BERITA

Informasi terkini seputar Manajemen, Accounting, Sumber daya manusia, Ritel Management, Teknologi Informasi

BEBERAPA PENYEBAB UTAMA MENGAPA SOFTWARE AKUNTANSI BERBASIS CLOUD BEGITU DIMINATI OLEH BANYAK PERUSAHAAN

Pada saat sebuah perusahaan sudah mulai berkembang pesat, biasanya pemiliknya ingin melakukan ekspansi dan harus membuka cabang baru di tempat lain agar bisa mendapatkan keuntungan tambahan dari tempat tersebut. Namun untuk bisa melakukan ekspansi, banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan dengan matang sebelum akan benar-benar melakukannya, dan salah satunya adalah untuk membangun sistem pengawasan kerja dari perusahaan cabang baru tersebut.

Ya memang benar, ketika ingin membuka cabang baru di tempat lain, seorang pemilik usaha tidak akan serta merta langsung dengan mudahnya bisa mengawasi segala kegiatan operasional dari perusahaan cabangnya tersebut seperti halnya dengan perusahaan yang di kantor pertama, khususnya untuk kegiatan pengelolaan keuangan bisnis. Saat membuka cabang baru, pemilik perusahaan harus memiliki tenaga yang ekstra untuk bisa mengawasi segala kegiatan usahanya. Harus berpergian dari satu cabang ke cabang lainnya hanya untuk sekedar melakukan pengawasan yang tidak mungkin selamanya bisa dilakukannya dengan sangat mudah karena adanya keterbatasan pikiran, daya dan waktu.

Namun di zaman yang serba modern seperti sekarang ini, segala macam kegiatan pengawasan dari kinerja perusahaan cabang akan dapat dilakukan dengan sangat mudah. Hal ini dikarenakan pengaruh dari perkembangan teknologi cloud dan internet yang sudah sangat memungkinkan untuk segala sesuatunya dapat dipantau (diawasi) dengan begitu mudah meskipun berada dari tempat yang sangat jauh. Salah satu dari bentuk inovasi terbaru yang bisa memudahkan segala kegiatan terhadap pengawasan perusahaan cabang, khususnya untuk pengelolaan keuangan perusahaan adalah dengan menggunakan software akuntansi Online (web based).

Software akuntansi online merupakan salah satu jenis software akuntansi yang memiliki layanan dengan berbasis cloud yang lebih memungkinkan bagi beberapa cabang perusahaan akan dapat menginput dan mengelola data keuangan perusahaan secara bersama-sama. Software jenis ini semakin lama semakin banyak diminati karena memiliki banyak keunggulan, apabila dibandingkan dengan software konvensional yang masih berbasis dekstop.

Beberapa penyebab utama mengapa software akuntansi jenis online seperti ini semakin banyak diminati oleh perusahaan adalah sebagai berikut:

1. Tidak membutuhkan spesifikasi dari hardware yang terlalu tinggi.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa software akuntansi online adalah software dengan layanan berbasis cloud, dan itu artinya adalah segala hal yang berhubungan dengan pengoperasian dari software ini dipastikan 100% adalah harus menggunakan internet. Yang Anda perlukan hanyalah sebuah komputer dengan koneksi internet yang berkecepatan stabil. Anda tidak perlu lagi memasang hardware dengan spesifikasi yang terlalu tinggi untuk dapat menjalankan software tersebut.

2. Kemampuan multi Platform.

Software akuntansi online (web based) adalah software multi platform yang dapat di jalanka pada hampir semua jenis sistem operasi computer, mulai dari system operasi Microsoft windows, Linux, Max dan lain-lain. Hal ini dapat dimungkinkan karena software jenis ini menggunakan layanan berbasis cloud. Untuk bisa menggunakan software jenis ini, Anda hanya membutuhkan browser seperti Chroome, Firefox, Safari, Maxton, Internet Explorer atau Safari dengan koneksi internet yang stabil saja.

3. Mengintegrasikan sistem keuangan antar cabang.

Zaman modern yang serba online seperti sekarang ini sudah menuntut perusahaan agar selalu terhubung dengan afiliasi atau kantor cabang. Software akuntansi online adalah solusi terbaik yang begitu cerdas untuk dapat meningkatkan kinerja dari perusahaan Anda serta untuk pengawasan segala kegiatan dari pengelolaan keuangan perusahaan milik Anda.

