BERITA

Informasi terkini seputar Manajemen, Accounting, Sumber daya manusia, Ritel Management, Teknologi Informasi

INGIN MELAKUKAN ANALISA PENJUALAN MITRA DISTRIBUTOR ANDA YANG ADA DI INDONESIA DENGAN MUDAH? GUNAKAN FIRMUS SECONDARY SALES DASHBOARD

Produsen seringkali mengalami kesulitan untuk melihat penjualan riil dari distributor mitra kerja samanya yang ada di Indonesia. Kesulitan itu memicu kegamangan produsen dalam melakukan berbagai aktivitas yang terkait dengan program promosi maupun kebijakan-kebijakan yang terkait dengan strategi sales dan marketing, sehingga kondisi ini membuat saling menunggu. Sementara Principal/produsen menunggu data dari distributor agar bisa dianalisa, sedangkan Distributor resah karena principal tidak ada action, sementara itu pasar sedang diserang oleh competitor. Apa mau dikata kalau kejadiannya seperti ini? Dan celakanya kerja sama keduanya seringkali memunculkan miskomunikasi yang tidak perlu, bahkan saling mencurigai satu sama lainnya.

Untuk mengatasi hal ini Principal besar seperti Unilever, Orang tua/OT, Mayora, serta principal lainnya telah menggunakan software yang canggih yang diletakan di distributor agar bisa mengetahui segala aktivitas yang ada di distributor khususnya untuk mengetahui : kondisi pasar, banyaknya register outlet, program promosi yang sedang berjalan, informasi persediaan, sampai dengan hal detail lainnya yang menyangkut penjualan. Principal dengan mudah menarik data dari computer distributor secara on line, dan hal ini membuat principal sangat mudah berkomunikasi dan melakukan berbagai aksi setelah laporan yang ditarik dianalisa dan membutuhkan tindakan nyata. Oleh sebab itu Principal yang sudah memiliki perangkat lunak ini dengan mudah mengeksploitasi pasar mengalahkan pesaing-pesaing mereka yang masih manual. Ingin seperti ini? Tunggu dulu kita mungkin akan pikir-pikir dengan nilai investasi yang dikeluarkan oleh para Principal itu yang nilainya milliaran rupiah bahkan puluhan miliaran anggaran yang mereka keluarkan. Memang hal ini juga pengaruh ke Distributor, karena distributor juga pada akhirnya memikul anggaran yang dibagi oleh Principal agar sama-sama memiliki system informasi teknologi yang terintegrasi. Ini memang hal yang luar biasa.

 

Tapi bagaimana dengan Principal yang tidak sekelas dengan mereka? Tidak bisa berbuat apa-apa selain menjadi penonton dan produk semakin tergerus secara pasar. Sedikit-demi sedikit secara pasti principal kecil berguguran, meskipun masih ada yang bertahan tetapi dengan nafas yang terengah-engah di tengah persaingan yang begitu sengit. Upaya apa yang bisa dilakukan? Jika lawan menggunakan teknologi, kita tidak bisa beramain grilya tetapi juga ikut dengan bermain teknologi sebab dengan teknologi, data yang didapat sangat akurat. Berbeda dengan cara konvensional akurasi data selalu dipertanyakan, apalagi sering terdengar pameo Distributor sering membodohi Principalnya. Mengapa tidak diajarkan dengan win-win solusion? Bagaimana caranya? Dibawah ini akan diulas secondary sales dashboard yang murah meriah dengan menggunakan cloud. Principal menengah kebawah dapat menghemat biaya tenaga IT, Server yang dipakai, hardware yang dipakai, sales admin penginput data, penghindaran double software, serta investasi yang mahal seperti yang digunakan oleh Principal besar. Cukup dengan sewa maka Principal kelas menengah mendapat manfaat yang sama seperti yang di dapat principal besar seperti :

  1. Mengetahui kondisi pasar melalui software yang digunakan.
  2. Dapat melakukan tindakan cepat dalam mengendalikan pasar.
  3. Melakukan program promosi yang sesuai dan tepat.
  4. Melakukan kunjungan ke Distributor sesuai dengan kendala dan laporan yang didapat sehingga menghemat biaya maintenance Distributor lewat representative yang dimiliki Principal.

