apa yang Anda miliki dan apa yang Anda berutang? Untuk mengetahuinya, Anda harus mempertimbangkan hal berikut:

  • Aset – Berapa banyak uang tunai, barang, dan sumber daya yang Anda miliki?
  • Kewajiban – Apa hutang Anda kepada pemasok, personel, tuan tanah, kreditur, dll.?
  • Ekuitas pemegang saham (jumlah uang yang dihasilkan oleh bisnis Anda).

Sekarang setelah Anda memiliki ketiga item ini, Anda siap membuat neraca Anda. Dan seperti yang tersirat dari namanya, ketika selesai, Anda ingin ini seimbang menjadi nol. Di satu sisi, daftarkan aset Anda, seperti uang tunai. Dan di sisi lain daftarkan kewajiban dan ekuitas Anda (atau berapa banyak uang yang dihasilkan oleh bisnis).

3. Rencana personel.
Anda membutuhkan orang yang tepat untuk mencapai tujuan dan mempertahankan arus kas yang sehat. Rencana kepegawaian melihat posisi yang ada dan membantu Anda melihat kapan waktunya untuk membawa lebih banyak anggota tim, dan apakah mereka harus bekerja penuh waktu, paruh waktu, atau berdasarkan kontrak. Itu melihat tingkat kompensasi, termasuk manfaat, dan memperkirakan biaya tersebut. Dengan melihat pertumbuhan dan biaya, Anda dapat melihat apakah potensi manfaat yang datang dari karyawan baru sesuai dengan biayanya.

4. Rasio bisnis.
Terkadang Anda perlu melihat lebih dari sekadar gambaran besarnya. Anda perlu menelusuri aspek-aspek tertentu dari bisnis Anda dan mengawasi bagaimana kinerja masing-masing area. Rasio bisnis adalah cara untuk melihat hal-hal seperti margin laba bersih, laba atas ekuitas, perputaran hutang, aset terhadap penjualan, modal kerja, dan total utang terhadap total aset. Angka yang digunakan untuk menghitung rasio ini berasal dari laporan P&L, neraca, dan laporan arus kas Anda dan sering digunakan untuk membantu meminta pendanaan dari bank atau investor.

5. Prakiraan penjualan.
Berapa banyak yang akan Anda jual dalam periode tertentu? Ramalan penjualan perlu menjadi bagian berkelanjutan dari setiap proses perencanaan karena membantu memprediksi arus kas dan kesehatan organisasi secara keseluruhan. Perkiraan harus konsisten dengan angka penjualan dalam laporan P&L Anda. Mengatur dan mensegmentasi perkiraan penjualan Anda akan bergantung pada seberapa teliti Anda ingin melacak penjualan dan bisnis yang Anda miliki. Misalnya, jika Anda memiliki hotel dan toko suvenir, Anda mungkin ingin melacak secara terpisah penjualan dari tamu yang menginap dan penjualan dari toko.

6. Proyeksi arus kas.
Mungkin salah satu aspek terpenting dari rencana keuangan Anda adalah laporan arus kas Anda. Bisnis Anda berjalan dengan uang tunai. Memahami berapa banyak uang tunai yang masuk dan kapan mengharapkannya menunjukkan perbedaan antara keuntungan dan posisi kas Anda. Itu harus menampilkan berapa banyak uang tunai yang Anda miliki sekarang, ke mana perginya, dari mana asalnya dan jadwal untuk setiap aktivitas.

7. Proyeksi pendapatan.
Berapa banyak uang yang akan dihasilkan perusahaan Anda dalam periode tertentu, biasanya setahun. Ambil itu dan kurangi pengeluaran yang diantisipasi dan Anda akan memiliki proyeksi pendapatan. Dalam beberapa kasus, ini dimasukkan ke dalam laporan laba rugi.

8. Aset dan kewajiban.
Kedua elemen ini adalah bagian dari neraca Anda. Aset adalah apa yang dimiliki perusahaan Anda, termasuk aset lancar dan jangka panjang. Aset lancar dapat dikonversi menjadi uang tunai dalam waktu satu tahun. Pikirkan hal-hal seperti stok, inventaris, dan piutang. Aset jangka panjang adalah aset berwujud atau tetap yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang seperti furnitur, perlengkapan, bangunan, mesin, dan kendaraan.
Liabilitas adalah kewajiban bisnis yang dibagi menjadi kategori lancar dan jangka panjang. Contoh kewajiban lancar dalam rencana keuangan adalah akrual gaji, hutang pajak, pinjaman jangka pendek dan kewajiban lain yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun. Liabilitas jangka panjang termasuk pinjaman pemegang saham atau utang bank yang jatuh tempo lebih dari satu tahun kemudian.

