Kategori: Finance

BEBERAPA FUNGSI PENTING DARI PENGGUNAAN REKENING KORAN BANK BAGI PERUSAHAAN

Setelah pada artikel sebelumnya Anda sudah memahami tentang masing-masing bagian dari rekening koran secara lebih mendetail, maka selanjutnya Anda juga harus mengetahui tentang beberapa fungsi-fungsi penting dari penggunaan rekening koran bagi kepentingan perusahaan. Berikut ini praktisi software accounting akan menjelaskan dengan lebih detail tentang beberapa fungsi dari rekening koran secara global/umum yang dianggap cukup penting bagi organisasi perusahaan Anda.

1. Untuk melakukan rekonsiliasi akun-akun vital perusahaan.

Salah satu fungsi utama dari penggunaan rekening koran ini adalah untuk menyediakan sarana dalam merekonsiliasi laporan keuangan Anda. Proses semacam ini bertujuan untuk membandingkan jumlah nominal dari rekening dari bank pada laporan keuangan Anda dengan laporan langsung dari pihak bank untuk memastikan kecocokannya. Sangat penting artinya untuk selalu merekonsiliasi rekening koran Anda karena jika pada suatu kondisi dimana Anda mengira bahwa jumlah kas yang masih berada di bank menurut laporan keuangan Anda telah menunjukkan nominal yang besar.

Padahal sebenarnya tidak menurut kas dari saldo riil bank Anda,  maka Anda sudah secara ceroboh membelanjakannya dengan sembarangan dan akan mengakibatkan kacaunya saldo keuangan perusahaan Anda untuk ke depannya. Merekonsiliasi rekening koran Anda juga akan mengungkapkan biaya yang tidak terduga atau pengeluaran yang tidak valid dalam akun kas pada bank Anda. secara lebih lanjut tentang pengeluaran yang tidak valid akan dijelaskan pada poin-poin dibawah ini.

2. Berfungsi untuk mencatat segala bentuk pengeluaran-pengeluaran yang pernah dilakukan oleh perusahaan.

Rekening koran Anda menyediakan catatan yang resmi tentang segala macam bentuk pengeluaran, terutamanya jika Anda menggunakan cek, kartu debit, atau kartu kredit sebagai metode pembayaran yang sering Anda gunakan sebagai pilihan. Rekening koran mampu memberikan informasi kemana saja dan untuk tujuan apa saja uang yang Anda keluarkan tersebut. Jika Anda ingin membuat anggaran, namun tidak mengetahui berapa banyak uang yang telah dialokasikan ke dalam setiap kategori biaya, rekening koran Anda akan bisa menjadi sumber dasar acuan yang paling tepat.

3. Untuk setiap aktivitas-aktivitas akun.

Rekening koran juga memberitahukan Anda tentang seberapa banyak uang yang kini masih Anda miliki pada rekening di bank setiap awal hingga akhir periode akuntansi, berapa banyak yang masih Anda simpan dan berapa banyak yang nantinya akan Anda keluarkan. Rekening koran juga menyebutkan jenis bunga seperti apapun yang telah dikreditkan ke akun milik Anda.

4. Pengeluaran-pengeluaran yang tidak valid.

Laporan mutasi bank yang sudah terjadi pada rekening tabungan, rekening giro, atau rekening kartu kredit Anda mungkin saja akan digabungkan pada satu rekening koran atau bisa juga dilaporkan secara individual. Pengeluaran yang tidak valid bisa terjadi ketika salah satu akun Anda telah disusupi oleh oknum-oknum lain yang tidak bertanggungjawab. Misalnya, seseorang yang telah mendapatkan akses untuk bisa mengakses ke kartu kredit kemudian disalahgunakan.

Anda akan langsung menyadarinya ketika Anda sudah melihat tagihan-tagihan yang tidak valid, yang dirasa, Anda sendiri tidak pernah melakukan pengeluaran seperti apapun pada suatu periode, dan pada hasil rekonsiliasi antara laporan keuangan Anda dengan rekening koran dari bank. Maka Anda dapat meminimalisasi terjadinya resiko tersebut dengan sesegera mungkin untuk melaporkan pengeluaran yang tidak valid tersebut kepada pihak bank.