Principal juga akan terhindar dari penolakan-penolakan yang sering dilakukan distributor sehingga memungkinkan gagalnya meletakan software di kantor distributor yang selama ini sudah kerja sama. Selain itu apa yang dilakukan Principal dengan investasinya dianggap :

“Suatu investasi yang sangat mahal, mulai deploy system ke distributor, maintainance system (hardware dan software), retraining karena ada pergantian personil distributor, helpdesk support yang harus siaga.”

Sedangkan solusi win-win bisa didapat dari Investasi yang sangat murah meriah dengan kinerja 7 poin di bawah ini, melalui FIRMUS Secondary Sales Dashboard, distributor cukup mengirimkan faktur penjualan, data akan diolah oleh FIRMUS Dashboard, yang menghasilkan informasi:

  1. Kinerja penjualan secara Nasional, Regional, Area
  2. Kinerja produk secara Nasional, Regional, Area
  3. Kinerja channel secar Nasional, Regional, Area
  4. Kinerja outlet
  5. Kinerja salesman
  6. Productivity distributor

Semoga dengan pengetahuan baru ini, para principal, Sales Manager, Marketing Manager dan admission Principal dapat kebantu dalam mengoperasikan aktivitas penjualan principal dalam menghadapi persaingan yang semakin sengit saat ini. Apabila pembaca membutuhkan pendampingan dalam set up Management Principal, membutuhkah software Distribusi, dan Dash board Distribusi, silahkan kontak groedu@gmail.com atau hubungi 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu dalam memberikan solusi di Principal anda! (Frans M. Royan, SE,MM)

 

Featured

BERBAGAI KESALAHAN UMUM YANG SERING DILAKUKAN OLEH MANAJER KEUANGAN PERUSAHAAN

Setiap bisnis pasti pernah membuat kesalahan di beberapa titik. Dari underselling hingga tidak menggunakan alat perangkat lunak yang tepat, atau dalam titik manajemen keuangan. Ketika datang ke manajemen proses keuangan, bahkan kesalahan kecil bisa sangat menghancurkan. Meski memang tidak mengherankan bahwa memang hal ini bisa terjadi ketika memimpin tim keuangan dan akuntansi, karena perubahan dalam industri hampir setiap hari. Ini dapat menyebabkan stres dan perasaan yang luar biasa. Ketika ini terjadi, beberapa manajer keuangan mungkin membuat kesalahan di kantor. Beberapa kesalahan melibatkan penanganan personel, sementara kesalahan lain melibatkan investasi klien dan perusahaan. Untuk itu, dalam artikel kali ini, akan kami sampaikan beberapa kesalahan umum manajer keuangan.

1. Membuat Keputusan Berdasarkan Ulasan Kinerja Lama
Kesalahan manajer keuangan yang sangat umum adalah membuat keputusan tentang personil berdasarkan ulasan kinerja lama. Ini adalah keputusan yang buruk ketika seorang karyawan baru dipromosikan ke posisi manajemen dan kemudian menggunakan ulasan karyawan lama untuk membuat keputusan personalia. Data dari ulasan sebelumnya mencerminkan kinerja manajer lama dan bukan karyawan yang dievaluasi.

2. Memperlakukan Semua Karyawan Dengan Cara Yang Sama
Manajer keuangan yang memperlakukan semua karyawan mereka dengan cara yang sama akan berjuang memimpin sekelompok karyawan. Kami tidak berbicara tentang bersikap adil kepada semua orang, tetapi bagaimana manajer memotivasi dan merangsang karyawan mereka untuk berkinerja baik di tempat kerja. Setiap karyawan berbeda, itulah sebabnya manajer keuangan harus memotivasi karyawan mereka secara individual. Untuk menghindari kesalahan ini, manajer keuangan perlu memahami kekuatan karyawan mereka.