4. Memiliki kemampuan untuk menganalisis kinerja perusahaan.

Kemampuan lain yang menyebabkan software akuntansi online banyak diminati salah satunya adalah untuk menganalisis kinerja dari perusahaan Anda dengan berbagai rasio-rasio keuangan yang secara langsung terhitung otomatis beserta grafik yang begitu informatif. Dengan demikian Anda akan dapat mengambil keputusan bisnis dengan cepat dan seseegera mungkin.

5. Fasilitas multi user.

Software akuntansi berbasis online sangat memungkinkan untuk digunakan oleh beberapa user dari berbagai cabang perusahaan Anda. Hal ini tentunya akan sangat membantu Anda dalam pengelolaan keuangan bisnis dari setiap cabang. Ketika setiap cabang sudah menginput semua data keuangan cabang, maka Anda tidak perlu lagi meng-compile (menggabungkan) data-data keuangan tersebut karena semua data keuangan perusahaan cabang sudah saling terintegrasi menjadi satu dengan satu software akuntansi online ini.

Dengan segala kelebihan yang ditawarkan oleh software akuntansi online seperti yang sudah dijelakan di atas, Akuntansi online sudah cukup mampu untuk menjawab segala kebutuhan dari bisnis Anda terutamanya jika Anda ingin membuka cabang baru bagi bisnis yang dinamis dan agar bisa tetap terus berkembang.

Semoga artikel diatas bermanfaat, apabila pembaca membutuhkan pendampingan membuka kantor cabang, membuka ritel modern dan distributor, dan membutuhkan software accounting cloud, silahkan hubungi 0818521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu (Frans M. Royan)

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN APLIKASI SOFTWARE MANAJEMEN BERBASIS CLOUD SYSTEM

Beberapa tahun belakangan ini, semakin banyak aplikasi software penunjang manajemen (accounting, payroll, POS, dsb) yang dapat diakses dengan menggunakan system cloud, dimana seringkali menimbulkan banyak pertanyaan bagi para pelaku bisnis apa perbedaan dan kelebihannya dengan software biasa yang menggunakan server jaringan di internal perusahaan.

Komputerisasi awan atau cloud computing system (CCS) merupakan gabungan dari pemanfaatan teknologi komputer (komputerisasi) dan pengembangan yang berbasis Internet (awan). Awan (cloud) sendiri adalah sejenis metafora dari suatu sistem penyimpanan infrastruktur pada internet, yang seringkali digambarkan pada diagram jaringan komputer dengan bentuk awan (cloud).

Berdasarkan sebuah makalah yang diterbitkan IEEE (2008), Internet Computing (Cloud Computing) adalah suatu data di mana informasi secara permanen akan tersimpan pada server di dalam jaringan internet dan hanya tersimpan secara sementara pada komputer pengguna (client), termasuk di dalamnya adalah komputer desktop, tablet, notebook, dan lain sebagainya. Dimana pengguna / user client tetap akan dapat mengakses, memindahkan, mengubah, memodifikasi, dan menghapus data dan informasi yang tersimpan di dalam sistem internet (cloud) tersebut.

Berdasarkan deskripsi di atas, maka beberapa keunggulan atau keuntungan yang akan didapatkan dalam penggunaan software manajemen berbasis system cloud bagi para pelaku bisnis, antara lain:

1. Meminimalkan biaya investasi untuk infrastruktur jaringan dan komputer yang harus dikeluarkan oleh para pelaku bisnis, sehingga beban perusahaan bisa lebih terfokus kepada sisi fungsionalitas software saja.
2. Meningkatkan produktivitas kerja bagi tim manajemen perusahaan, terutama dari segi kontrol dan pengawasan kinerja perusahaan, karena dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun, apalagi bila menggunakan aplikasi berbasis web yang tanpa harus melakukan instalasi program di komputer terlebih dahulu.
3. Aplikasi software dapat terintegrasi dengan berbagai software lainnya, sehingga Anda tidak harus menggunakan dua sistem tunggal untuk bisa saling berinteraksi antara satu program dengan program lainnya, misalkan pada aplikasi penggajian yang berbasiskan web.
4. Berhubungan dengan semakin maraknya isu lisensi (hak cipta program) seperti software-software yang masih berbasis desktop sebelumnya, maka software berbasis web (cloud system) tidak membutuhkan adanya lisensi pada saat akan menggunakan, karena lisensinya sudah menjadi tanggung jawab dari penyedia aplikasi web.
5. Dapat diakses melalui banyak media, seperti komputer desktop / laptop dan tidak membutuhkan spesifikasi komputer yang terlalu tinggi untuk bisa menggunakan aplikasi berbasis web ini, bahkan pada penyedia aplikasi software tertentu sebagian besar proses hanya dilakukan melalui web server.
6. Mudah dijalankan pada sistem operasi apapun seperti Linux, Windows, dsb. asalkan kita memiliki aplikasi browser dan akses internet yang stabil.