9. Analisis break-even.
Titik impas Anda—berapa banyak yang perlu Anda jual untuk menutupi semua pengeluaran Anda—akan memandu pendapatan penjualan dan sasaran volume Anda. Mulailah dengan menghitung margin kontribusi Anda dengan mengurangkan biaya barang atau jasa dari jumlah yang Anda bayarkan. Dalam kasus toko sepeda, harga jual sepeda baru dikurangi apa yang Anda bayarkan dan gaji penjual sepeda Anda, sewa Anda, dll. Dengan memahami biaya tetap Anda, Anda kemudian dapat mulai memahami berapa banyak Anda Anda harus menandai barang dan jasa serta sasaran penjualan dan pendapatan apa yang harus ditetapkan agar tetap bertahan atau menghasilkan keuntungan.

Baca juga artikel terkait: TIPS EFEKTIF DALAM MANAJEMEN KEUANGAN RITEL

4 LANGKAH MEMBUAT RENCANA KEUANGAN USAHA KECIL ANDA
1. Buat rencana strategis
Memulai dengan rencana strategis membantu Anda memikirkan tentang apa yang ingin dicapai oleh perusahaan Anda. Sebelum melihat angkanya, pikirkan tentang apa yang Anda perlukan untuk mencapai tujuan ini. Apakah Anda perlu membeli lebih banyak peralatan atau mempekerjakan lebih banyak staf? Apakah ada kemungkinan tujuan baru memengaruhi arus kas Anda? Sumber daya apa lagi yang Anda butuhkan?
Tentukan dampaknya terhadap keuangan perusahaan Anda dan buat daftar pengeluaran dan aset yang ada untuk membantu langkah Anda selanjutnya.

2. Membuat Proyeksi Keuangan
Ini harus didasarkan pada pengeluaran yang diantisipasi dan perkiraan penjualan. Lihatlah tujuan Anda dan masukkan biaya yang dibutuhkan untuk mencapainya. Sertakan skenario yang berbeda. Buat rentang yang optimis, pesimis, dan paling mungkin terjadi, sehingga Anda dapat mengantisipasi dampak yang akan ditimbulkan masing-masing. Jika Anda bekerja dengan seorang akuntan, pelajari rencana tersebut bersama-sama untuk memahami bagaimana menjelaskannya saat mencari pendanaan dari investor dan pemberi pinjaman.

3. Rencana untuk Kontinjensi
Lihat laporan arus kas dan aset Anda, dan buat rencana ketika tidak ada uang masuk atau bisnis Anda mengalami perubahan yang tidak terduga. Pertimbangkan untuk memiliki cadangan uang tunai atau jalur kredit yang besar jika Anda membutuhkan uang tunai dengan cepat. Anda mungkin juga perlu merencanakan cara menjual aset untuk membantu mencapai titik impas.

4. Pantau dan Bandingkan Sasaran
Lihatlah hasil aktual dalam laporan arus kas Anda, proyeksi pendapatan, dan bahkan rasio bisnis yang diperlukan sepanjang tahun untuk mengetahui apakah Anda perlu mengubah rencana Anda atau apakah Anda tepat sasaran. Memeriksa secara teratur membantu Anda menemukan potensi masalah sebelum menjadi lebih buruk.

Baca juga artikel terkait: 6 STRATEGI PIUTANG DAGANG UNTUK MENDORONG PERTUMBUHAN KEUANGAN

TIGA PERTANYAAN YANG HARUS DIJAWAB OLEH RENCANA KEUANGAN ANDA
Setelah Anda membuat rencana Anda, Anda harus memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Bagaimana bisnis Anda akan menghasilkan uang?
  • Apa yang dibutuhkan bisnis Anda untuk bangkit?
  • Berapa anggaran operasionalnya?

Rencana keuangan yang tidak dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan ini membutuhkan lebih banyak penyesuaian. Jika tidak, Anda berisiko memulai usaha baru tanpa jalur yang jelas dan meninggalkan wawasan yang berharga. Semoga bermanfaat.
Dan jika Anda membutuhkan informasi lebih detil perihal perencanaan keuangan bisnis, kami siap membantu. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui WA 0812-5298-2900.

Scroll to top
Selamat datang di Groedu software konsultasi
Send via WhatsApp