3. Gagal Berkomunikasi
Komunikasi adalah bagian utama dari dunia bisnis, tetapi beberapa manajer keuangan kesulitan berkomunikasi dengan karyawan mereka. Setiap manajer berbeda, yang berarti masing-masing memiliki cara berkomunikasi sendiri. Tidak semua orang akan setuju tentang bagaimana komunikasi harus ditangani, tetapi ketika mereka mengalami gangguan dalam sistem, hal itu dapat menyebabkan masalah besar di antara karyawan dan manajer lain di dalam perusahaan. Manajer dan karyawan harus belajar tentang gaya masing-masing sehingga mereka dapat berkomunikasi secara efektif.

4. Tidak Menilai dengan Benar
Manajer keuangan mungkin mengalami kesulitan menilai karyawan dan masalah lain di kantor. Ini adalah kesalahan besar yang bisa berakibat fatal jika tidak segera diperbaiki. Manajer dipekerjakan untuk memperbaiki masalah dengan karyawan, masalah dengan manajer lain dan masalah dalam organisasi. Ketika seorang manajer baru dipekerjakan, mereka harus bertemu dengan setiap karyawan secara individu untuk mempelajari bagaimana mereka beroperasi, apa kekuatan mereka dan mendapatkan beberapa masukan dari mereka tentang perusahaan agar dapat berhasil dalam posisi tersebut.

5. Gagal Menunjukkan Rasa Ingin Tahu
Beberapa manajer keuangan yang paling sukses adalah manajer yang ingin tahu. Mereka tidak memiliki masalah dengan mengajukan pertanyaan kepada karyawan mereka atau manajer mereka sendiri. Banyak manajer gagal mengajukan pertanyaan karena mereka melihatnya sebagai tanda kelemahan. Ini tidak bisa jauh dari kebenaran. Pertanyaan membantu manajer mempelajari masalah dan menentukan apa yang perlu diperbaiki.

Jika Anda bekerja di sektor keuangan, pastikan untuk menghindari lima kesalahan yang diuraikan di atas saat Anda dipromosikan ke posisi manajemen. Jika anda saat ini tengah merasa memiliki beberapa masalah seperti tersebut diatas dan ingin bantuan segera. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu anda.

FITUR-FITUR PENTING DALAM SOFTWARE/APLIKASI KASIR MODERN YANG PALING BANYAK DIBUTUHKAN OLEH PEBISNIS RITEL MODERN SAAT INI

Mengelola jenis bisnis ritel modern seperti halnya supermarket dan minimarket memang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi. Anda sebagai seorang pemilik bisnis juga akan ditutuntut untuk memiliki kemampuan sebagai multitasking, seperti mengatur penjualan, inventory, purchasing, dan lain sebagainya. Dan hal inilah yang akan mendorong para pebisnis ritel modern tersebut untuk mencari aplikasi kasir yang terbaik bagi bisnis ritel modernnya.

Bukan hanya akan semakin memudahkan dalam hal pengerjaan penjualannya saja, namun juga untuk pengaturan inventory dan purchasingnya dan aplikasi kasir ini juga harus memiliki sejumlah fitur-fitur yang bisa bermanfaat untuk mengembangkan bisnis ritel modern Anda. Tentunya hal ini juga akan bisa berjalan jika aplikasi kasir Anda tersebut telah didukung oleh fitur-fitur penting yang terbaik. Namun masalahnya adalah di antara sekian banyak para penyedia aplikasi kasir ini, beberapa diantaranya cukup banyak yang tidak memiliki fitur-fitur yang lengkap. Maka dari itu, jika Anda ingin move on dalam menggunakan aplikasi kasir, maka perhatikanlah bagaimana fitur-fitur berikut ini, karena fitur-fitur inilah yang biasanya paling banyak dibutuhkan dan dicari oleh banyak pebisnis ritel modern saat ini:

