Kategori: Software Resto

TANTANGAN PENGUSAHA FRANCHISE DI ERA DIGITAL

Franchise di Indonesia semakin marak berkembang saat ini. Bisnis waralaba adalah bisnis yang dimulai dengan memberikan sejumlah modal usaha untuk pemilik bisnis, sehingga pebisnis waralaba bisa menjual produk usaha dari pemilik bisnis.

Pastikan Dana Cukup
Salah satu tantangan terbesar dari bisnis franchise yakni dana. Calon pemilik waralaba tentunya perlu memiliki dana yang cukup besar untuk mendapatkan hak pengelolaan. Selain dana yang cukup besar untuk usaha pembukaan, juga berfungsi sebagai penutup modal ketika kerugian terjadi secara tiba-tiba.
Sebagai contoh pada awal-awal pembukaan bisnis ini masih dibawah target pasar yang dibutuhkan, yang pada gillirannya memengaruhi pendapatan. Biaya yang sering terkendala yakni nilai sewa tempat hingga gaji karyawan yang tetap harus dibayar. Disaat seperti inilah, pemilik waralaba harus terus merogoh kantongnya untuk tetap mempertahankan bisnis waralaba miliknya.

Pesaing
Seperti halnya jenis usaha lainnya, usaha waralaba ini juga memiliki pesaing. Pesaing dapat dari pesaing lama dan pesaing baru. Oleh sebab itu pemilik usaha perlu meningkatkan kualitas usahanya agar tetap maju dan tidak tersingkir dari persaingan usaha.

Berkolaborasi dengan franchisor
Di awal-awal anda memiliki franchise, barang kali anda memiliki persetujuan dan perjanjian dimana orang yang membeli lisensi harus menjalankan bisnis berdasarkan pada standar dan ketentuan yang ditetapkan oleh pemegang lisensi.
Seiring waktu, franchisee memiliki ide-ide tertentu untuk memajukan bisnis franchise yang ia jalankan. Tantangannya yakni bagaimana antara pemilik lisensi dengan penyedia lisensi tidak terganggu dengan ide-ide bisnis yang dikembangkan.

Pilih dengan tepat jenis franchise
Tidak hanya dari sisi franchise, pemilik waralaba juga memerlukan pemilihan franchise yang tepat. Hal ini disebabkan perlu adanya visi dan misi dari pemilik lisensi untuk mengembangkan bisnis franchise melalui pengamatan minat pasar.
Misalnya, ketika pada kenyataannya waralaba yang dimiliki tidak tepat maka dampak terburuk yakni waralaba yang dimiliki tersebut akan mendapatkan reputasi buruk dari pasar. Akibatnya kerugian finansial yang didapatkan.

Pilih karyawan yang tepat
Bagi pemilik franchise, penting memiliki karyawan yang tepat. Karyawan yang mumpuni akan mampu membantu bisnis agar tetap berjalan lancar, efektif dan efisien. Selain itu tujuan didirikan perusahaan waralaba tersebut dapat tercapai lebih cepat.

Penuhi target yang telah ditentukan
Beberapa pemilik waralaba memberikan target bagi franchisee. Intinya apabila terdapat konsekuensi apabila franchisee gagal memenuhi target-target yang telah ditentukan.

Mendukung waralaba
Tantangan terbesar yang sering dihadapi oleh pihak pemilik waralaba yakni agar mampu mendukung bisnis waralaba tersebut. Utamanya terletak pada keberhasilan ataupun kegagalan waralaba dalam menjalankan waralaba tersebut.
Dukungan yang diberikan dapat berupa dukungan dana, modal, sumber daya manusia, atau pelatihan. Semua itu dibutuhkan untuk mendorong usaha waralaba agar tetap bertahan.

Menjaga reputasi bisnis
Menjaga reputasi bisnis usaha waralaba memang tidak mudah. Terutama ketika kejadian yang membuat reputasi bisnis tersebut menjadi lebih buruk. Tentunya kejadian tersebut berimbas pada bisnis waralaba yang telah dilakukan.
Jika salah satu bisnis waralaba yang dijalankan mengalami hal buruk yang berimbas pada penurunan reputasi, maka akan ada besar kemungkinan waralaba yang dimiliki oleh franchisor dan franchisee juga akan terkena dampaknya.