Oleh karena itu pada aplikasi software akuntansi online sebagai salah satu inovasi berbasis cloud system akan memberikan manfaat-manfaat sebagai berikut:

• Para pengguna dapat menyimpan data secara terpusat pada satu server cloud dan juga tidak perlu repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan (storage) dan sebagainya karena semuanya telah tersedia secara virtual.
• Setiap perusahaan yang menggunakan software berbasis cloud dapat menjalankan bisnisnya dengan biaya yang tidak terlalu besar setiap bulannya (sewa bulanan), seperti sistem accounting, penjualan, penggajian, dan banyak lagi yang lainya.
• Teknologi berbasis Cloud menawarkan tingkat fleksibilitas yang tinggi dengan berbagai kemudahan untuk mengakses data, kapan saja, dan dimana saja kita berada dengan catatan bahwa pengguna (user) harus terkoneksi dengan internet.
• Pengguna juga akan dapat dengan mudah meningkatkan atau mengurangi kapasitas penyimpanan data tanpa harus membeli peralatan tambahan seperti hardisk eksternal.
• Penyedia server cloud juga pada umumnya juga memiliki standar pengamanan jaringan yang baik dan internasional sehingga mengurangi resiko peretasan skala menengah.

Akan tetapi pada aplikasi berbasis sistem cloud juga memiliki beberapa kekurangan antara lain:

1. Privacy, yang berarti bahwa akan selalu adanya resiko terdapat data user yang akan bisa diakses oleh orang lain karena layanan hosting yang lebih sering dilakukan secara bersama-sama.
2. Compliance, yang lebih mengacu kepada resiko seperti adanya penyimpangan level dari provider terhadap regulasi yang sudah diterapkan oleh user.
3. Service level, yang artinya adalah kemungkinan service performance yang bisa dibilang masih kurang konsisten dari pihak provider, dimana inkonsistensi dapat terlihat pada perlindungan dan pemulihan data.
4. Kepemilikan data (ownership) yang lebih mengacu kepada resiko untuk terjadinya kehilangan kepemilikan data, begitu data sudah mulai tersimpan pada cloud.
5. Mobilitas data (mobility), yang lebih mengacu pada kemungkinan adanya share data antara cloud service dan cara dalam memperoleh kembali data apabila suatu saat user sudah mulai melakukan proses terminasi terhadap layanan cloud.
6. Dibutuhkan adanya koneksi intranet dan internet yang handal dan harus stabil, hal ini bertujuan agar pada saat aplikasi dijalankan maka akan bisa berjalan dengan baik dan lancar.
7. Dibutuhkan adanya sistem keamanan yang terbaik, alasan utamanya adalah karena aplikasi hanya dijalankan secara terpusat, sehingga apabila server di pusat suatu saat sedang mengalami down time, maka sistem aplikasi sudah tidak bisa lagi berjalan.

Selain itu ada beberapa pertimbangan lainnya yang dapat menjadi resiko dari penggunaan system cloud antara lain:

• Ketidakpastian pada penegakan kebijakan keamanan kepada pihak provider.
• Ketidakpastian terhadap kendali akses istimewa terhadap web provider.
• Ketidakpastian pemulihan data (recovery) yang tersimpan pada server.
• Kedekatan pada sesama data pelanggan, antara satu pelanggan dengan pelanggan lain sehingga memungkinkan terjadinya data tertukar.
• Ketidakpastian kemampuan untuk bisa mengaudit operator program.
• Ketidakpastian untuk keberlanjutan keberadaan provider di masa mendatang.
• Ketidakpastian kepatuhan dari provider layanan cloud terhadap peraturan yang berlaku di wilayah/negara masing-masing.

Demikian beberapa hal seputar kelebihan dan kekurangan dari aplikasi software yang berbasis cloud, semoga para pelaku bisnis dapat mempertimbangkan dengan baik dalam pemilihan aplikasi yang terbaik untuk operasional perusahaan masing-masing. Apabila Anda memiliki pertanyaan dan memerlukan konsultasi lebih lanjut mengenai hal ini maka dapat menghubungi kami di 0818521172 atau 081-252-982900 atau melalui email di groedu@gmail.com (Burhan).

