Kategori: Informasi Teknologi

BAGAIMANA SEBUAH SOFTWARE AKUNTANSI BERPERAN PENTING DALAM MEMBANTU PIHAK MANAJEMEN UNTUK MENGAMBIL KEPUTUSAN BISNIS YANG LEBIH TEPAT

Praktisi software akuntansi menyadari, bahwa laporan akhir tahun dalam suatu perusahaan merupakan hal terpenting sebagai suatu alat untuk mengukur kinerja serta tentang bagaimana kondisi keuangan dan operasional dari sebuah perusahaan, karena dengan adanya laporan keuangan yang lebih tepat dan akurat, maka akan semakin mempermudah pihak manajemen dalam hal pengambilan sebuah keputusan bisnis bagi perusahaan untuk kedepannya.

Pada zaman yang sudah serba modern seperti sekarang ini, sudah sangat banyak sekali perusahaan-perusahaan yang menyediakan produk-produk software akuntansi yang bisa membuat sebuah laporan keuangan secara otomatis dan semakin lebih cepat serta dibuat hampir seluruhnya disesuaikan dengan standar akuntansi yang masih berlaku saat ini, sangat jauh berbeda apabila dibandingkan dengan menggunakan pencatatan laporan keuangan dengan cara manual (konvensional) yang setidaknya masih membutuhkan waktu yang jauh lebih lama dengan tingkat keakuratan data-data yang sangat rendah.

Sekarang coba Anda bandingkan dengan penggunaan software akuntansi, waktu yang Anda butuhkan untuk membuat sebuah laporan keuangan menjadi jauh lebih efisien karena biasanya sebuah software akuntansi dibuat bertujuan untuk semakin mempermudah para usernya dalam membuat laporan kauangan bagi perusahaannya.

hanya cukup dengan menginput berbagai transaksi-transaksi mereka, maka laporan keuanganpun dengan seketika akan langsung terbentuk, otomatis menjurnal, langsung memposting kebuku besar, selanjutnya ke dalam buku pembantu bahkan langsung membentuk laporan laba rugi dan neraca bisa langsung dilihat setalah transaksi selesai diinputkan.

Tentu saja hal seperti ini akan sangat menguntungkan bagi perusahaan, karena bisa dengan cepat mengambil sebuah keputusan dari berbagai data-data yang sudah dihasilkan oleh sebuah software akuntansi yang telah digunakan oleh perusahaan. Penggunaan software akuntansi memang sangat besar manfaatnya bagi perusahaan, baik itu adalah dalam hal penyajian laporan keuangan bulanan (per kwartal), sampai untuk penyajian dari laporan akhir tahun atau laporan tahunan secara cepat, tepat dan akurat.

Hal seperti ini akan menjadi salah satu nilai tambah tersendiri bahwa sebuah perusahaan yang menginginkan penyajian laporan keuangan yang lebih cepat, tepat dan akurat sudah saatnya untuk bermigrasi yang sebelumnya lebih banyak mengandalkan proses pencatatan transaksi dan penjurnalan secara manual (konvensional) untuk menuju pencatatan yang sudah serba digital dan terintegrasi dengan seluruh proses bisnisnya untuk menghasilkan data-data keuangan yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan keakuratannya dan bisa untuk dijadikan sebagai dasar alat utama untuk pengambilan keputusan dengan lebih baik.

Dari berbagai penjelasan di atas, sekarang sudah sangat jelas sekali bahwa sebuah software akuntansi yang saat ini sudah banyak berkembang sangat mampu dalam memberikan berbagai manfaat yang begitu besar dalam hal penyajian laporan keuangan, baik yang bersifat bulanan (tutup buku bulanan) maupun yang bersifat tahunan (tutup buku tahuan), termasuk juga dengan laporan akhir tahun, secara lebih jelas dan akurat sehingga bagi pihak-pihak yang berkepentingan terhadap laporan keuangan tersebut merasa benar-benar sangat diuntungkan dalam hal pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat bagi perkembangan perusahaan dimasa mendatang.
Apabila Anda membutuhkan informasi tentang artikel ini dengan lebih lanjut, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software accounting, software HRD dan Payroll, software distributor, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