Dalam hal ini poin pentingnya adalah, rekening koran memang sangat berguna untuk kualitas laporan keuangan Anda. Saldo kas yang masih berada di bank dalam laporan keuangan Anda akan menjadi semakin handal dan valid dengan adanya rekonsiliasi bank yang berdasarkan dari rekening koran. Namun untuk urusan pengelolaan laporan keuangan, maka Anda harus menggunakan instrumen yang paling tepat dan juga dapat dipercaya.

Penggunaan software akuntansi mungkin saja akan bisa menjadi jawabannya. Software akuntansi online yang dirasa cukup mampu dalam memberikan berbagai macam fitur-fitur yang terkait seputar pencatatan dan pelaporan keuangan dari perusahaan Anda. Dengan software akuntansi online, maka Anda akan bisa mendapatkan data-data penting seputar ringkasan rekonsiliasi bank yang serba terintegrasi dengan rekening koran elektronik pada bank-bank terkait Anda. Apabila para pembaca sekalian membutuhkan konsultasi seputar manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software, maka para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda dan sampai bertemu pada pembahasan artikel yang selanjutnya.

KLASIFIKASI BARANG-BARANG PERSEDIAAN (INVENTORY) DAN TUJUAN DARI DILAKUKANNYA PROSES STOCK OPNAME (2)

Pada Kesempatan kali ini aplikator software accounting akan kembali lagi berbagi informasi tentang Stock Opname. Artikel ini bertujuan untuk melanjutkan artikel yang sebelumnya dengan judul yang sama namun dengan tema yang berbeda “LANGKAH-LANGKAH YANG HARUS DILAKUKAN PADA SAAT PROSES STOCK OPNAME PERSEDIAAN” yang sebelunya diawali dengan kasus Pada PT. Kimia Farma (Persero) Tbk. Artikel yang sebelumnya menjelaskan secara teknis dalam hal melakukan stock opname, mulai dari berbagai persiapannya sampai pelaksanaan. Namun dalam pembahasan kali ini akan lebih berfokus terhadap tujuan dari proses stock opname secara lebih mendalam. Terlebih dahulu perlu mengetahui bagaimana klasifikasi dari persediaan.

Barang-barang yang dapat diklasifikasikan ke dalam akun Persediaan (Inventory) adalah sebagai berikut:

1. Barang-barang untuk bahan baku (raw material).
2. Barang Pembantu (Factory/Manufacturing supplies) yang paling banyak digunakan untuk proses produksi atau untuk pemberian jasa misalnya oli, bensin.
3. Barang dalam proses (working in process) atau barang-barang setengah jadi yang biasanya paling banyak digunakan untuk bahan baku produksi yang selanjutnya atau siap untuk dijual kembali. Terbentuknya barang setengah jadi disebabkan karena siklus pada proses produksi.
4. Barang jadi (Finished Goods) adalah Persediaan yang sudah sangat siap untuk dijual dan menunggu dikirimkan. Bagi perusahaan dagang persediaan semacam ini disebut dengan Persediaan barang dagang (Marchendise Inventory) yang tidak perlu dilakukan proses lanjutan.
5. Barang dalam peralanan (Good In transit), yaitu barang-barang yang sudah dikirimkan oleh penjual akan tetapi masih belum diterima oleh para pembeli dan memang sedang dalam perjalanan.
6. Barang Konsinyasi (Consigment out) merupakan jenis barang titipan dari perusahaan lain. Barang seperti ini tidak boleh diakui sebagai persediaan milik perusahaann.

Setelah Anda mengetahui jenis-jenis dari barang yang termasuk klasifikasi akun persediaan, kini saatnya untuk masuk ke dalam pembahasan Tujuan dari Stock Opname:

• Untuk memeriksa efektifitas pengendalian internal pada persediaan.

