Kategori: Ide Bisnis

BEBERAPA KELEBIHAN DALAM MENGGUNAKAN SISTEM KASIR YANG SUDAH BERBASIS ANDROID BAGI BISNIS COFFE SHOP MILIK ANDA

Semakin pesatnya kemajuan dunia teknologi saat ini memang sudah tidak bisa disangkal lagi. Dan hal itu sama sekali tidak ada ubahnya seperti pisau yang bermata dua. Di satu sisi lain, hal itu tentunya akan mampu memberikan banyak sekali manfaat dan berbagai kemudahan bagi setiap manusia. Sedangkan dari sisi lainnya, hal ini juga bisa memberikan kerugian bagi si penggunanya sendiri apabila tidak bisa memanfaatkannya dengan cara yang benar.

Kelebihan-Kelebihan Dalam Menggunakan Sistem Aplikasi Kasir Android

Bahkan untuk akhir-akhir ini kemajuan dunia teknologi juga menjadi semakin merambah pada bisnis coffe shop yang sudah mulai meninggalkan jenis sistem kasir yang lebih bersifat konvensional. Dan untuk sekarang ini, sudah sangat banyak diantara bisnis-bisnis cafe tersebut yang mulai beralih untuk menggunakan sistem kasir yang berbasis android sebagai salah satu bentuk sistem kasir andalan terbaru pada jenis bisnis cafe tersebut. Dan memang kenyataannya terdapat beberapa kelebihan-kelebihan dalam menggunakan sistem kasir android yang akan digunakan untuk jenis bisnis coffe shop yang masih belum banyak diketahui oleh para pebisnis cafe.

1. Memiliki manajemen dan pengendalian persediaan yang lebih baik.

Bukan hanya untuk sekedar melayani para pelanggan saja, akan tetapi sistem kasir yang berbasis android ini juga sangat bermanfaat untuk melakukan manajemen dan pengendalian seputar persediaan dari bisnis cafe. Hal ini tentunya juga akan menjadi sangat berguna bagi Anda agar bisa lebih tahu tentang bagaimana status persediaan, stock barang yang masih dimiliki. Sesuatu yang kemudian akan bisa Anda manfaatkan untuk melakukan manajemen dan pengendalian persediaan dengan cara yang juah lebih ringkas dan juga lebih praktis.

2. Laporan semakin lebih terperinci.

Kelebihan selanjutnya yang akan Anda rasakan perbedaannya adalah laporan menjadi lebih terperinci. Hal ini tentunya sangat menguntungkan apabila bisnis Anda menjadi lebih fokus terhadap laporan keuangannya. Hal itu disebabkan karena penggunaan sistem kasir yang berbasis android memiliki laporan keuangan yang jauh lebih terperinci. Sesuatu yang masih bisa Anda manfaatkan untuk mengukur tingkat laba maupun rugi dari bisnis coffe shop milik Anda dengan lebih tersistematis dan juga cukup sempurna.

3. Perbaikan manajemen hubungan pelanggan.

Manfaat lainnya adalah mampu menjadikan hubungan antara coffe shop milik Anda dengan para pelanggan menjadi semakin lebih baik. Hal itu tentunya tidak akan bisa terlepaskan dari kemampuan penggunaan sistem kasir berbasis android yang memungkinkan untuk melakukan manajemen hubungan pelanggan secara lebih baik lagi dari sebelumnya. Akan menjadi sangat tidak mungkin apabila Anda masih mempertahankan untuk menggunakan sistem kasir konvensional.

4. Sebagai salah satu alat marketing yang tepat.

Tidak hanya semata-mata sekedar sebagai sebuah alat untuk mesin kasir saja, namun nyatanya sistem kasir yang sudah berbasis android juga memiliki fungsi lain, yaitu agar bisa dijadikan sebagai salah satu alat marketing. Hal itu tentunya akan semakin menjadikan bisnis coffe shop milik Anda semakin lebih mudah dalam menjaring banyak pelanggan. Yang pada akhirnya akan semakin berdampak lebih baik terhadap pemasukan untuk setiap waktunya.