MAMPUKAH ANTARA PROGRAM ERP DAN SOFTWARE ACCOUNTING SALING TERINTEGRASI DALAM SATU KEGIATAN OPERASIONAL PERUSAHAAN

Tahukah Anda tentang apa itu program ERP? Dalam dunia IT (Informasi Teknologi) ERP merupakan kepanjangan dari Entrerprise Resources Planning (Perencanaan Sumber Daya Perusahaan), yang berbentuk sebagai perangkat lunak untuk mendukung terhadap keseluruhan dari proses bisnis dan transaksi-transaksi yang juga sudah mencakup ruang lingkup dari industry manufakturing, marketing, finance, personalia, dan juga lain sebagainya.

Namun kali ini praktisi software accounting tidak akan membahas yang terlalu jauh tentang bagaimana seluk beluk dari program ERP tersebut, melainkan hanya akan lebih berfokus untuk membahas tentang bagaimana program ERP ini apakah dapat saling terintegrasi dengan penggunaan software accounting, atau malah sebaliknya. Yaitu untuk menggeser keberadaan dari software accounting pada kegiatan operasional perusahaan.

Nah, berawal dari tujuan utama dari penerapan program ERP seperti ini adalah untuk mengintegrasikan antara keseluruhan dari sistem-sistem yang ada dalam internal perusahaan, dimana perusahaan juga harus tetap untuk melakukan perencanaan-perencanaan yang cukup matang dalam mempersiapkan program ERP nya sendiri.

Keberhasilan dalam hal menerapkan program ERP bagi perusahaan ini harus diawali dan diakhiri pula dengan adanya fungsi akuntansi yang cukup memadai pada operasional perusahaan. Mulai dari pembuatan akun-akun untuk penjurnalan, buku besar, validasi saldo sampai dengan kemampuan dalam menghasilkan laporan keuangan dan jenis laporan-laporan pendukung lainnya. Namun pada dasarnya sistem dari program ERP yang bagus dan berkualitas baik tentunya harus sudah tersedia dan setidaknya sudah terintegrasi dengan software/program akuntansi yang lebih kompetible dan dengan sistem penggunaan yang cukup user friendly.

Modul-modul akuntansi yang juga harus tersedia dalam sistem ERP sendiri juga berfungsi untuk mengelola berbagai pencatatan-pencatatan dan untuk mengolah transaksi-transaksi akuntansi dalam bidang yang lebih bersifat fungsional seperti halnya untuk melakukan pross penghitungan gaji karyawan, mengelola hutang-piutang perusahaan, proses stock opname, berbagai fasilitas-fasilitas laporan-laporan pendukung lainnya.

Dan pada akhirnya laporan-laporan tersebut juga akan akan lebih mengarah mengarah kembali ke dalam buku-buku besar agar bisa untuk dianalisa kembali. Sehingga untuk memilih sistem ERP dengan menggunakan fungsi software juga menjadi sangat penting bagi keseluruhan proyek-proyek yang dilakukan.

Pada dasarnya sistem ERP adalah untuk menerapkan pembagian per modul dimana setiap modul-modulnya memiliki fungsi dan juga jenis transaksinya sendiri. Maka dari itu sangat tidak dianjurkan bagi perusahaan untuk memiliki modul-modul ERP yang terpisah-pisah, karena seperti yang sudah dijelaskan dari awal bahwa sebenarnya tujuan utama dari dikembangkannya program ERP adalah untuk mengintegrasikan antara seluruh sistem informasi yang berada dalam perusahaan dengan berbagai kegiatan operasional yang sesungguhnya (realitas operasional perusahaan).

Jika muncul sebuah pertanyaan tentang sistem manakah yang paling terbaik antara software akuntansi dengan program ERP untuk diterapkan pada internal perusahaan, maka gambaran sederhananya adalah akuntansi merupakan sebuah proses untuk pencatatan, pengolahan data-data keuangan, dan pelaporan transaksi-transaksi keuangan perusahaan dan kesemuanya itu sudah termasuk ke dalam satu pintu berupa program/software akuntansi.