1. Laporan penjualan.

Aplikasi kasir akan mencatat setiap transaksi-transaksi penjualan yang sudah terjadi pada bisnis ritel modern Anda. Tidak hanya itu saja, sistem ini juga lebih memungkinkan bagi Anda untuk melihat produk-produk apa saja yang paling banyak diminati oleh para pelanggan. Dengan demikian, maka Anda akan bisa dengan lebih mudah untuk mengontrol ketersediaan barang-barang tersebut dan menentukan waktu yang paling tepat untuk melakukan reorderingnya. Dan dari sisi manajemen bisnis, fitur-fitur inilah yang paling banyak dicari oleh para pebisnis ritel modern. Laporan penjualan akan semakin memudahkan si pemilik bisnis ritel modern untuk menarik data-datanya secara real-time. Data real-time ini juga akan membantu Anda dalam membuat keputusan bisnis yang lebih tepat pada saat Anda membutuhkannya.

2. Manajemen inventaris.

Bisnis retail, bahkan yang sudah modern sekalipun tidak akan bisa terlepas dari pengelolaan inventarisnya. Tanpa adanya data-data yang akurat dan real-time, sudah bisa dipastikan bahwa Anda akan semakin kesulitan pada saat akan melakukan reordering ulang. Namun dengan adanya aplikasi kasir ini, maka Anda akan bisa menghindari hal itu. Biasanya yang terdapat dalam aplikasi yang dibutuhkan adalah fitur low stock notification yang bisa mengirimkan Anda notifikasi pada saat sebuah barang sudah hampir habis persediaannya. Andapun akan bisa menghubungi vendor Anda untuk me-refresh kembali persediaan barang-barang Anda pada saat yang tepat sebelum benar-benar kehabisan stok.

3. Kemudahan dalam bertransaksi.

Sudah bukan jamannya lagi bagi staff kasir Anda untuk enggunakan mesin yang hanya bisa mencetak nota saja. Alasan utama dari para pebisnis ritel modern ingin segera beralih untuk menggunakan aplikasi kasir modern ini adalah karena berbagai kemudahan yang sudah ditawarkannya. Alih-alih mencatat penjualan secara manual, setiap barang-barang yang sudah terjual tersebut akan disimpan dalam server cloud.
Dengan adanya sistem server cloud ini, maka si pemilik bisnis akan bisa dengan lebih mudah untuk menghubungkan aplikasi kasirnya dengan sistem-sistem lainnya seperti software akuntansi, inventory, sampai dengan HRM. Maka hal ini semakin menjadikan seluruh data-data perusahaan saling terhubung dalam satu sistem dan menjadikan pembuatan laporannya semakin mudah dilakukan.

4. Memiliki fitur pengelolaan pelanggan.

Program/aplikasi kasir yang baik tentunya harus mampu untuk mencatat data-data penting pelanggan. Fitur ini akan menjadi sangat berguna bagi Anda yang ingin menjalankan program customer loyalty. Bukan hanya dirasa sagnat efektif untuk meningkatkan jumlah return customer, fitur ini juga sangat berguna untuk mengkustomisasi bagaimana cara Anda dalam melayani para pelanggan.

Sebagai salah satu contoh, pelanggan setia Anda akan diberikan berbagai macam fasilitas, seperti hadiah, diskon, atau berupa promosi khusus. Bukan hanya untuk semakin meningkatkan kepuasan pelanggan saja, namun cara ini juga cukup efektif dalam menarik pelanggan-pelanggan baru dengan promosi dari mulut ke mulut.

5. Tersedia menu pilihan untuk metode pembayarannya.

Di jaman modern seperti sekarang ini, semakin banyak jumlah pelanggan yang akan merasa enggan untuk melakukan pembayaran secara tunai. Hal ini juga turut didukung oleh sejumlah lembaga keuangan, seperti bank, yang akan mendorong nasabahnya untuk bertransaksi dengan menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Belum lagi jika pilihan pembayaran lainnya yang menggunakan rekening virtual dalam bertransaksi.

