BERITA

Informasi terkini seputar Manajemen, Accounting, Sumber daya manusia, Ritel Management, Teknologi Informasi

JOB DESKRIPSI ACCOUNTING STAFF

Staff Akuntansi adalah salah satu jabatan penting dalam sebuah perusahaan dan setiap perusahaan pasti memiliki atau membuka lowongan agar ada orang yang menempati posisi ini. Hal ini karena akuntansi adalah salah satu faktor penentu sukses sebuah perusahaan. Sebuah perusahaan bisa dibilang sebagai perusahaan yang sukses dapat dilihat dari laporan akuntansi yang teratur. Laporan ini penting bagi sebuah perusahaan, pasalnya suksesnya sebuah perusahaan dilihat dari seberapa besar sumber keuangan mereka, dan sumber keuangan itu dicatat dalam laporan akuntansi. Jika laporan akuntansi belum teratur akan menyebabkan beberapa ancaman seperti salah hitung, terdapat pengeluaran yang tidak jelas, dan bahkan penipuan oleh karyawan sendiri. Oleh karena itu, pelaporan keuangan harus dibuat dengan jelas dan teratur untuk mencegah berbagai hal negatif seperti yang telah disebutkan tadi. Dan yang membuat laporan ini adalah staf akuntansi atau accounting staff. Pada kesempatan kali ini, kami Tim Groedu (Lembaga Konsultan Accounting Surabaya) akan menuliskan artikel tentang tugas dan tanggung jawab seorang staf akuntansi.

Meski begitu tugas dan tanggung jawab Staf Akuntansi dapat berbeda tergantung pada perusahaan di mana mereka bekerja. Secara umum Staf Akuntansi akan mengurusi hal seperti pajak, manajemen biaya, penganggaran dan manajemen aset. Beberapa Staf Akuntansi yang bekerja untuk lembaga pemerintah memiliki tugas yang berhubungan dengan audit, penipuan, dan kebangkrutan. Staf Akuntansi di bawah departemen hutang harus memastikan bahwa tagihan dan pembayaran lainnya dilakukan tepat waktu. Selain itu, Staf Akuntansi dapat terdiri dari pegawai yang melakukan semua tugas administrasi seperti mengetik, mengarsipkan, meneruskan surat dan pembukuan ringan.

Staf Akuntansi disaranan pandai dalam matematika. Staf Akuntansi juga harus memiliki keterampilan komunikasi tertulis dan verbal yang kuat karena mereka akan sering menyampaikan informasi keuangan kepada klien serta pengawas mereka. Staf Akuntansi juga harus didorong, dengan karakter analitis dan sangat terorganisir, serta mampu memecahkan masalah. Selain itu, Staf Akuntansi harus mampu bekerja dengan sangat baik dan bekerja sama dengan baik sebagai anggota tim.

Melakukan Pembukuan Keuangan
Ini adalah tugas utama sebagai accounting staff yaitu membuat pembukuan atas semua transaksi keuangan di perusahaan. Setiap perusahaan memiliki standar pembukuan dan kelengkapan masing-masing. Sebagai staf akuntansi terkadanga anda hanya tinggal memasukkan data, karena format atau standar sudah siap.

Membuat Laporan Keuangan
Laporan ini merupakan rekapitulasi keuangan yang harus anda kerjakan dan laporkan pada atasan. Laporan ini terdiri dari laporan laba rugi, laporan perubahan modal, laporan arus kas, dan neraca.

Verifikasi Kelengkapan Dokumen Keuangan
Saat melakukan transaksi pasti ada dokumen yang menyertainya misal kuitansi, faktur, invoice, dll. Tugas staf akuntansi adalah memastikan bahwa kelengkapan dokumen itu tertata dan tersimpan dengan rapi.

Memposting Jurnal Operasional
Aktivitas ini mencatat segala pengeluaran dan oemasukan dari operasional perusahaan kemudian memasukkannya ke dalam buku besar akuntansi. Buku besar yang dimaksud disini biasanya berupa sebuah sistem yang terintegrasi, jika anda lulusan akuntansi maka anda akan memahami sistem ini.

Baca juga : Accounting Software Terbaik Untuk Bisnis Anda

Sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat. Apabila membutuhkan informasi lebih detik terkait artikel diatas, software accounting, atau tentang system payroll, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software HRD dan Payroll, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 0812-5298-2900. Kami siap membantu Anda.

APA ITU MANAJEMEN KEUANGAN?