Dengan mendapatkan keyakinan atas pengendalian internal perusahaan, maka si pemeriksa dapat mengukur berapa luasnya pemeriksaan dan pengembangan prosedur dari pemeriksaannya.

• Untuk meyakinkan persediaan yang sudah dilaporkan pada neraca memang benar-benar ada dan sudah dimiliki oleh perusahaan.
• Untuk memeriksa penilaian perusahan terhadap persediaan yang telah sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang sudah digunakan di Indonesia (PSAK ETAP dan PSAK IFRS).
• Meyakinkan sistem pencatatan persedian yang benar-benar sesuai dengan prinsip yang selama ini masih berlaku di Indoneisa.
• Meyakinkan kewajaran dalam hal penilaian barang-barang yang rusak (defective), Bergerak lambat (Slow moving) dan ketinggalam mode (absolescence). Misalnya untuk jenis barang-barang yang Bergerak terlalu lambat (Slow moving) dan ketinggalan mode (absolescence) auditor semestinya harus memeriksa tingkat kewajaran dari penilaian manajemen atas barang-barang tersebut dengan cara mempertimbangkan metode mana saja yang jauh lebih rendah antara harga perolehan atau harga pasar (lower cost or market).

Barang-barang yang termasuk ke dalam kelompok barang-barang yang lama terjual, ketinggalan jaman jika tidak dinilai berdasarkan metode mana saja yang lebih rendah antara harga perolehan atau harga pasar, maka nilai laba tidak akan lagi relevan dan itu artinya tidak terlalu mencerminkan nilai masa kini. Maka dari itu manajemen sangat perlu untuk melakukan penyisihan yang cukup, tidak terlalu rendah dan juga juga tidak terlalu tinggi, karena akan berdampak buruk pada laba. Jika penyisihan terlalu rendah, maka laba yang sudah tersaji akan menjadi jauh lebih tinggi, jika penyisihan terlalu tinggi, maka laba akan tersaji dengan terlalu rendah.

• Meyakinkan apakah masih ada persediaan yang digunakan jaminan penarikan pinjaman.
• Apakah persedian yang diasuransikan sudah memiliki nilai pertanggungan yang cukup.
• Mengetahui apakah masih ada perjanjian pembelian/penjualan persediaan (Purchased sales Comitment) yang memiliki pengaruh besar terhadap laporan keuangan.
• Memeriksa apakah pengukuran, pengakuan, pelaporan, pengungkapan dan penyajian persediaan telah benar-benar sesuai dengan Prinsip Akuntansi yang masih berlaku secara umum di Indonesia.

Terdapat dua macam metode pecatatan persediaan yang secara umum banyak digunakan, yaitu metode perpetual dan juga metode fiskal. Pada metode perpetual ini, setiap ada pembelian akun persediaan, maka akan langsung didebet dan pada saat ada penjualan akun persedian, maka akan langsung dikreditkan. Metode fisikal sebenarnya juga tidak pernah mendebit akun persediaan pada saat terjadi pembelian, dan tidak pernah mengkreditkan akun persediaan pada saat penjualan. Sehingga apabila ingin mengetahui nilai persediaan, maka perlu dilakukan pemeriksaan fifik (Stock Opname). Jenis perusahaan yang biasanya banyak menggunakan metode perpetual adalah jenis perusahan yang memiliki banyak jenis persediaan, akan tetapi nilai per unitnya lebih besar, misalnya jenis perusahaan motor dan mobil. Sementara untuk jenis perusahaan yang biasanya lebih banyak menggunakan metode fsikal adalah jenis perusahan yang memiliki jenis persediaan paling banyak, namun nilai per unitnya masih terlalu kecil misalnya toko bangunan dan super market.

Resiko yang mungkin saja akan dihadapi oleh pihak auditor pada saat melakukan stock opname adalah auditor tidak akan mampu mendeteksi semua barang milik perusahaan, baik yang masih tersimpan di gudang, sedang dikirimkan dalam perjalanan atau memisahkan barang konsinyasi. Karena hal itu membutuhkan pemahaman bisnis klien yang cukup baik.