Kurang memahami tentang produk
Pengetahuan terhadap produk merupakan hal yang peru dikuasai oleh setiap pengusaha. Akan tetapi banyak pemilik waralaba tidak mau tahu terhadap perkembangan usaha waralabanya. Padahal pemahaman terhadap produk berpengaruh pada kepuasan pelanggan. Orang akan lebih percaya pada penjual yang mampu menjelaskan keuntungan dan kelebihan kepada pembeli apabila ia memilikinya.

Kalah bersaing
Masalah yang sering dihadapi yakni kalah dalam persaingan dengan pemain lama, pemain lama terlebih dahulu dikenal dan menguasai pasar. Ketika anda sebagai pemain baru mulai menantang pemain lama.
Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai tantangan pengusaha franchise. Apabila pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) untuk Binsis Franchise dan butuh Accounting Software + POS, Software Kuliner/Resto pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu anda.

PROSES-PROSES TERPETNING DALAM MENJALANKAN MANAJEMEN INVENTARIS USAHA RESTORAN

Ketika Anda menjalankan jenis usaha restoran, maka tentunya Anda terlebih dahulu harus menyusun strategi, dan membangun manajemen yang lebih baik agar restoran Anda mampu dalam mencapai target-target seperti yang ingin didapatkan. Salah satu caranya adalah dengan menyajikan hidangan yang baik dengan harga yang pantas.

Namun, bagaimana jika Anda sewaktu-waktu akan dihadapkan dengan situasi dimana perekonomian yang sedang tidak baik, sehingga terlampau sulit untuk mempertahankan harga yang benar-benar sesuai dengan kualitas makanan Anda? Misalnya saja, harga bahan-bahan makanan yang semakin terus merangkak naik, apa langkah selanjutnya yang akan Anda lakukan?

Satu pendekatan terbaik untuk mengatasi permasalahan seperti ini adalah dengan mengawasi rantai pasokan dan untuk menemukan cara terbaik dalam menyiasatinya. Hal ini berkaitan langsung dengan bagaimana pihak manajemen dalam mengelola inventaris restoran dengan baik. Secara umum, pengelolaan manajemen inventaris restoran merupakan proses analisis persediaan, pemanfaatan persediaan, dan juga pendataan pengeluaran dan pemasukan kebutuhan persediaan restoran.

Manajemen inventaris yang rutin akan menjadi sangat penting untuk kesehatan rantai pasokan restoran yang juga akan mempengaruhi kesehatan dari manajemen keuangan restoran Anda. berikut ini merupakan proses-proses terpenting dalam menjalankan manajemen inventaris restoran yang tidak boleh terlewatkan begitu saja.

1. Proses Perencanaan.

Perencanaan merupakan proses yang memprediksikan permintaan-permintaan dan kuantitas dari pemesanan. Jumlah yang diprediksikan kemudian akan menjadi sebuah estimasi dari jumlah inventaris seperti yang diperlukan, sesuai dengan resep masakan standar yang dibutuhkan.
Hal ini sangat diperlukan untuk memprediksi berapa lama stok makanan yang masih ada dan yang akan datang akan mampu bertahan. Dengan cara melakukan perencanaan, maka kelebihan dan kekurangan stok bahan-bahan makanan akan dapat segera mungkin untuk dikurangi. Selain itu, proses perencanaan juga sudah mencakup prediksi ekonomi seperti halnya inflasi, suplai keuangan, dan indikator dari siklus bisnis lainnya. Prediksi dari kemajuan teknologi juga sangat diperlukan untuk menentukan skema finansial di masa yang akan datang jika terdapat teknologi yang berkaitan dengan manajemen inventaris yang sudah diaplikasikan.