Sementara untuk program ERP sendiri adalah berupa perwujudan dari perencanaan-perencanaan yang sudah termasuk didalamnya adalah berupa sumber-sumber daya perusahaan. Program akuntansi banyak memberikan informasi yang lebih bersifat historis dari sebuah perusahaan, sedangkan program ERP lebih memfokuskan untuk menunjukkan gambaran-gambaran tentang bagaimana masa depan perusahaan dimasa mendatang.

Agar bisa melangkah lebih jauh kepada masa depan, maka pastinya juga tetap membutuhkan adanya informasi yang lebih jelas dan cukup akurat dari masa lalu dan untuk meninjau ulang bagaiman tentang keadaan-keadaan pada saat ini. Dapat disimpulkan pula bahwa jika sebenarnya di dalam program ERP bisa dipastikan juga terdapat adanya menu-menu yang lebih bersifat akuntansi, yang mana dari kedua sistem tersebut juga memiliki keterkaitan diantara masing-masing fungsi yang sangat erat kaitannya antara satu dengan yang lainnya.
Apabila Anda membutuhkan informasi tentang artikel ini dengan lebih lanjut, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software accounting, software HRD dan Payroll, software distributor, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

BEBERAPA PENYEBAB YANG MENJADIKAN PROSES REKRUTMEN KARYAWAN BARU MENGALAMI KEGAGALAN TOTAL

Terlalu seringnya terjadi kegagalan dalam proses rekrutmen akan selalu terjadi bagi setiap perusahaan. Nah, kali ini implementor program HRD dan akuntansi akan menjelaskan beberapa alasan yang biasanya menjadi penyebab utama dan seringkali banyak dialami oleh kebanyakan perusahaan dalam sesi proses perekrutan karyawan barunya.

Setiap perusahaan pastinya menginginkan agar semua karyawannya mampu bekerja dengan lebih efektif, efisien dan lebih maksimal dan dari hal itulah mengapa dalam proses rekrutmen para karyawan menjadi begitu penting demi menjamin terjaganya keahlian dan kebiasaan dari setiap masing-masing karyawan.

Namun sayangnya, diantara begitu banyak perusahaan yang telah berkali-kali mengalami kegagalan dalam proses rekritmen karyawan baru. Dan banyak sekali alasan-alasan yang menyebabkan gagalnya proses dari rekrutmen tersebut. Namun secara umum, berikut ini merupakan beberapa alasan-alasan yang seringkali menjadi penyebab utama dari terjadinya kegagalan dalam proses rekrutmen karyawan baru. Dan perusahaan juga wajib untuk mengetahui tentang hal ini agar tidak samapi terjebak dua kali dalam permasalahan yang sama dalam proses perekrutan karyawan barunya.

1. Terlalu Sering Menunda-Nunda Proses Rekruitment.

Pada dasarnya, dalam memulai sebuah usaha tentunya harus menghabiskan banyak sekali waktu. Karena terdapat banyak hal yang semestinya harus bisa diatur, mulai dari menata ruangan kantor, situs, sampai dengan strategi branding perusahaan. Jika tidak lebih berhati-hati, maka Anda bisa saja menghabiskan waktu untuk melakukan hal-hal yang sia-sia saja, (seperti contoh memilih logo perusahaan atau jenis perabotan kantor) dan terlalu kurang dalam melakukan hal-hal yang mampu untuk menghasilkan uang. Karena itulah, jangan sampai Anda menunda-nunda proses rekruitmen karyawan baru Anda.

2. Tidak Pernah Menyusun Business Plan Terlebih Dahulu.

Sebelum Anda memulai sebuah bisnis, setidaknya Anda membutuhkan adanya perencanaan bisnis (business plan). Mungkin saja banyak diantara Anda yang sudah pernah mendengarkan adanya istilah “gagal dalam hal merencanakan, maka itu sama saja dengan berencana untuk gagal memulai”.

Bagaimanapun juga, frase tersebut memang benar adanya dan pasti akan terjadi. Dengan cara mengetahui apa yang bisa Anda tawarkan dan kepada siapa yang ingin Anda tawari akan sangat membantu Anda dalam memilah-milah karyawan yang yang lebih tepat bagi Anda. Hal seperti itu masih dapat dianalisis dengan business plan. Selain itu, hal ini juga akan menunjukkan tentang bagaimana realistisnya dari model bisnis Anda serta akan sangat membantu Anda ketika membutuhkan modal dari bank.