Resiko kedua adalah mungkin auditor akan merasa kesulitan untuk bisa menjangkau persediaan yang masih berada di lokasi yang berbeda-beda yang akan semakin menyulitkan perhitngan fisiknya.

Resiko ketiga adalah auditor akan dihadapkan pada lingkungan penyimpanan persediaan yang tidak tertib. Misalnya menyimpan persediaan yang tidak sejenis karena keterbatasan ruang penyimpanan dan keterbatasan pemahaman dari para staff pada pengendalian internalnya. Resiko keempat, keanekaragaman dari jenis persediaan yang akan menjadikan auditor akan merasa kesulitan dalam mengidentifikasi.

Oleh karena itu, persediaan merupakan jumlah terbesar pada Neraca perusahan dagang dan industri manufaktur. Maka diharapkan para auditor dalam melakukan stok opname harus lebih teliti dan cermat dalam memeriksanya. Karena perhitungan fisik audit yang akan digunkaan sebagai bukti nilai persediaan. Hal terpentingnya adalah akun persediaan memiliki pengaruh yang paling besar terhadap neraca perusahaan dan perhitungan laba ruginya. Sedikit saja kesalahan dalam hal penentuan persediaan pada setiap akhir periode akan mengakibatkan terjadinya kesalahan dalam menilai aktiva lancar dan total aktiva, harga pokok penjualan, laba kotor dan juga laba bersih, taksiran untuk pajak peghasilan, pembagian deviden dan juga laba ditahan. Hal yang paling beresiko besar adalah kesalahan tersebut akan semakin terbawa pada laporan keuangan pada periode yang berikutnya.

Itulah sedikit penjelasan tentang Stock opname. Apabila para pembaca sekalian ingin memahami secara lebih mendalam tentang bagaimana cara untuk melakukan stock opname persediaan, membutuhkan konsultasi seputar manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan juga membutuhkan Accounting Software, maka para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900/081-8521172. Kami siap membantu Anda sampai bertemu pada pembahasan artikel selanjutnya.

BEBERAPA KELEBIHAN DALAM MENGGUNAKAN SISTEM KASIR YANG SUDAH BERBASIS ANDROID BAGI BISNIS COFFE SHOP MILIK ANDA

Semakin pesatnya kemajuan dunia teknologi saat ini memang sudah tidak bisa disangkal lagi. Dan hal itu sama sekali tidak ada ubahnya seperti pisau yang bermata dua. Di satu sisi lain, hal itu tentunya akan mampu memberikan banyak sekali manfaat dan berbagai kemudahan bagi setiap manusia. Sedangkan dari sisi lainnya, hal ini juga bisa memberikan kerugian bagi si penggunanya sendiri apabila tidak bisa memanfaatkannya dengan cara yang benar.

Kelebihan-Kelebihan Dalam Menggunakan Sistem Aplikasi Kasir Android

Bahkan untuk akhir-akhir ini kemajuan dunia teknologi juga menjadi semakin merambah pada bisnis coffe shop yang sudah mulai meninggalkan jenis sistem kasir yang lebih bersifat konvensional. Dan untuk sekarang ini, sudah sangat banyak diantara bisnis-bisnis cafe tersebut yang mulai beralih untuk menggunakan sistem kasir yang berbasis android sebagai salah satu bentuk sistem kasir andalan terbaru pada jenis bisnis cafe tersebut. Dan memang kenyataannya terdapat beberapa kelebihan-kelebihan dalam menggunakan sistem kasir android yang akan digunakan untuk jenis bisnis coffe shop yang masih belum banyak diketahui oleh para pebisnis cafe.