Sebagai seorang pebisnis ritel modern, adalah suatu keharusan bagi Anda untuk mengikuti perkembangan semacam ini. Jika tidak, maka jangan heran jika perlahan-lahan para pelanggan Anda akan mulai meninggalkan Anda. dan ini sama artinya dengan menggunakan aplikasi kasir yang jauh lebih modern daripada umumnya. Dengan dukungan dari berbagai fitur pembayarannya, maka Anda akan mampu memberikan berbagai macam pilihan kepada para pelanggan Anda untuk berbelanja.

• Kesimpulannya adalah:

Itulah beberapa fitur-fitur terpenting dari program/aplikasi kasir yang paling banyak dicari oleh para pebisnis ritel modern. Dan jika saat ini Anda sedang memilih vendor penyedia program kasir, maka pilihlah yang memiliki beberapa fitur kasir penting seperti di atas. Bukan hanya akan lebih memudahkan Anda dalam mengelola bisnis ritel modern saja, akan tetapi dengan penggunaan sistem yang lebih tepat, maka aplikasi kasir Anda akan bisa sangat membantu Anda dalam mengembangkan bisnis ritel modern milik Anda. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian, terimakasih dan salam sukses pebisnis Indonesia.
Apabila mitra bisnis/pengusaha akan membuka supermarket baru, serta membutuhkan manajemen dalam pembangunan supermarket tersebut, dan membutuhkan software accounting + POS untuk bisnis ritel modern anda, silahkan hubungi 081-252982900, atau kontak 081-8521172, kami siap membantu!

PENGERTIAN E-COMMERCE, E-BUSINESS DAN MANFAAT PENGGUNAAN TEKNOLOGI E-LOGISTIK DALAM BIDANG USAHA LOGISTIK

E-business merupakan suatu kegiatan bisnis yang telah dilakukan dengan cara yang sudah serba terotomatisasi dengan memanfaatkan teknologi elektronik seperti halnya komputer dan internet. E-business lebih memungkinkan sebuah perusahaan untuk berhubungan langsung dengan sistem pemrosesan data-data internal dan eksternal secara lebih efisien dan fleksibel.

Contoh dari e-business misalnya adalah berupa pembelian barang-barang secara online seperti melalui lazada, tokopedia, blibli, shopee, bukalapak dan lain sebagainya. Dari proses awal pemesanan barang-barang, konfirmasi pembayaran, sampai dengan konfirmasi bahwa pengiriman barang tersebut sudah benar-benar sampai kepada customer semuanya telah dilakukan secara sistem elektronik (online).

E-business memiliki beberapa macam karakteristik tujuan yang sama dengan bisnis secara konvensional biasanya (offline), hanya saja untuk e-business memiliki cakupan yang sedikit lebih berbeda dari bisnis konvensional. Bisnis konvensional (offline) lebih banyak mengandalkan pertemuan antar sesama pebisnis, seperti: halnya rapat ditempat khusus, atau hanya sekadar untuk berkenalan dengan partner-partner bisnis, sedangkan untuk e-business yang lebih banyak mengandalkan dari penggunaan media internet sebagai sebuah sarana untuk memperoleh tujuannya (penjualan).

Dalam berbagai kegiatan e-business, terdapat lima macam kemungkinan dari bentuk hubungan bisnis yang berdasarkan transaksinya, yaitu:

1. Business to Business (perdagangan antar pelaku usaha bisnis).
2. Business to Consumer (perdagangan antar pelaku usaha bisnis dengan para konsumen).
3. Consumer to Consumer (perdagangan antara konsumen yang satu dengan konsumen yang lainnya).
4. Consumer to Business (perdagangan antara konsumen dengan pelaku bisnis).
5. Intrabusiness e-business (perdangan dalam lingkup intranet perusahaan yang lebih banyak melibatkan pertukaran antar barang, jasa, dan juga informasi.