5. Semakin meningkatkan tingkat akurasi dari pembukuan keuangannya.

Seahli apapun, pastinya setiap manusia tentu saja tidak bisa terlepaskan dari yang namanya kesalahan maupun kekeliruan. Hal inilah yang paling sering dialami ketika Anda lebih memilih untuk menggunakan sistem kasir secara konvensional. Hal ini juga akan sangat berdampak langsung kepada proses pembukuan perusahaan. Kekurangan semacam ini juga bisa langsung tertutupi apabila Anda lebih memilih untuk menggunakan sistem kasir yang berbasis android. Karena sistem android ini dipastikan akan mampu untuk meningkatkan tingkat akurasi dari pembukuan keuangannya.

6. Bermanfaat untuk program loyalitas pelanggan.

Loyalitas juga dianggap sebagai salah satu hal terpenting dalam menjalankan bisnis coffe shop ini. Baik itu untuk mereka yang berstatus sebagai pelanggan maupun bagi para karyawan itu sendiri. Program loyalitas semacam ini apabila diaplikasikan dengan lebih tepat, maka tentunya akan berdampak langsung terhadap bisnis coffe shop milik Anda tersebut.

7. Bisa juga digunakan dengan kartu hadiah.

Pada jaman seperti sekarang ini, uang bukanlah satu-satunya alat yang bisa digunakan untuk membeli sesuatu. Menggunakan kartu hadiahpun seringkali juga sering digunakan oleh para pelanggan untuk mendapatkan barang apapun yang mereka inginkan. Dan jika Anda menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis Android ini, maka tentunya hal semacam ini juga akan menjadi sangat mudah untuk digunakan.

8. Bisnis akan menjadi lebih berkembang dari sebelumnya.

Menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android tentunya akan semakin memudahkan bagi Anda dalam menjalankan bisnis coffe shop dari berbagai aspek yang ada. Sesuatu yang pastinya akan mampu dalam menjadikan bisnis Anda menjadi semakin lebih berkembang dari sebelumnya.

9. Mampu up to date database.

Dengan menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android bagi bisnis Anda tentunya Anda akan menjadi semakin lebih update terhadap berbagai kemajuan teknologi saat ini. Sesuatu yang sangat mustahil untuk bisa dihindari pada masa seperti sekarang ini. Apabila bisnis Anda sudah mampu beradaptasi dengan lebih baik, maka tentunya akan mampu menghasilkan sesuatu yang juga baik bukan!

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang apa saja kelebihan-kelebihan dalam menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android bagi bisnis cafe milik Anda seperti yang sudah pernah dijelaskan seperti di atas. Dan tentunya akan semakin menjadikan Anda tidak perlu harus merasa ragu lagi untuk meng upgrade sistem kasir konvensional Anda kepada sistem kasir yang sudah berbasis android. Apalagi dengan berbagai fitur dan kemudahan-kemudahan yang sudah ditawarkannya memiliki nilai tambah yang positif bagi perkembangan bisnis caffe shop milik Anda. Apabila para pembaca sekalian membutuhkan konsultasi seputar manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software, maka para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda dan sampai bertemu pada pembahasan artikel yang selanju

BEBERAPA TUJUAN UTAMA DAN JENIS JENIS PERSEDIAAN PADA PROSES STOK OPNAME BISNIS RESTORAN (KULINER)

Sebagai salah satu bentuk dari aktivitas yang terpenting dalam sebuah bisnis restoran adalah untuk melakukan pengelolaan ketersediaan pasokan persediaan barang-barangnya dari gudang, yang lebih sering dikenal juga dikenal istilah “stock opname”. Proses stock opname sendiri merupakan satu bentuk aktivitas perhitungan kembali jumlah persediaan, kemudian jumlah tersebut akan dicocokkan dengan catatan pembukuan manual/computer perusahaan.

Istilah “stock opname” sendiri berasal dari bahasa Belanda, sementara dalam bahasa Inggris lebih dikenal dengan sebutan “stock taking”. Namun, dalam aktivitas stock opname bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Stock opname seringkali dianggap sebagai beban dan terlalu membuang-buang waktu berharga oleh sebagian besar wirausahawan, karena dapat menyebabkan kesulitan yang mungkin saja bisa terjadi pada saat melakukan pengelolaan persediaan barang-barang tersebut.

Dalam hal pengelolaan sebuah bisnis restoran, maka persediaan barang-barang menjadi lebih bervariatif, yaitu bukan hanya harus berupa barang jadi, namun juga terdapat bahan-bahan baku, setengah jadi dan yang sudah menjadi barang jadi, serta berbagai jenis peralatan lainnya. Salah satu permasalah yang paling banyak dan kemungkinan bisa terjadi dalam hal pengelolaan stok barang, yaitu karena terjadinya permasalahan berupa selisih jumlah persediaan barang antara data-data yang sudah tercatat dengan persediaan yang masih tersedia di gudang.