1. Memiliki manajemen dan pengendalian persediaan yang lebih baik.

Bukan hanya untuk sekedar melayani para pelanggan saja, akan tetapi sistem kasir yang berbasis android ini juga sangat bermanfaat untuk melakukan manajemen dan pengendalian seputar persediaan dari bisnis cafe. Hal ini tentunya juga akan menjadi sangat berguna bagi Anda agar bisa lebih tahu tentang bagaimana status persediaan, stock barang yang masih dimiliki. Sesuatu yang kemudian akan bisa Anda manfaatkan untuk melakukan manajemen dan pengendalian persediaan dengan cara yang juah lebih ringkas dan juga lebih praktis.

2. Laporan semakin lebih terperinci.

Kelebihan selanjutnya yang akan Anda rasakan perbedaannya adalah laporan menjadi lebih terperinci. Hal ini tentunya sangat menguntungkan apabila bisnis Anda menjadi lebih fokus terhadap laporan keuangannya. Hal itu disebabkan karena penggunaan sistem kasir yang berbasis android memiliki laporan keuangan yang jauh lebih terperinci. Sesuatu yang masih bisa Anda manfaatkan untuk mengukur tingkat laba maupun rugi dari bisnis coffe shop milik Anda dengan lebih tersistematis dan juga cukup sempurna.

3. Perbaikan manajemen hubungan pelanggan.

Manfaat lainnya adalah mampu menjadikan hubungan antara coffe shop milik Anda dengan para pelanggan menjadi semakin lebih baik. Hal itu tentunya tidak akan bisa terlepaskan dari kemampuan penggunaan sistem kasir berbasis android yang memungkinkan untuk melakukan manajemen hubungan pelanggan secara lebih baik lagi dari sebelumnya. Akan menjadi sangat tidak mungkin apabila Anda masih mempertahankan untuk menggunakan sistem kasir konvensional.

4. Sebagai salah satu alat marketing yang tepat.

Tidak hanya semata-mata sekedar sebagai sebuah alat untuk mesin kasir saja, namun nyatanya sistem kasir yang sudah berbasis android juga memiliki fungsi lain, yaitu agar bisa dijadikan sebagai salah satu alat marketing. Hal itu tentunya akan semakin menjadikan bisnis coffe shop milik Anda semakin lebih mudah dalam menjaring banyak pelanggan. Yang pada akhirnya akan semakin berdampak lebih baik terhadap pemasukan untuk setiap waktunya.

5. Semakin meningkatkan tingkat akurasi dari pembukuan keuangannya.

Seahli apapun, pastinya setiap manusia tentu saja tidak bisa terlepaskan dari yang namanya kesalahan maupun kekeliruan. Hal inilah yang paling sering dialami ketika Anda lebih memilih untuk menggunakan sistem kasir secara konvensional. Hal ini juga akan sangat berdampak langsung kepada proses pembukuan perusahaan. Kekurangan semacam ini juga bisa langsung tertutupi apabila Anda lebih memilih untuk menggunakan sistem kasir yang berbasis android. Karena sistem android ini dipastikan akan mampu untuk meningkatkan tingkat akurasi dari pembukuan keuangannya.

6. Bermanfaat untuk program loyalitas pelanggan.

Loyalitas juga dianggap sebagai salah satu hal terpenting dalam menjalankan bisnis coffe shop ini. Baik itu untuk mereka yang berstatus sebagai pelanggan maupun bagi para karyawan itu sendiri. Program loyalitas semacam ini apabila diaplikasikan dengan lebih tepat, maka tentunya akan berdampak langsung terhadap bisnis coffe shop milik Anda tersebut.

7. Bisa juga digunakan dengan kartu hadiah.

Pada jaman seperti sekarang ini, uang bukanlah satu-satunya alat yang bisa digunakan untuk membeli sesuatu. Menggunakan kartu hadiahpun seringkali juga sering digunakan oleh para pelanggan untuk mendapatkan barang apapun yang mereka inginkan. Dan jika Anda menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis Android ini, maka tentunya hal semacam ini juga akan menjadi sangat mudah untuk digunakan.