2. Eksekusi (Menjalankan Perencanaan).

Ekseskusi merupakan salah satu bagian yang terdiri dari berbagai macam aktivitas yang akan mampu dalam mengkalkulasikan inventaris yang nantinya akan masuk dan keluar. Prosesnya sendiri juga terdiri dari lima macam aktivitas utama, yaitu:

• Proses pertama, permintaan pesanan, merupakan proses di mana pesanan inventaris yang diberikan kepada para pemasok menggunakan formulir pesanan melalui email, sampai menerima konfirmasi dari para pemasok. Lalu dilanjutkan dengan proses pembelian di mana inventaris yang telah dibeli dan dikoordinasikan dengan divisi keuangan.
• Ketika penerimaan pesanan sudah dilakukan, maka barang-barang yang telah dibeli akan diperiksa kembali keadaannya. Setelah barang diterima, maka akan dilakukan proses penyimpanan yang sesuai dengan jenis inventaris tersebut. Barulah ketika pesanan dari pelanggan sudah keluar, maka bahan-bahan makanan akan masuk dalam tahap preparasi, dikeluarkan untuk proses memasak.

Proses eksekusi ini merupakan proses yang cukup rumit untuk dijalankan karena terdapat tiga macam jenis inventaris. Untuk jenis inventaris segar, pengadaannya juga harus dilakukan setiap hari. Itu artinya, jenis inventaris seperti inilah yang akan keluar masuk setiap harinya. Begitupula pada saat proses preparasi yang dalam sehari dapat dilakukan selama berkali-kali. Sementara itu pengadaan inventaris beku dapat dilakukan dalam waktu seminggu sekali. Hal yang perlu untuk mendapat perhatian khusus adalah proses penyimpanan, karena jika salah dalam tahap ini, maka inventaris beku tersebut akan terancam menjadi terbuang sia-sia.

Begitu pula dengan inventaris kering yang memiliki ketahanan jauh lebih lama dari dua jenis inventaris yang sebelumnya. Pengadaannya hanya dapat dilakukan sebulan sekali namun untuk aktivitas penyimpanannya juga harus tetap diperhatikan. Dengan demikian, maka jumlah dari setiap inventaris yang sudah masuk setiap bulan akan menjadi sangat besar dan membutuhkan pengumpulan data-data yang baik dari para staff inventaris. Proses eksekusi ini juga tidak dapat dilakukan tanpa adanya sikap ketelitian yang sangat tinggi. Karena jika tidak, maka kelebihan atau kekurangan stok yang memang seharusnya dihindari malah akan terjadi.

3. Kontrol Proses.

Kontrol proses merupakan waktu di mana Anda harus benar-benar bisa memastikan bahwa inventaris tidak masuk atau keluar tanpa adanya perencanaan, tanpa disadari oleh para staff, atau tanpa entri data. Untuk menghindari terjadinya permasalahan semacam itu, maka kontrol dapat dilakukan dengan dua macam proses yang harus dilakukan secara bersamaan dengan proses eksekusi lainnya.

• Yang pertama adalah proses untuk memverifikasi pengiriman pada saat proses menerima pesanan. Memverifikasi aktivitas pengiriman harus dilakukan untuk mengontrol stok, yang datang dari pihak pemasok persediaan. Proses ini akan memeriksa jumlah dan kondisi dari setiap pesanan yang sudah masuk. Hal ini harus dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan dari pemasok dalam memasokkan persediaan berdasarkan dari pesanan. Kekurangan jumlah atau kondisi yang tidak sempurna, akan menjadi hal yang harus dihindari. Jikalaupun masih ada kesalahan yang diluar perkiraan, maka menajer dapat langsung berkomunikasi dengan para staff inventaris agar permasalahan ini dapat segera diatasi.
• Yang kedua adalah proses stock opname yang bertujuan untuk mengendalikan stok yang sudah keluar dari penyimpanan inventaris. Proses ini juga harus disesuaikan dengan jumlah stok yang masih ada dan data yang ada pada saat proses preparasinya.

Jumlah inventaris yang sudah termasuk ke dalam kegiatan persiapan akan dicatat, kemudian sisa data-data yang masih dimiliki oleh staff inventaris juga harus disinkronkan dengan jumlah inventaris yang masih tersisa dalam penyimpanannya. Hal ini dimaksudkan untuk mencegah hilangnya inventaris dalam masa penyimpanan.