Nah, jika terjadi suatu selisih tentang jumlah, maka kemungkinan terbesarnya adalah sejumlah transaksi yang masih belum dicatat atau bahkan mungkin bisa lebih buruk lagi, yaitu telah terjadi kehilangan barang di gudang. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya selisih dari jumlah barang inilah, maka sebagian besar pebisnis telah menerapkan metode stock opname. Untuk menghitung persediaan barang-barang sangat diperlukan adanya tingkat ketelitian yang sangat tinggi agar bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat dan maksimal.

Stock opname sendiri memiliki beberapa tujuan lainnya, yaitu:

• Untuk membandingkan antara jumlah persediaan barang pada tahun ini dengan tahun sebelumnya, apakah telah mengalami kenaikan atau penurunan, sehingga Anda akan dapat mengetahui perlu/tidaknya untuk melakukan penambahan stok.
• Stock opname dapat memberikan informasi tentang kuantitas persediaan barang yang masih tersedia di gudang.
• Stock opname sendiri juga dapat memberikan informasi tentang bagaimana kondisi baik/buruknya persediaan barang yang masih tersedia di gudang.
• Stock opname juga bisa membantu Anda dalam melakukan evaluasi pada saat ditemukan selisih yang lebih besar, hal ini juga dapat melacak kemungkinan bagi karyawan yang kurang berhati-hati dalam bekerja, sehingga banyak peralatan atau inventaris yang akan rusak, pecah atau hilang.

Jenis-Jenis Persediaan Pada Stock Opname

Sebelum melakukan stock opname, setidaknya Anda harus memahami tentang berbagai macam persediaan berdasarkan dari tujuan, tata cara penyimpanan, serta bagaimana perputarannya.

Berdasarkan dari tujuannya, jenis-jenis persediaan pada sebuah bisnis restoran antara lain adalah sebagai berikut:

1. Persediaan untuk dijual, yaitu berupa persediaan yang untuk pengadaannya di tujukan untuk tujuan dijual kembali kepada para konsumen, seperti contoh persediaan stok makanan, minuman.
2. Persediaan bahan penolong, yaitu berupa persediaan yang untuk proses pengadaannya ditujukan bukan untuk dijual, namun nantinya akan digunakan sebagai satu pelengkap untuk produk yang akan dijual, seperti contoh packaging makanan, sendok, garpu, tisu, dan lain sebagainya.
3. Persediaan yang hanya untuk melakukan proses produksi, maupun untuk tujuan penjualan, dan biasanya akan digunakan oleh pihak internal restoran, seperti contoh minyak goreng, alumunium foil, dan berbagai jenis bahan-bahan makanan/peralatan periodik dan lain sebagainya.

Berdasarkan tata cara penyimpanannya, persediaan pada sebuah bisnis restoran akan dikelompokkan untuk menjadi beberapa macam kelompok, yaitu:

1. Buah-buahan dan sayuran, sebagai satu bahan dasar, sekaligus untuk pelengkap masakan dalam bentuk bahan baku, akan di supply oleh pihak internal dan eksternal lalu disimpan dalam lemari pendingin restoran.
2. Barang chiler,yaitu persediaan bahan makanan yang tidak dalam kondisi yang beku, namun disimpan dalam kondisi yang dingin saja, seperti contoh minuman.
3. Barang frozen,yaitu berupa barang-barang yang menjadi bahan utama dari restoran yang disimpan dalam freezer masih dalam kondisi beku, jenis barang dalam proses, seperti contoh daging.
4. Dessert dan soup, yaitu berupa persediaan dessert dan soup, yang disimpan dalam lemari pendingin, berbentuk seperti barang jadi yang akan langsung disajikan.
5. Barang gudang, yang merupakan barang yang disimpan di gudang, yang terdiri dari bemacam-macam barang jadi, barang dalam proses, dan juga bahan baku yang lebih bersifat sebagai bahan pokok, bahan penolong, dan juga sebagai bahan perawatan atau pemeliharaan.