3. Tidak Pernah Ada Batasan Waktu.

Hanya karena Anda pernah menjadi seorang pemilik dari sebuah bisnis, maka bukan berarti Anda harus menghilangkan batasan waktu dalam perencanaan bisnis Anda. jika Anda dengan begitu saja memulainya, maka tentu saja akan menjadi lebih sulit untuk menjadi tetap fokus terhadap pekerjaan Anda. Karena alasan itulah, maka tentukan terlebih dahulu batas waktu dari sebuah pekerjaan agar setidaknya masih terdapat dasar-dasar terpenting dalam internal perusahaan Anda yang harus bisa Anda penuhi dalam kurun waktu tertentu.

4. Minim, Bahkan Sama Sekali Tidak Ada Pengalaman Apapun.

Secara lebih mengejutkan, banyak diantara para pemilik bisnis yang sama sekali tidak memiliki pengalaman tentang market (pasar) tenaga kerja. Dan akibat buruknya adalah mereka hanya bisa memilih karyawan berdasarkan dengan lebih mengandalkan dari pengalaman mereka sebelumnya yang begitu minim, dan sering kali terlalu jauh berbeda dari setiap market seperti sekarang. Untuk itulah, maka alangkah baiknya untuk memahami market yang ingin dituju, kemudian menentukan kriteria bagi karyawan yang paling tepat untuk posisi tersebut.

5. Tanpa Ada Infrastruktur yang Lebih Memadai.

Kegagalan dalam menginvestasikan dana perusahaan untuk infrastruktur yang lebih memadai tentu saja akan menjadikan perusahaan Anda tidak mungkin akan dapat bertahan lebih lama. Meskipun bagi karyawan yang sudah Anda rekrut sudah memiliki pengalaman dalam hal market tersebut, namun jika infrastruktur yang sudah Anda siapkan masih kurang memadai, maka hal itu seperti sama saja dengan bohong. Selain itu, perlu juga untuk mengontrol kinerja para karyawan, sehingga Anda dapat memantau sendiri bagaimana para karyawan tersebut bekerja serta mengevaluasi kinerjanya agar bisa tetap lebih efisien.

6. Budget Perusahaan yang Kurang Realistis.

Salah satu keahlian terpenting untuk setiap pemilik bisnis ini adalah dalam hal mengatur budget. Budget merupakan napas dari sebuah perusahaan. Jika diantara pemasukan yang jauh lebih kecil apabila dibandingkan dengan pengeluaran, maka hal seperti ini akan menjadi salah satu penyebab utama dari gagalnya proses rekruitmen karyawan di perusahaan, sehingga semakin lama perusahaan akan menjadi bangkrut. Dan karena hal seperti itulah, maka dalam memilih karyawan dengan keahlian serta budget yang lebih tepat dan cukup cocok untuk perusahaan Anda. Selain itu, pastikan juga bahwa hal seperti itu memang yang paling karyawan Anda butuhkan bagi perusahaan Anda.

7. Sudah Gagal Dalam Menarik Kandidat Karyawan Baru.

Seperti yang sudah Anda ketahui, bahwa dengan memiliki kandidat karyawan terbaik akan lebih memudahkan dalam hal proses rekrutmen. Hal seperti ini sebenarnya juga sering kali menjadi penyebab utama mengapa sebuah bisnis bisa gagal untuk berkembang. Mereka tidak mungkin akan dapat menemukan kandidat yang lebih efisien. Selain itu, penerapan strategi dalam menarik kandidat untuk melamar dalam posisi tertentu juga sangat penting. Anda dapat menggunakan jasa dari sebuah situs pencarian kerja atau berupa alat-alat bantu lain yang sekiranya akan sanggup dalam membantu para calon kandidat terbaik dalam menemukan lowongan pekerjaan bagi Anda.