Pada kesempatan ini software accounting surabaya untuk kota Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Palembang, Medan, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Samarinda, Makassar dan Bali sedang mengulas artikel mengenai manajemen keuangan.

Pengertian Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan merupakan semua aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan bagaimana cara memperoleh pendanaan modal kerja, menggunakan atau mengalokasikan dana, dan mengelola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama perusahaan.

Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan utama Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai yang dimiliki perusahaan atau memberikan nilai tambah terhadap asset yang dimiliki oleh pemegang saham.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan
Ruang Lingkup Manajemen Keuangan terdiri dari:
Keputusan Pendanaan, meliputi kebijakan manajemen dalam pencarian dana perusahaan, misalnya kebijakan menerbitkan sejumlah obligasi dan kebijakan hutang jangka pendek dan panjang perusahaan yang bersumber dari internal maupun eksternal perusahaan.
Keputusan Investasi, Kebijakan penanaman modal perusahaan kepada aktiva tetap atau Fixed Assets seperti gedung, tanah, dan peralatan atau mesin, maupun aktiva finansial berupa surat-surat berharga misalnya saham dan obligasi atau aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva.
Keputusan Pengelolaan Aset, Kebijakan pengelolaan aset yang dimiliki secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut.
5 Fungsi Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan memiliki peran yang sangat penting dalam suatu perusahaan atau bisnis usaha. Berikut 5 fungsi manajemen keuangan :

1. Perencanaan Keuangan
Perencanaan keuangan dalam perusahaan meliputi perencanaan arus kas dan rugi laba. Perencanaan keuangan sangat penting dilakukan agar dapat mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan oleh perusahaan agar terhindar dari kerugian.
2. Perencanaan Anggaran
Perencanaan anggaran meliputi perencanaan mendapatkan uang dari sumber tertentu dan penggunaan atau pengalokasian dana tersebut. Pengalokasian dana perlu dilakukan secara optimal.
Manajer keuangan dapat memangkas kegiatan-kegiatan yang tidak menguntungkan perusahaan, dan dana tersebut dapat dialokasikan untuk kegiatan yang dapat memaksimalkan keuntungan perusahaan.
Dengan begitu, maka anggaran perusahaan dapat lebih efisien dan memaksimalkan dana yang dimiliki.
Selain itu, dengan perencanaan anggaran yang tepat, perusahaan tersebut dapat memperkirakan keuntungan ataupun kerugian yang akan dihadapi.

3. Pengendalian Keuangan
Setelah mengimplementasikan perencanaan keuangan yang telah dibuat, maka perlu dilakukan evaluasi untuk mengontrol keuangan.
Dengan melakukan pengontrolan, maka perusahaan dapat mengetahui hal-hal keliru yang terjadi pada penggunaan anggaran.
Jika ada beberapa hal yang kurang sesuai dengan rencana awal maka perusahaan dapat menggunakan data tersebut untuk dijadikan acuan dalam melaksanakan kegiatan selanjutnya.
Misalnya, dengan melakukan perbaikan. Sehingga, perusahaan dapat kembali berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Baca Juga : Cara mengelola utang usaha agar kondisi keuangan stabil

4. Pemeriksaan Keuangan
Pemeriksaan keuangan adalah salah satu fungsi yang penting dalam manajemen keuangan.
Pemeriksaan keuangan berguna untuk mengetahui apakah penggunaan keuangan dalam perusahaan tersebut sudah sesuai dengan kaidah standar akuntansi keuangan. Pemeriksaan keuangan juga berguna untuk memastikan agar tidak terjadi penyimpangan.
5. Pelaporan keuangan
Manajer keuangan perlu melakukan upaya pelaporan anggaran secara tepat dan benar. Setiap tahunnya manajer akan menyediakan laporan informasi tentang keuangan perusahaan. Manajer keuangan sangat dibutuhkan untuk masalah keuangan sebuah perusahaan.

Semoga artikel di atas bermanfaat bagi pembaca, apabila pembaca membutuhkan kerapian sistem manajemen keuangan dan membutuhkan software accounting, silahkan hubungi kami di 081-252982900. Kami siap membantu anda.

DESKRIPSI TUGAS SEORANG STAF KEUANGAN

Staf keuangan adalah sebuah posisi dalam perusahaan yang memiliki peran khusus untuk mengatur keuangan perusahaan. Biasanya posisi ini akan ditempati oleh orang-orang yang memang memiliki pengetahuan yang lebih tentang peraturan dan perhitungan akuntansi dan pajak. Namun bukan hanya itu, diberbagai perusahaan staf keuangan juga berperan untuk membantu kepala keuangan dalam membuat keputusan strategi dan memastikan kejelasan penggunaan berbagai sumber uang perusahaan. Pada kesempatan kali ini kami Tim Groedu (Lembaga Konsultan Sottware Accounting Surabaya) akan membahas tentang jobdesk atau uraian tugas staf keuangan dalam perusahaan, diantaranya adalah sebagai berikut.