8. Bisnis akan menjadi lebih berkembang dari sebelumnya.

Menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android tentunya akan semakin memudahkan bagi Anda dalam menjalankan bisnis coffe shop dari berbagai aspek yang ada. Sesuatu yang pastinya akan mampu dalam menjadikan bisnis Anda menjadi semakin lebih berkembang dari sebelumnya.

9. Mampu up to date database.

Dengan menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android bagi bisnis Anda tentunya Anda akan menjadi semakin lebih update terhadap berbagai kemajuan teknologi saat ini. Sesuatu yang sangat mustahil untuk bisa dihindari pada masa seperti sekarang ini. Apabila bisnis Anda sudah mampu beradaptasi dengan lebih baik, maka tentunya akan mampu menghasilkan sesuatu yang juga baik bukan!

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang apa saja kelebihan-kelebihan dalam menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android bagi bisnis cafe milik Anda seperti yang sudah pernah dijelaskan seperti di atas. Dan tentunya akan semakin menjadikan Anda tidak perlu harus merasa ragu lagi untuk meng upgrade sistem kasir konvensional Anda kepada sistem kasir yang sudah berbasis android. Apalagi dengan berbagai fitur dan kemudahan-kemudahan yang sudah ditawarkannya memiliki nilai tambah yang positif bagi perkembangan bisnis caffe shop milik Anda. Apabila para pembaca sekalian membutuhkan konsultasi seputar manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software, maka para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda dan sampai bertemu pada pembahasan artikel yang selanju

STRATEGI UNTUK MENCEGAH DAN MEMINIMALKAN AGAR PIUTANG TAK TERTAGIH TIDAK SAMPAI TERJADI PADA PERUSAHAAN ANDA

Pada Kesempatan kali ini praktisi software accounting akan sedikit membahas tentang bagaimana stratetgi untuk bisa mencegah piutang agar tidak sampai menjadi tidak tertagih. Berikut ini adalah sedikit penjelasannya.

1. Tetapkan waktu jatuh tempo piutangnya.

Waktu jatuh tempo piutang merupakan batas waktu yang akan diberikan kepada pihak yang memiliki hutang (berhutang) agar segera melunasi atau membayar hutangnya. Batas untuk jangka waktu pelunasan yang biasanya akan diberikan oleh perusahaan adalah 14 hari dan paling lambat sebagai tanda batas waktu terakhir adalah maksimal selama 30 hari atau jika semakin pendek maka itu berarti juga semakin lebih bagus, karena akan semakin cepat uang akan diterima oleh perusahaan.

Batasan waktu (Limit) kredit merupakan jumlah dari batasan nilai yang akan diberikan oleh si pemberi piutang jika pelanggan akan melakukan pelunasan pembayaran dengan cara kredit. Jika dari pihak pembeli tidak bersedia untuk menerima/mematuhi kebijakan dari waktu jatuh tempo dan limit kredit seperti ini, maka sebaiknya menjual barang dengan cara pembayaran tunai saja.

Pemberian waktu untuk tanggal jatuh tempo dan batasan nilai dari limit kredit sangat penting untuk dilakukan oleh perusahaan yang menerapkan sistem dengan cara penjualan kredit. Hal seperti ini dikarenakan dua macam kebijakan tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan tindakan-tindakan yang selanjutnya untuk mencegah agar tidak sampai terjadi piutang yang tidak bisa tertagih.

2. Memberikan denda/sanki karena keterlambatan, atau bahkan menunda-nunda pembayaran piutang.

Denda/sanksi yang harus dibayarkan oleh penghutang penjualan kredit akan menjadikan mereka berpikir dua kali jika mereka berniat ingin menunda-nunda pembayaran piutangnya. Besarnya nilai sanksi/denda yang akan diberikan ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan yang terbaik jika mereka lalai atau telat dalam membayar hutangnya. Semakin terlambat untuk membayar piutang, maka akan menjadi semakin bertambah besar pula hutang dan sanksi/denda yang harus mereka bayarkan. Agar tidak dinilai oleh para pelanggan sebagai suatu jebakan dari perusahaan Anda semata, maka informasikanlah tentang tentang denda keterlambatan pembayaran ini sejak dari awal terjadinya transaksi, maka hal ini akan semakin membantu untuk menekan transaksi yang dilakukan secara kredit oleh para pelanggan Anda.