Kesalahan memang sangat wajar untuk terjadi dan tanpa sengaja dilakukan oleh manusia. Namun jika kesalahan tersebut masih dapat dihindari, mengapa Anda harus menerima akibat buruknya? Maka dari itu, dengan cara mempelajari apa saja yang menjadi penyebab utama dari kebanyakan gagalnya proses rekrutmen karyawan baru pada sebuah perusahaan. Mafka implementor program HRD dan akuntansi mengharapkan agar setidaknya Anda masih bisa untuk menghindari terjadinya kesalahan-kesalahan yang sama untuk yang kedua kalinya, sehingga bisnis Anda masih memiliki peluang agar dapat berkembang dengan lebih efisien.

Sebagai seorang HR atau HR sekaligus sebagai seorang pemilik bisnis, memang sangat penting bagi Anda untuk lebih memfokuskan diri terhadap hal-hal yang bersifata lebih strategic. Dan sekarang ini kabar baiknya adalah seorang manajemen personalia akan dapat menyelesaikan berbagai urusan Administrasi dengan lebih mudah dengan adanya software HRD dan payroll, serta semakin mempermudah dengan didukung oleh teknologi yang sudah berbasis cloud.

Apabila Anda membutuhkan informasi tentang artikel ini dengan lebih lanjut, atau membutuhkan pembimbingan mengenai set up Distributor, pembuatan SOP distributor, software accounting, software HRD dan Payroll, software distributor, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

PERAN PENTING IMPLEMENTASI SOFTWARE ACCOUNTING ERP UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN DAN KEPUTUSAN MANAJEMEN INTERNAL PERUSAHAAN

Penerapan software ERP dalam dunia bisnis bertujuan untuk membantu perusahaan dalam melakukan integrasi informasi dari seluruh fungsi-fungsi bisnis yang berbeda-beda. Selain itu juga untuk menyediakan pengaturan tentang sumber daya yang terpusat agar dapat lebih menyederhanakan penyajian data-data untuk mempermudah perusahaan dalam hal melakukan pengambilan keputusan bisnis.

Pengertian ERP (Enterprise Resource Planning)

Yang dimaksud dengan ERP (Enterprise Resource Planning) merupakan sebuah aplikasi untuk manajemen bisnis yang dapat membantu pada saat pengelolaan bisnis harus serba terintegrasi. ERP akan mampu menyajikan berbagai informasi secara real-time tentang proses bisnis sebuah perusahaan seperti produksi, order processing serta inventory management.

Software ERP dapat membantu perusahaan untuk memetakan serta merencanakan pengelolaan dari berbagai macam sumber daya serta proses bisnis dalam internal perusahaan tersebut. Biasanya perusahaan modern akan memiliki berbagai macam unit bisnis serta berbagai macam fungsi seperti:

• Penjualan.
• Accounting.
• Keuangan.
• Customer relationship management.
• Sumber daya manusia.
• Inventory management.
• Supply chain dan banyak lagi yang lainnya.

Software ERP mampu mengintegrasikan dari keseluruhan informasi tersebut yang berhubungan langsung dengan berbagai fungsi-fungsi perusahaan yang kemudian data-datanya akan dikumpulkan ke dalam satu titik pusat, lalu akhirnya akan menyajikan dengan tampilan yang lebih sederhana terhadap usernya.

Pergerakan dunia bisnis yang serba cepat seperti saat ini akan menyebabkan banyak sekali ketidakpastian yang tentunya di akibatkan oleh beberapa faktor, seperti: kondisi perekonomian global yang tidak menentu, kompetisi dunia bisnis yang semakin ketat serta permintaan dan harapan dari para pelanggan yang semakin tinggi. Apabila sebuah bisnis tidak mampu mengatasi segala perubahan tersebut dan tidak mampu beradaptasi dengan cepat, maka kemungkinan terbesarnya adalah bisnis tersebut akan segera hancur dalam waktu yang relatif lebih cepat, nah dari sinilah pentingnya peran dari sistem ERP.

Manfaat Implementasi Software ERP Dalam Dunia Bisnis

Awalnya konsep ERP menggunakan istilah Material Requirement Planning (MRP) yang kemudian semakin berkembang menjadi Manufacturing Resource Planning (MRP) dan berkembang lagi menjadi Computer Integrated Manufacturing (CIM). Setelah itu sistem ini terus berkembang pesat dengan berbagai penambahan fitur-fitur baru seperti: accounting, sumber daya manusia dan banyak lagi yang lainnya sehingga akhirnya menjadi Enterprise Resource Planning (ERP).