Berpartisipasi dalam Rapat Strategi Anggaran
Staf keuangan perlu berpartisipasi dalam pertemuan rutin anggaran dan strategi pertumbuhan dengan staf lain dan pimpinan keuangan. Rapat-rapat ini sering menentukan tugas mana yang diprioritaskan setiap hari.

Analisis Peluang Investasi
Banyak perusahaan memiliki investasi dalam saham dan obligasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan pendapatan mereka. Dan itu merupakan tanggung jawab seorang staf keuangan untuk memastikan modal investasi perusahaan dihabiskan untuk memaksimalkan keuntungan terbaik.

Hasilkan Gagasan Pertumbuhan Pendapatan
Salah satu tanggung jawab utama staf keuangan adalah mencari cara untuk membuat perusahaan lebih banyak uang. Ini membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang penawaran perusahaan, proposisi nilai mereka yang unik, dan tren pasar saat ini.

Mengawasi Proses Penggabungan dan Akuisisi
Staf keuangan mengawasi semua proses merger dan akuisisi di bawah arahan kepala keuangan. Ini termasuk terus-menerus mencari peluang merger dan akuisisi, membangun hubungan dengan pembuat keputusan, mempresentasikan ide merger atau akuisisi, dan kemudian menegosiasikan persyaratan.

Baca juga : Laporan Keuangan Dasar Dalam Bisnis Yang Perlu Anda Ketahui

Sekian artikel dari kami, semoga bermanfaat. Apabila membutuhkan informasi lebih detik terkait artikel diatas, atau tentang system payroll, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software accounting, software HRD dan Payroll, software distributor, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda.

PENTINGNYA MEMBUAT ESTIMASI ALIRAN KEUANGAN

Tahukah anda jika aliran keuangan atau arus kas selalu menjadi prioritas dalam bisnis. Bahkan, lebih banyak bisnis kecil gagal karena masalah arus kas daripada karena alasan lain. Arus kas adalah jumlah bersih dari kas yang masuk dan keluar dari bisnis pada waktu tertentu. Jumlah uang yang masuk dan keluar dari bisnis Anda hanya dapat benar-benar dipahami melalui jangka waktu tertentu. Sebagian besar bisnis melacak arus kas mereka setiap bulan. Ketika anda memiliki lebih banyak uang mengalir ke dalam bisnis daripada anda mengalir keluar, anda dianggap arus kas positif. Sangat penting bagi bisnis untuk menjadi arus kas positif, karena dengan begitu anda memiliki uang di bank untuk membayar karyawan anda, membeli persediaan atau bahan baku, menutupi semua biaya operasi, dan lain sebagainya. Jika terdapat istilah arus kas positif, maka juga ada arus kas negatif yabg berarti anda tidak punya cukup uang untuk menutupi pengeluaran bisnis anda. Namun hal ini dapat dihindari dengan membuat prakiraan arus kas sebelumnya. Pada kesempatan kali ini, kami Tim Groedu (Lembaga Konsultan Software Accounting yang sudah dipercaya oleh berbagai kota besar diantaranya Surabaya, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogjakarta, Denpasar, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Makassar dan kota besar lainnya) akan membahas tentang apa itu dan seberapa penting arus kas dalam bisnis.

Estimasi atau prakiraan arus kas sendiri merupakan model yang memperkirakan posisi keuangan masa depan bisnis anda dari perspektif arus kas dalam mengelola keuangan anda. Saat anda membuat prakiraan arus kas, anda akan menilai arus kas masa depan anda berdasarkan pada pembayaran yang diantisipasi, piutang, serta investasi modal dan pembiayaan utang. Dengan kata lain, prakiraan arus kas adalah cara untuk memastikan bahwa bisnis akan memiliki cukup uang untuk terus beroperasi dan menghindari masalah pendanaan. Ini adalah poin inti dari manajemen keuangan bisnis yang baik untuk bisnis anda.