Berdasarkan dari sisi perputaran siklusnya, persediaan pada sebuah bisnis restoran akan dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Kelompok Fast moving, yang merupakan persediaan barang yang periode permintaannya untuk kebutuhan operasional relatif lebih cepat daripada yang lain, seperti contoh bahan makanan, buku nota, dan lain sebagainya.
2. Kelompok Slow moving, merupakan persediaan barang yang periode permintaannya relatif lebih lambat, dan biasanya permintaan dari pengguna ini lebih dari satu bulan, seperti contohnya peralatan saji, seperti piring, gelas, mangkuk, panci, dan lain sebagainya.

Nah, Setelah mengenal berbagai jenis kelompok persediaan diatas, maka Anda akan semakin dapat mengelompokkan sampai berapa lama daya tahan dari setiap persediaan tersebut, sekaligus akan semakin memahami tentang betapa pentingnya suatu proses dari stock opname ini. Apabila para pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda. Sampai bertemu lagi pada pembahasan artikel yang selanjutnya.

BAGAIMANA STRATEGI DALAM MENGELOLA STOK BARANG-BARANG KEBUTUHAN UNTUK JENIS BISNIS CAFE

Dalam berbisnis apapun, stok barang merupakan sesuatu yang paling vital dan tidak bisa dianggap enteng. Kenapa bisa demikian? Jawabannya sederhana saja, karena persediaan merupakan penggerak utama dari perputaran roda sebuah bisnis. Khususnya adalah untuk jenis bisnis cafe yang biasanya stok barangnya sangat berpengaruh besar terhadap kepuasaan pelanggan. Bahkan stok barang yang terlalu cepat habis adalah sebuah pertanda bahwa produk mana saja yang paling banyak disukai oleh para konsumen.

Nah setelah mengetahui betapa pentingnya persediaan/stok barang ini, maka sangat penting artinya bagi Anda untuk mengelola stok barang dengan benar dan juga lebih tersistematis. Berikut ini akan dijelaskan tentang bagaimana caranya untuk mengelola stok barang pada jenis bisnis cafe.

1.Harus mengenali jenis-jenis persediaan barang yang masih ada di Cafe.

Untuk mengatur stok persediaan barang di cafe adalah dengan jalan mengetahui terlebih dulu apa saja jenis-jenis persediaan barangnya. Mungkin masih belum banyak yang mengetahui bahwa jenis barang pada sebuah bidang usaha biasanya dibedakan dalam berbagai macam tipe dan kategori. Dengan cara mengkategorikannya, maka pengelolaan stok barang akan menjadi jauh lebih mudah untuk bisa dilakukan. Sedangkan untuk pengkategoriannya sendiri adalah seperti berikut ini.

  • Persediaan untuk Dijual: Kategori barang ini adalah barang yang disediakan hanya untuk dijual. Biasanya barang jenis ini bisa berupa makanan atau minuman yang menjadi produk utama dari jenis bisnis tersebut.
  • Bahan Penolong: Barang ini biasanya tersedia untuk menunjang keberadaan dari produk yang dijual. Biasanya barang jenis ini adalah berupa tisu, sendok, gelas sampai dengan piring.
  • Persediaan untuk Proses Produksi: Sedangkan untuk jenis ini lebih banyak digunakan untuk mengelola atau membuat bahan dari produk yang akan dijual. Jenis barang ini bisa berupa minyak goreng, gula, garam, sampai dengan cream.
  • Persediaan Fast Moving: Seperti namanya, jenis barang yang satu ini merupakan jenis barang yang permintaannya harus cepat dilakukan. Biasanya permintaan cepat tersebut agar tidak kewalahan dan langsung bisa memenuhi keinganan dari para konsumen. Mulai dari buku, nota sampai dengan bahan makanan.
  • Persediaan Slow Moving: Untuk persediaan jenis ini maka bisa dibilang merupakan kebalikan dari tipe fast moving. Karena persediaan yang satu ini berupa seperti mangkuk, piring saji sampai dengan mesin kopi.
  1. Mengumpulkan data-data persediaan kafe.

Setelah mengetahui berbagai jenis barang-barang yang dibutuhkan, maka langkah selanjutnya adalah dengan cara mengumpulkan data-data persediaan kafe. Hal seperti ini sangat berguna bagi Anda untuk melakukan kegiatan seperti menerima, menyimpan sampai mengeluarkan barang persediaan yang sesuai dengan data dan kebutuhan dari bisnis kafe Anda.