Pada era yang sudah serba digital seperti sekarang ini, ERP modern tentunya akan sangat membantu perusahaan dalam hal mengatasi berbagai kompleksitas dunia bisnis global. Dengan adanya system ERP, maka sebuah perusahaan akan menjadi lebih mudah dalam mengelola proses bisnis dan menjadi lebih mudah dalam melakukan pengembangan bisnis.

Lalu bagaimana peran ERP dalam bisnis?

Akhir-akhir ini system ERP berbasis cloud seakan menjadi sebuah (barang dagangan) yang begitu menjanjikan bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam bidang IT. Para pengembang sudah mulai saling berlomba-lomba dalam menciptakan suatu software ERP cloud terbaik dengan versinya masing-masing.

Berikut ini merupakan beberapa peran penting dari penggunaan system ERP berbasis cloud dalam upaya untuk membantu sebuah bisnis.

1. Semakin Mempermudah Pengendalian Terhadap Proses Bisnis.

Sebuah sistem ERP yang menyediakan berbagai data dari unit-unit bisnis yang bermacam-macam secara sudah tersistematis, komprehensif, real-time dan juga lebih banyak memberikan kemudahan untuk mengaksesnya. Hal itu tentunya akan semakin mempermudah bagi perusahaan dalam melaksanakan pemantauan serta pengendalian terhadap proses bisnis yang sedang berjalan.

2. Menyederhanakan Proses Bisnis.

System ERP sangat membantu perusahaan dalam menyederhanakan proses bisnisnya. Juga untuk memastikan bahwa alur kerja masih tetap mampu berjalan dengan baik dan komunikasi antar departemen menjadi semakin lebih baik. Fungsi otomatisasi dalam sistem ERP menjamin aliran informasi tersebut dapat tersampaikan dengan jelas serta minimnya kesalahan yang akan terjadi, sehingga proses bisnis akan menjadi lebih sederhana dan lebih responsive.

3. Meningkatkan Efisiensi Karyawan.

Sistem ERP akan menyalurkan informasi yang akurat yang dibutuhkan oleh karyawan Anda. sehingga para karyawan tidak perlu lagi harus membuang-buang waktu untuk mencari informasi sendiri. Sehingga mereka bisa lebih fokus untuk mengerjakan tugas-tugas utama mereka dan kualitas produktivitas kerjanya juga akan semakin meningkat.

4. Ekosistem Perusahaan yang Saling Terintegrasi.

Perusahaan akan berjalan dengan seimbang apabila kinerja dari seluruh stakeholder dapat berjalan bersama-sama berdasarkan kebutuhan masing masing dalam mencapai tujuan perusahaan. Dengan adanya sistem ERP, tentunya akan sangat membantu dalam menyatukan semua unit tersebut ke dalam ekosistem internal perusahaan agar bisa berjalan bersama-sama untuk lebih meningkatkan kinerja perusahaan.

5. Siap Menghadapi Masa Depan yang Lebih Baik.

Sistem ERP akan membantu perusahaan yang masih berkembang agar bisa menjadi lebih cepat beradaptasi dengan berbagai kebutuhan di masa mendatang. Integrasi, kinerja serta alur informasi yang berjalan dengan sangat baik tentunya akan semakin meningkatkan kemampuan perusahaan dalam melakukan suatu perencanaan dan pengendalian yang lebih baik dan selalu siap dalam menghadapi berbagai tantangan dimasa depan.

Nah, itulah sekilas pembahasan tentang manfaat serta peran penting dari penggunaan software accounting ERP bagi operasional perusahaan. Hal ini juga akan sangat membantu perusahaan dalam mempermudah dan mempercepat berbagai proses implementasi bisnisnya . Apabila pembaca membutuhkan informasi mengenai artikel di atas lebih lanjut dan membutuhkan software accounting, pembuatan SOP Finance dan accounting, serta audit dan analisa laporan keuangan, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu!

Scroll to top