CARA EFEKTIF MENGEMBANGKAN PASAR PRODUK AGAR OMZET MENINGKAT

Dalam pertarungan pemasaran produk membuat perusahaan yang belum siap akan menjadi ciut dengan sengitnya persaingan di masa kini. Meskipun sebenarnya kebutuhan untuk memaksimalkan pemasaran produk sangat dibutuhkan. Oleh sebab itu apa solusi yang bisa dilakukan? Jika ternyata pemasaran produk sudah mentok. Beberapa alternative dalam mengembangkan pemasaran produk adalah :

  1. Menemukan customer Baru.
  2. Memperluas cakupan wilayah pemasaran.
  3. Meningkatkan produksi produk.

Pada poin ke 1 seringkali tidak diperhatikan oleh tenaga pemasaran, karena beranggapan mencari customer baru penuh resiko. Misalnya jika penjualan kredit, selain menjadi piutang bad debt yang paling parah, penagihan molor terus menerus. Memang susah jika tidak tau rahasianya bagaimana mengembangkan pasar baru dengan mendapatkan customer baru setiap saat. Jika masih memikirkan cara pengelolaan piutang dagang ( Account receivable) maka sangatlah sayang, sebab saat ini sudah ada software accounting yang menyajikan fitur mengenai umur piutang pelanggan, sehingga over due piutang pelanggan bisa dijaga. Artinya semua piutang pelanggan yang mendekati jatuh tempo bisa langsung ditagihkan. Dengan software accounting pengelolaan piutang bisa lebih mudah, sebab di fitur itu terdapat out standing piutang dagang sehingga piutang dagang mudah dipantau di sisi umur. Jadi jangan kuatir dengan pengelolaan piutang pelanggan.

Kedua cakupan wilayah penjualan seringkali juga diabaikan dalam mengembangkan pemasaran sebab perusahaan sangat kekurangan mitra kerja sama. Atau takut melakukan kerja sama karena takut tidak bisa mengontrol para mitra kerja sama seperti agen/distributor/toko. Oleh sebab itu perusahaan cenderung hanya bertahan di wilayah penjualan yang terbatas, padahal dalam mengembangkan penjualan diperlukan wilayah pemasaran yang semakin luas. Pembuatan saluran pemasaran sangat penting disaat ini apalagi jika diketahui wilayah Indonesia sangat luas. Oleh sebab itu apabila pemilik usaha ragu-ragu dapat diyakinkan bahwa sekarang ini pihak mitra bisa dikontrol dengan baik mulai target penjualan, piutang dagangnya, sampai produk dijual kemana saja bisa dipantau lewat software distribusi cloud yang cukup canggih. Perusahaan tidak perlu investasi cukup tinggi tinggal sewa saja maka pengontrolan kinerja mitra bisa dilakukan dengan baik.

Ketiga meningkatkan produksi produk adalah kewajiban produsen. Jika poin 1 dan 2 cukup berhasil maka produksi produk di perusahaan mesti ditingkatkan. Jika tidak ditingkatkan maka langkah poin 1 dan 2 percuma saja dilakukan. Namun poin 3 ini sering membuat beban pemilik bisnis karena tidak gampang manaikan produksi sebab selain sulitnya sumber daya manusia, juga sember daya lainnya. Sekarang ini ada software manufacturing yang bisa membantu dalam proses produksi, mulai bahan baku sampai barang jadi dengan mudah bisa dipantau. Oleh sebab itu apabila poin 3 ini bisa terlaksana akan sangat menunjang kegiatan yang dilakukan di poin 1 dan 2.

Semoga artikel ini bermanfaat, apabila perusahaan membutuhkan tools dan informasi teknologi terkait pemasaran, silahkan klik di sini. Kami siap membantu.

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM STRATEGI PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES (GMP) PADA INDUSTRI MANUFACTURING

Dalam artikel sebelumnya sudah pernah dibahas tentang apa itu pengertian dari Good Manufacturing Practices (GMP) atau biasa disebut dengan Cara Produksi yang Baik (CPB) dan kali ini masih tetap akan membahas tentang seputar GMP, namun lebih berhubungan tentang hal-hal apa saja yang harus diperhatikan dalam penerapan strategi GMP (Good Manufacturing Practices) pada perindustrian manufaktur.