  1. Melakukan proses forecasting (peramalan).

Sederhananya adalah, forecasting merupakan tahap dimana Anda akan diwajibkan untuk membuat perkiraan dari jumlah barang yang dibutuhkan untuk dimasukan ke dalam gudang. Langkah ini sangat penting bahkan bisa dibilang paling vital bagi sebuah bisnis, karena untuk membantu Anda dalam menyiapkan rencana bisnis Anda sendiri. Misalnya, pada bulan lalu Anda membutuhkan sekian jumlah barang, maka untuk bulan ini jumlah barang yang Anda butuhkan juga tidak terlalu jauh berbeda dari kebutuhan sebelumnya.

  1. Memisahkan antara barang baru dengan barang-barang lama.

Hal yang seringkali keliru dilakukan oleh banyak pebisnis adalah mencampurkan antara stok barang baru dengan stok barang yang lama. Padahal untuk hal semacam ini berhubungan langsung dengan kualitas dari barang tersebut yang pastinya berbeda-beda. Untuk itulah, sangat penting artinya untuk memisahkan antara stok barang baru dengan stok barang yang lama.

  1. Mengecek kembali barang sebelum akan disimpan.

Cara terakhir adalah dengan jalan mengecek kembali barang sebelum akan disimpan. Hal seperti ini harus dilakukan untuk mencegah dari adanya barang-barang yang rusak, barang yang tertukar, barang yang sudah kadaluarsa sampai dengan barang yang tidak sesuai keinginan atau kebutuhan bisnis kafe Anda.

Semoga dari beberapa point yang sudah dijelaskan di atas tentang bagaimana strategi dalam mengelola stok barang-barang kebutuhan untuk jenis bisnis cafe bisa bermanfaat bagi Anda sekalian. Agar bisnis kafe Anda bisa menjadi semakin berkembang dan sukses. Anda membutuhkan software resto, POS dan accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak kami di 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu.

 

 

TIPS-TIPS UNTUK TATACARA DALAM PEMERIKSAAN (OPNAME) KAS DAN SALDO KAS PERUSAHAAN

Pada Kesempatan kali ini praktisi software akuntansi akan sedikit menjelaskan artikel tentang bagaimana tata cara dalam memeriksa saldo kas dan juga setara kas. Alasan mengapa saldo kas harus diperiksa akan dijelaskan pada contoh kasus yang terdapat dalam artikel ini. Sebelum melangkah kepada yang lebih jauh dalam pembahasan tentang bagaimana tata cara untuk memeriksa saldo kas perusahaan, maka terlebih dahulu praktisi software akuntansi akan sedikit memberikan gambaran penting bagaimana dalam menyajikan saldo kas dengan lebih akurat.

• Contoh Kasus Pertama.

Pada tanggal 28 April 2018 Colista Dwi Setiawan (Dawan) adalah seorang karyawan dari PT. Jaya Baru Malente mau tidak mau harus rela untuk mendekam dalam penjara selama kurun waktu 24 bulan (kurang lebih2 tahun) setelah pengadilan sepakat untuk memvonis bersalah terdakwa. Keputusan tersebut karena didasarkan pada pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan. Terdakwa sudah terbukti melakukan penggelapan dana/uang perusahaan sebesar Rp. 800.000.000,-.

Tersangka sudah benar-benar mengakui kesalahannya tersebut terhadap Pengadilan Negeri (PN) Surabaya bahwa cara dia lakukan untuk bisa menggelapkan kekayaan milik perusahaan adalah dengan memberikan alamat beserta nomor telepon fiktif pelanggan kepada perusahaan. Dia sengaja melakukan penipuan tersebut sendirian (tanpa ada satupun orang yang membantunya). Kasus seperti ini sudah mulai sedikit terungkap ketika dilakukannya pemeriksaan keuangan perusahaan. Melalui berbagai konfirmasi yang sudah dilakukan kepada para pelanggan perusahaan, mereka mengaku sudah melunasi semua hutang-hutangnya tersebut dengan menyerahkan sejumlah uang kepada dawan.

• Contoh Kasus Kedua.

Pada tanggal 5 Maret 2018 Rita Nurjanah (RN) yang bertempat tinggal di Jalan Komplek Kenangan RT 08/02, Tanggerang langsung diciduk oleh anggota polisi. Tersangka dilaporkan oleh majikannya ke pada pihak kepolisian karena sudah terbukti menggelapkan uang sebesar Rp. 623.000.000,- . RN terpaksa harus mendekam di penjara disebabkan karena sudah melanggar pasal 374 KUHP dan atau 372 KUHP.