Sasaran dari e-business sendiri adalah pasar atau market. Sebenarnya untuk saat ini telah terjadi perkembangan yang begitu fantastis terhadap jumlah komputer yang sudah terhubung dalam jaringan bisnis melalui media internet, termasuk juga beberapa diantaranya adalah si penggunanya sendiri. E-business market seperti ini sudah menyimpan adanya peluang omset yang begitu besar yang banyak diperebutkan oleh para pebisnis online.

Tahapan-Tahapan Dalam E-Business

Terdapat empat macam tahapan dalam pemanfaatan jaringan komputer dan internet untuk tujuan e-business, yang mana terjadi transformasi terhadap perusahaan-perusahaan tradisional yang beralih kepada e-business, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Lebih banyak mendayagunakan (memanfaatkan) komputer.
2. Memanfaatkan adanya peluang dari jaringan dan internet (seperti email, chat messanger, dan lain sebagainya).
3. Membangun dan mendayagunakan website.
4. Memanfaatkan teknologi e-commerce.

Jadi, kesimpulannay adalah bahwa pengertian e-commerce dan e-business apabila tidak dipahami dengan seksama terlebih dahulu, maka akan menjadikan hal itu semakin tidak tersistematis. Hal ini dikarenakan kebingungan umum dalam menentukan istilah yang lebih cocok untuk mewakili setiap konsep-konsep perdagangan dengan penggunaan media elektronik (online).

Perbedaan yang lebih mendasar antara e-commerce dan e-business adalah bahwa tujuan dari e-commerce sendiri memang lebih berorientasi kepada tentang bagaimana dalam memperoleh keuntungan, sedangkan untuk e-business lebih berorientasi kepada kepentingan untuk jangka panjang dan sifatnya lebih abstrak seperti halnya kepercayaan dari para konsumen, pelayanan terhadap konsumen, peraturan kerja, relasi antar mitra bisnis, dan untuk penanganan permasalahan sosial lainnya. Selain daripada perbedaan yang dimiliki oleh keduanya, ternyata diantara keduanya juga masih memiliki persamaan berupa tujuan, yaitu: untuk semakin memajukan perusahaan agar bisa menjadi perusahaan yang jauh lebih besar daripada sebelumnya.

Pengertian E-Logistik

E-logistik merupakan suatu kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut tentang:

1. Konsumen (Consumers).
2. Manufaktur (Manufactures).
3. Service providers.
4. Pedagang perantara (Intermediaries).

Dengan memanfaatkan jaringan-jaringan komputer (komputer networks), yaitu: internet. E-logistik yang menjadi suatu bagian terpenting dalam dunia bisnis logistik untuk saat ini.

E-logistik sebenarnya tidak hanya berbicara tentang pergudangan saja, namun juga seputar pelayanan yang sudah serba terintegrasi oleh sistem. Mulai dari pergudangan atau dari istilahnya sendiri adalah berupa track and trace shipment (melacak dan melacak pengiriman), sampai kepada pengiriman ke tangan konsumen yang menjadi lebih efektif.

Layanan seperti ini merupakan layanan outsourcing end to end (dari ujung ke ujung) yang dimulai dari menyediakan infrastruktur, data centre, aplikasi, perangkat, operasional bisnis (business operation) dan yang terakhir adalah disaster recovery system (sistem pemulihan), yang semuanya itu adalah berbasis real time untuk semua jenis transaksi pembayaran dan penagihan.

E-logistik dalam dunia bisnis memang sangat diperlukan, hal itu dikarenakan semakin banyaknya orang-orang yang masih belum mengetahui betapa banyaknya manfaat dari penggunaan e-logistik ini. Kebanyakan orang memang masih senang menggunakan metode logistik tradisional dalam bidang bisnis logistik. Padahal dengan memanfaatkan e-logistik, maka kita akan dapat sedikit menekan biaya dalam bisnis ini. Selain itu, kita juga akan bisa melakukan transaksi dimanapun dan kapanpun kita berada.