Penerapan GMP yang harus dilakukan oleh perusahaan pada sektor industri manufaktur bukanlah suatu perkara yang mudah untuk dilakukan, pada saat sebuah industri manufaktur merencanakan untuk menerapkan strategi GMP, perusahaan setidaknya harus benar-benar memperhatikan beberapa hal berikut ini:

1. Membangun sebuah komitmen.

Siapa saja yang harus membangun komitmen ini? Beberapa diantaranya adalah: pemilik perusahaan itu sendiri, manajemen internal perusahaan, karyawan yang bekerja pada perusahaan tersebut. Usaha untuk membangun komitmen merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan, karena dalam usaha untuk menerapkan strategi GMP memang dibutuhkan adanya berbagai elemen sumber daya, terutamanya adalah dari sisi financial yang juga cukup besar.

Di tambah lagi dengan adanya komitmen dari para karyawan yang bekerja pada perusaaan tersebut untuk bersedia dengan suka rela untuk melaksanakan standar GMP secara aktif dan efektif, karena bisa jadi di perlukan adanya berbagai perombakan dan perubahan tentang pola pikir, dan kebiasaan dari setiap karyawan.

2. Memilih standar referensi dalam hal penerapan strategi GMP secara lebih tepat.

3. Menetapkan indikator-indikator tentang keefektifan dalam hal penerapan strategi GMP, dan melakukan evaluasi kinerja untuk penerapan GMP.

4. Membentuk tim yang benar-benar solid, dengan penanggungjawab utama dari tim tersebut adalah salah satu personel yang sudah terlatih dan memiliki jiwa kepemimpinan serta motivasi yang cukup kuat.

5. Secara terus-menerus berusaha untuk melakukan awareness (kesadaran) baik itu untuk level manajer, supervisor sampai setingkat karyawan.

Sanitasi merupakan serangkaian proses yang akan dilaksanakan untuk menjaga kebersihan dan sebagai salah satu hal terpenting yang harus dimiliki oleh industri manufaktur pangan dalam usahanya untuk menerapkan good manufacturing practice (GMP).

Tujuan penerapan sanitasi yang bersih pada industri manufaktur pangan adalah sebagai salah satu cara yang dilakukan untuk menghilangkan kontaminan (pencemaran zat-zat berbahaya) dari makanan dan dari mesin pengolahan makanan serta untuk mencegah kontaminan agar tidak kembali. Dengan menerapkan sanitasi kebersihan pada industri manufaktur pangan maka akan diperoleh manfaat yang baik bagi para produsen dan juga konsumen.

Manfaat bagi para konsumen adalah agar mereka terhindar dari penyakit akibat dari keracunan makanan, sementara bagi para produsen adalah untuk meningkatkan mutu dan umur dari daya simpan produk serta untuk mengurangi resiko terjadinya komplain dari para pelanggan/konsumen yang terkena dampak buruk dari produk yang dihasilkan dari GMP.

Dalam hal proses sanitasi, diperlukan adanya sebuah prosedur standar yang berhubungan dengan seluruh area dalam memproduksi sebuah produk pangan, dimulai dari kebijakan perusahaan, tahapan dalam kegiatan sanitasi, petugas yang bertugas untuk melakukan sanitasi, cara pemantauan sampai dengan cara untuk pendokumentasian.

Prosedur standar yang akan digunakan adalah prosedur operasi standar untuk proses sanitasi/sanitation standart operating procedure (SSOP). SSOP umumnya terdiri dari 8 aspek utama yang harus diperhatikan dan wajib diterapkan (langkah – langkah) oleh perusahaan yang ingin menerapkan GMP, beberapa aspek dari SSOP tersebut adalah sebagai berikut:

1. Keamanan air (Air bersih).
2. Kebersihan permukaan yang kontak secara langsung dengan makanan.
3. Pencegahan kontaminasi (pencemaran) silang.
4. Kebersihan para pekerja.
5. Pencegahan/perlindungan dari adulterasi.
6. Pelabelan dan penyimpanan yang tepat.
7. Pengendalian dan pemeliharaan kesehatan para karyawan.
8. Pemberantasan hama.

Setelah prosedur diatas sudah dijalankan, sebenarnya tak cukup. Perusahaan memerlukan tools dalam bentuk software manufacturing untuk mengontrol proses yang ada dalam perusahaan. Oleh sebab itu bagi perusahaan yang sudah menjalankan GMP, rasanya belum cukup belum jika belum menggunakan software Manufacturing. Silahkan untuk keterangan lebih lanjut ke software manufacturing. (*)

Scroll to top
Selamat datang di Groedu software konsultasi
Send via WhatsApp