3. Mengelola dan mem follow up piutang-piutang pelanggan Anda.

Ada kalanya dari si pihak pelanggan itu sendiri lalai atau bahkan sampai melupakan jika mereka masih memiliki hutang yang harus dibayarkan kepada perusahaan Anda, entah itu karena terlalu kewalahan dengan urusan-urusan internal perusahaannya atau karena hal-hal lainnya. Yang jelas, setidaknya dari pihak perusahaan Anda sendirilah yang harus selalu mengingatkan tentang hutangnya dan nilai atas besarnya hutang mereka terhadap perusahaan Anda. hal seperti ini sagnat penting agar menghindarkan mereka dari membayar denda keterlambatan dan juga untuk menjaga arus kas perusahaan agar tetap sehat.

Caranya adalah dapat dengan menelepon atau mengirimkan email pengingat kepada masing-masing dari mereka, minimal satu atau dua minggu sebelum waktu jatuh tempo pembayarannya. Jika Anda sering mengelola dan melakukan follow up atas setiap piutang kepada mereka yang masih belum membayarkannya, maka kemungkinan terbesarnya adalah piutang untuk dibayar akan menjadi semakin lebih besar.

Berikan surat teguran jika follow up yang sudah dilakukan oleh perusahaan Anda secara baik-baik tidak dihiraukan atau bahkan sama sekali tidak berhasil. Selain itu, Anda juga dapat menyuruh orang atau salah satu karyawan Anda untuk mendatangi mereka yang hampir memasuki masa jatuh tempo dari pembayaran piutangnya kepada perusahaan.

4. Melakukan tindakan penagihan dengan lebih agresif.

Jika dari ketiga cara diatas sudah dilakukan, akan tetapi tidak berhasil, maka perusahaan dapat melakukan tindakan penagihan dengan lebih agresif untuk menagih piutang yang masih belum lunas dibayarkan. Perusahaan dapat memberikan surat teguran kepada pihak yang berhutang atau mengutus seorang debt collector dengan membawa surat perjanjian yang sebelumnya sudah pernah ditanda tangani untuk menagih hutang yang masih belum terbayarkan tersebut.

5. Membuat dan memasukkan daftar pelanggan-pelanggan yang membelot dan menolak untuk membayar hutangnya ke dalam daftar hitam pelanggan (black list customer).

Hal ini harus dilakukan jika poin ke 1 sampai 4 sudah dilakukan namun masih tidak berhasil. Maka cara yang terakhir adalah dengan menerapkan sistem daftar hitam (black list), yaitu mencatat pelanggan-pelanggan yang sering membelot dan mencari-cari alasan untuk memperpanjang waktu jatuh temponya karena belum bersedia untuk membayar hutangnya kepada perusahaan. Tujuannya adalah agar perusahaan dapat terhindar dari piutang yang tidak tertagih pada periode-periode berikutnya. Karena, pelanggan-pelanggan yang sudah tercatat ke dalam daftar hitam (black list) tidak akan diijinkan kembali untuk melakukan pembelian kredit pada periode yang berikutnya.

Adanya piutang-piutang yang terlalu sulit untuk ditagih bisa disebabkan karena terlalu lemahnya pengendalian limit kredit dan pengelolaan piutang perusahaan yang bersangkutan. Maka dari itu, jika perusahaan ingin mengurangi resiko dari kemungkinan piutang yang tidak tertagih, maka perusahan dapat membentuk pengendalian internal yang lebih baik lagi.

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang strategi mengurangi piutang yang tidak bisa tertagih, terima kasih telah berkunjung ke website kami. Apabila para pembaca sekalian membutuhkan konsultasi seputar manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software, maka para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda dan sampai bertemu pada pembahasan artikel yang selanjutnya.

Scroll to top