Manfaat Dalam Pemanfaatan Teknologi E-logistik

1. Pemanfaatan aplikasi Electronic Logistic (e-logistik) yang baik dan benar akan mampu menjadikan Industri logistik menjadi semakin efisien, sehingga perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman juga akan mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggannya. Tidak hanya itu saja, program dari e-logistik juga akan mampu untuk menolong perusahaan jasa pengiriman dalam memberikan kepastian terhadap jasa pengiriman barang.

2. Pemanfaatan TI (Teknologi Informasi) E-logistik juga dapat digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang telah menggunakan sistem logistik, sehingga logistik menjadi lebih berkembang pesat dan lebih efisien untuk perusahaan tersebut. Selain itu sistem seperti ini juga dapat mengontrol berbagai permasalahan tracking untuk pengiriman barang-barang logistik, sehingga suatu perusahaan juga masih dapat memberikan jaminan terhadap barang-barang dalam transaksi logistik.

3. Dengan adanya teknologi informasi yang telah menyertainya, maka layanan e-logistik dapat dipastikan akan mampu dalam memberikan jaminan untuk kepastian yang lebih baik terhadap para pelanggannya. Karena itu, layanan e-logistik juga sangat bergunanya untuk memberikan service level yang lebih excellent (terbaik) terhadap para pelanggan. Tujuan utama dari sistem seperti ini adalah untuk memberikan solusi dalam menumbuhkan industri logistik, karena logistik sudah menjadi salah satu struktur terpenting dari berbagai kegiatan ekonomi saat ini yang lebih banyak mengandalkan transaksi dari e-commerce dan e-business.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang apa saja pengertian dari e-commerce, e-business, dan manfaat apa saja yang bisa didapatkan dari penggunaan teknologi e-logistik serta apa saja tahapan-tahapan dalam e-business. Semoga bisa bermanfaat, terimakasih dan salam sukses.

9 TUGAS HRD DALAM PERUSAHAAN

HRD memiliki kepanjangan human Reseource Development yang berarti Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki tanggung jawab menangani pengelolaan karyawan di dalam sebuah perusahaan yang dijalankan. Tugas ini sangat penting untuk keberlangsungan berjalannya suatu perusahaan. Pengelolaan yang berada di bawah wewenang HRD biasanya ruang lingkupnya meliputi perencanaan dan pengembangan SDM, proses seleksi rekrutmen, penentuan gaji dan kompensasi serta manajemen kerja, hingga menumbuhkan hubungan kerja antar karyawan. Jadi hrd menjadi pihak yang berhubungan atau berinteraksi secara langsung dengan karyawan yang sudah bekerja atau yang akan bekerja. Biasanya yang diangkat menjadi seorang HRD adalah mereka yang berpendidikan tinggi minimal S1 yang berada di bidang psikologi, ekonomi, ataupun hukum. Karena, secara umum, HRD bekerja untuk merekrut dan mengembangkan potensi karyawan, serta berurusan dengan penggajian dan kelegalan dari pegawai di dalam perusahaan. Jadi mereka harus tau bagaimana cara menyejahterakan dan tau bagaimana cara berurusan dengan hukum tentang kepegawaian. Tanggung jawab dari seorang HRD sangat berat, harus siap mental dan pikiran. Oleh karena itu, inilah beberapa tugas HRD sebuah perusahaan:

1. Merekrut karyawan
Merekrut karyawan baru merupakan tugas dari HRD yang harus dikerjakan. Perekrutan karyawan tersebut tentunya harus sesuai posisi yang dibutuhkan. Orang yang menjadi atau berada di divisi HRD adalah yang sangat faham terkait karakteristik dan ciri khas pekerja di perusahaan, baik yang sudah menjadi bagian perusahaan ataupun yang mau menjadi bagian perusahaan.

2. Memberikan pelatihan dan pengembangan
Tugas HRD setelah proses perekrutan adalah mengadakan semacam pelatihan yang bertujuan karyawan yang bekerja bisa menjadi maksimal dan hasil yang didapatkan akan lebih bagus dari kinerja yang maksimal.