Dengan melihat berbagai bukti-bukti yang ditemukan, seperti satu bedel bukti pengeluaran Bank, satu bendel bukti tanda terima uang atau cek, slip gaji atas nama Rita Nurjana, dan invoice fiktif. Polisi telah menyimpulkan bahwa aksi yang sudah dilakuknnya terbilang sangat lama. Uang yang semestinya harus segera disetorkan kepada perusahan, namuni olehnya malah digunakan untuk kepentingannya sendiri.

Nah, dari beberapa contoh kasus penggelapan kas diatas yang oleh karyawan perusahaan, sekarang apakah Anda sudah menyadari seberapa pentinya melakukan pemeriksaan/opname kas perusahaan bukan? Maka sekarang kita mulai untuk mempelajarai tentang bagaimana tata cara dalam melakukan pemeriksaan atas akun-akun atau pos-pos yang sudah masuk ke dalam kriteria kas dan setara kas perusahaan.

1. Lakukanlah tindakan sidak (Inspeksi mendadak).

Sidak merupakan pemeriksaan yang sengaja dilakukan tanpa adanya pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak atau fungsi-fungsi yang akan diperiksa. Kemudian langsung diperiksa, menghitung pada semua dana yang sudah disimpan oleh kasir pada waktu itu juga dengan disaksikan oleh kasir itu sendir. Lalu tuliskan pada berita acara bahwa semua dana kas yang sudah tersimpan, beserta rinciannya. Misalnya seperti lembaran uang pecahan Rp. 100.000 berjumlah sekian lembar, Rp. 50.000 berjumlah sekian lembar, Rp. 20.000, Rp. 10.000 dan seterusnya. Jangan lupa untuk meminta tanda tangan dari si kasir yang ikut menyaksikannya.

2. Buktikan apakah jumlah dari uang saldo kas kecil benar-benar sesuai dengan catatan pembukuannya. Caranya adalah dengan memeriksa antara nilai kas berdasarkan pada pemeriksaan kas opname dengan nilai yang sudah tercantum pada buku besar.

Cara pertama dan kedua merupakan prosedur pemeriksaan yang memang bertujuan untuk mengetahui tingkat kebenaran dari saldo neraca apakah benar-benar ada dan sudah dimiliki oleh perusahaan atau tidak, serta kesesuaianya dengan catatan pembukuan perusahaan.

jika terdapat adanya selisih, maka segera mintalah penjelasan kepada pihak manajemen dan langsung lakukan jurnal koreksi. Penjelasan harus benar-benar didapatkan secara tertulis, hindari hanya dengan menerima penjelasan secara lisan saja. Mintalah pihak kasir dan pimpinan (manajer) untuk menuliskan alasan secara tertulis dari terjadinya selisih pada manajemen letter tersebut. Tujuan utama untuk mendapatkan penjelasan dari pihak kasir adalah bahwa laporan keuangan sudah sepenuhnya merupakan tanggung jawab dari pihak manajemen perusahaan.

3. Segera siapkan daftar rincian bukti-bukti kasbon, dana yang masih belum dikembalikan/Pending bill.

Prosedur ini juga berfungsi untuk memperoleh waktu pisah berupa batas (cut off). Pisah batas yang digunakan sebagai pemisah dari obyek pemeriksaan antara periode yang sudah diperiksa dengan periode-periode lainnya.

4. Mintalah tanda tangan dari kasir yang bersangkutan, akuntan (khususnya yang berkewajiban pada fungsi kas), dan pimpinan perusahaan diatas tanggal dan jangan pernah melupakan untuk meminta mereka menuliskan nama terangnya masing-masing.

Nah, itulah sedikit tips tentang bagaimana tata cara dalam pemeriksaan/opname kas perusahaan khususnya adalah pada saldo kas. Prosedur yang sudah ditulis diatas mungkin saja akan menjadi berbeda-beda dengan bagaimana kondisi dari setiap masing-masing perusahaan Anda, karena sebuah prosedur pemeriksaan juga masih bergantung kepada bagaimana aliran kerja work flow dan sistem pengendalian internal yang sudah lama berjalan pada setiap masing-masing perusahaan (IRW).

Jika para pembaca ingin memahami dengan lebih mendalam tentang bagaimana tata cara dalam meng opname/pemeriksaan saldo Kas dan membutuhkan konsultasi dalam bidang manajemen keuangan Anda, Anda dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda, terimakasih salam sukses dan sampai bertemu lagi pada pembahasan artikel selanjutnya.

Scroll to top