Dengan adanya estimasi atau prakiraan arus kas akan membantu anda mengelola keuangan bisnis anda dengan baik. Jika bisnis anda memerlukan uang untuk membeli persediaan. Uang itu akan keluar dari rekening bank bisnis anda tetapi dipesan sebagai harga pokok penjualan. Setelah anda menjual persediaan, hal itu ditambahkan ke laporan untung dan rugi. Di sisi lain, jika bisnis anda melakukan penjualan, angka itu tercermin dalam laporan untung dan rugi anda, terkadang tercatat sebagai piutang sampai pelanggan membayar. Laba rugi dan neraca anda membuat laporan arus kas anda, yang kemudian dapat anda proyeksikan ke depan untuk membuat prakiraan arus kas. Dengan kata lain, prakiraan arus kas akan merekonsiliasi laba dan rugi dengan neraca, dan menggunakan asumsi dalam masing-masing dokumen ini untuk memproyeksikan ke depan berapa banyak uang tunai yang akan anda miliki pada titik waktu tertentu. Prakiraan arus kas dapat digunakan untuk berbagai tujuan perencanaan keuangan yang berbeda, termasuk laporan triwulanan, pengurangan bunga dan utang, perencanaan likuiditas jangka pendek, dan penganggaran jangka panjang.

Berikut ini adalah langkah-langkah dalam pembuatan prakiraan arus kas atau aliran keuangan bisnis.

  • Buat Prakiraan Penjualan
    Prakiraan penjualan adalah proyeksi dari berapa banyak barang yang akan anda jual di masa depan, biasanya dipecah setiap bulan. Dalam Prakiraan penjualan ada beberapa hal yang harus anda perhitungkan, seperti angka penjualan di tahun sebelumnya, setiap produk baru yang mungkin anda jual, campuran penjualan ideal Anda, dan bisnis berita apa pun yang anda harapkan untuk menang.
  • Buat Prakiraan Untung dan Rugi
    Setelah Anda memiliki prakiraan penjualan, anda dapat menggunakannya untuk membuat prakiraan untung dan rugi. Prakiraan ini akan menggabungkan penghasilan bisnis anda dengan biaya sehari-hari dalam bisnis anda. Biaya yang harus diperhitungkan dalam prakiraan laba rugi sudah termasuk bahan baku atau persediaan, gaji karyawan, layanan pihak ketiga seperti perangkat lunak penggajian atau kontrak freelancer, dan biaya operasi umum seperti sewa gedung dan listrik. Ingatlah bahwa Anda perlu mencantumkan biaya pada prakiraan untung dan rugi anda pada bulan dimana saat anda mengeluarkannya, untuk menjaga agar prakiraan anda akurat.
  • Buat Prakiraan Arus Kas Anda
    Dengan adanya prakiraan penjualan dan untung dan rugi anda, anda sekarang siap untuk membuat prakiraan arus kas anda. Untuk memulai, gunakan prakiraan penjualan anda untuk memperkirakan berapa banyak uang yang akan masuk, berhati-hatilah, buat agar seakurat mungkin tentang tanggal ketika uang itu benar-benar akan tersedia. Jika anda berencana untuk mendapatkan suntikan uang tunai dari pinjaman, pastikan juga untuk menuliskannya pada prakiraan arus kas anda. Selanjutnya, kurangi biaya dari laporan untung dan rugi anda, pastikan untuk memasukkan biaya dalam bulan yang anda rencanakan untuk membayarnya. Tambahkan juga pembayaran satu kali yang diantisipasi ke prakiraan arus kas anda, seperti peralatan dan pajak. Kemudian tambahkan semua uang yang dihabiskan setiap bulan, dan kurangi dari uang yang masuk untuk mendapatkan arus kas bersih anda. Akhirnya, terapkan angka ini seolah-olah itu saldo bank anda pada akhir bulan sebelumnya. Kemudian lihat saldo bank anda di akhir bulan berjalan. Jika saldo bank anda menurun dari bulan ke bulan, anda mungkin perlu mengambil pinjaman bisnis untuk menciptakan arus kas positif. Jika naik, mungkin sudah waktunya untuk menginvestasikan kembali sebagian uang itu ke bisnis anda.

Baca juga : Cara Efektif Melakukan Training Software Accounting Di Perusahaan

Demikian artikel dari kami. Terimakasih sudah berkunjung ke website kami dan semoga membawa manfaat. Jika anda memerlukan info lebih detil tentang artikel diatas, Aplikasi software accounting, Hak akses Fitur Software accounting, Internal Audit & Fraud detection, Analisis Laporan Keuangan, Training Software accounting, Penyusunan Budgeting per Departemen, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda.

Scroll to top
Selamat datang di Groedu software konsultasi
Send via WhatsApp