3. Melakukan pengawasan kinerja
Tugas hrd selanjutnya adalah mengawasi setiap karyawan yang bekerja, baik yang baru maupun yang sudah lama bekerja. Adanya pelaksanaan tugas ini dimaksudkan untuk monitoring kinerja SDM agar sesuai dengan Standar Operasional Prosedur yang berlaku dan tujuan yang dikehendaki bisa tercapai dengan baik.

4. Rekomendasi pengangkatan.
Divisi HRD mempunyai hak khusus merekomendasikan seorang karyawan untuk naik jabatan maupun memberikan kompensai atas dasar kinerja yang sudah diperlihatkan karyawan itu. Karyawan yang kinerjanya semakin baik akan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan rekomendasi tersebut.

5. Pendistribusian gaji pegawai
HRD mempunyai tugas untuk mendistribusikan gaji karyawan perusahaan. untuk nominal nya itu sudah tercantum dalam sop atau kontrak yang telah disepakati. Hrd tidak memiliki hak untuk menaikkan ataupun menurunkan gaji karyawan. Tugas tersebut sudah ada bagiannya sendiri yaitu divisi keuangan.

6. Mengawasi perlengkapan kesehatan dan keselamatan bagi karyawan
Hrd memilik peran yang penting dalam pengawasan perlengkapan kesehatan dan keselamatan pegawai. Pihak hrd harus mampu mengawasi agar perlengkapan tidak disalahgunakan yang bisa menyebabkan sebuah kecelakaan kerja. Karena keselamatan kerja dan kesehatan dari karyawan adalah pokok penting yang harus dijaga dan diperhatikan perusahaan. Dengan adanya jaminan kesehatan maupun keselamatan kerja, itu akan membuat karyawan akan bekerja dengan lebih baik, sehingga hasil kinerjanya pun akan lebih maksimal.

7. Melakukan pembentukan tim untuk proyek-proyek perusahaan
Karena HRD adalah pihak yang dianggap paling mengerti tentang sifat dan karakter dari pekerja, maka tidak mengherankan, jika ada sebuah proyek, pihak HRD lah yang bertanggungjawab untuk membentuk tim tersebut. Jadi, dapat juga dikatakan bahwa, kesuksesan proyek yang dihasilkan oleh tim tak luput dari peran HRD sebagai pihak yang membentuknya.

8. Pembimbingan dan pemecahan masalah bagi karyawan
Dalam melakukan sebuah pekerjaan, tentu memungkinkan adanya perselisihan di antara para karyawan atau di dalam proses kerja itu sendiri. Untuk menghindari hal tersebut, diperlukan mediasi yang biasanya berbentuk pembimbingan ataupun pemecahan masalah. Dipimpin oleh HRD, karyawan dapat menyampaikan keluh kesahnya selama proses kerja. Harapannya, setelah dilakukan mediasi, kinerja karyawan dapat kembali pada posisi prima untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

9. Menjaga solidaritas semua karyawan
HRD harus bisa menjaga solidaritas dari semua karyawan perusahaan. Solidaritas yang baik akan menciptakan suasana yang baik dan nyaman dalam bekerja. Jika solidaris dari semua karyawan baik, maka kerjasama tim akan berjalan dengan baik dan hasil yang didapatkan akan maksimal sesuai tujuan dari perusahaan.

Itulah beberapa tugas dari HRD di sebuah perusahaan. Bekerjalah secara tulus dan maksimal agar ketika mendapatkan posisi sebagai HRD, pekerjaan yang kamu jalankan menjadi berkah bagi dirimu dan orang disekitarmu senang terhadapmu. Jika anda juga membutuhkan software HRD yang akan anda gunakan untuk merampingkan berbagai tugas HRD anda. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau bisa langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900. Kami siap membantu.

Scroll to top
Selamat datang di Groedu software konsultasi
Send via WhatsApp