4. Kesimpulan

Beberapa proses dari inventaris ini juga sangat krusial dalam menjamin kondisi keuangan restoran. Semuanya juga harus dilakukan dengan keakuratan dengan tingkat yang maksimum. Untuk menjamin data-data agar dapat menjadi lebih akurat, maka pengelola restoran sebaiknya harus menggunakan software, yang dapat mengkalkulasikan data-data inventaris dan mengintegrasikannya dengan fungsi lain agar dapat menjadi lebih efisien karena data-data yang sudah diinputkan akan disimpan dan dianalisis untuk keperluan manajemen inventaris restoran di waktu yang lainnya. Memantau secara keseluruhan proses manajemen inventaris mulai dari perencanaan, eksekusi, dan juga kontrol, akan menjadikan keuangan restoran Anda semakin lebih terjamin tanpa harus mengganggu kualitas dan harga dari hidangan yang sudah ditawarkan.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang proses-proses terpenting dalam menjalankan manajemen inventaris dari jenis usaha restoran. Semoga bisa bermanfaat dalam menambah wawasan Anda sekalian, terimaksih dan salam sukses.

Catatan redaksi: selain membutuhkan software order untuk restoran, restoran memerlukan software accounting. Jika bapak ibu mitra usaha sedang membutuhkan software accounting, SOP sistem manajemen, dan training service excellece, silahkan hubungi kami di 081-252982900 (wa), kami siap membantu anda.

BEBERAPA KELEBIHAN DALAM MENGGUNAKAN SISTEM KASIR YANG SUDAH BERBASIS ANDROID BAGI BISNIS COFFE SHOP MILIK ANDA

Semakin pesatnya kemajuan dunia teknologi saat ini memang sudah tidak bisa disangkal lagi. Dan hal itu sama sekali tidak ada ubahnya seperti pisau yang bermata dua. Di satu sisi lain, hal itu tentunya akan mampu memberikan banyak sekali manfaat dan berbagai kemudahan bagi setiap manusia. Sedangkan dari sisi lainnya, hal ini juga bisa memberikan kerugian bagi si penggunanya sendiri apabila tidak bisa memanfaatkannya dengan cara yang benar.

Kelebihan-Kelebihan Dalam Menggunakan Sistem Aplikasi Kasir Android

Bahkan untuk akhir-akhir ini kemajuan dunia teknologi juga menjadi semakin merambah pada bisnis coffe shop yang sudah mulai meninggalkan jenis sistem kasir yang lebih bersifat konvensional. Dan untuk sekarang ini, sudah sangat banyak diantara bisnis-bisnis cafe tersebut yang mulai beralih untuk menggunakan sistem kasir yang berbasis android sebagai salah satu bentuk sistem kasir andalan terbaru pada jenis bisnis cafe tersebut. Dan memang kenyataannya terdapat beberapa kelebihan-kelebihan dalam menggunakan sistem kasir android yang akan digunakan untuk jenis bisnis coffe shop yang masih belum banyak diketahui oleh para pebisnis cafe.

1. Memiliki manajemen dan pengendalian persediaan yang lebih baik.

Bukan hanya untuk sekedar melayani para pelanggan saja, akan tetapi sistem kasir yang berbasis android ini juga sangat bermanfaat untuk melakukan manajemen dan pengendalian seputar persediaan dari bisnis cafe. Hal ini tentunya juga akan menjadi sangat berguna bagi Anda agar bisa lebih tahu tentang bagaimana status persediaan, stock barang yang masih dimiliki. Sesuatu yang kemudian akan bisa Anda manfaatkan untuk melakukan manajemen dan pengendalian persediaan dengan cara yang juah lebih ringkas dan juga lebih praktis.

2. Laporan semakin lebih terperinci.

Kelebihan selanjutnya yang akan Anda rasakan perbedaannya adalah laporan menjadi lebih terperinci. Hal ini tentunya sangat menguntungkan apabila bisnis Anda menjadi lebih fokus terhadap laporan keuangannya. Hal itu disebabkan karena penggunaan sistem kasir yang berbasis android memiliki laporan keuangan yang jauh lebih terperinci. Sesuatu yang masih bisa Anda manfaatkan untuk mengukur tingkat laba maupun rugi dari bisnis coffe shop milik Anda dengan lebih tersistematis dan juga cukup sempurna.

3. Perbaikan manajemen hubungan pelanggan.

Manfaat lainnya adalah mampu menjadikan hubungan antara coffe shop milik Anda dengan para pelanggan menjadi semakin lebih baik. Hal itu tentunya tidak akan bisa terlepaskan dari kemampuan penggunaan sistem kasir berbasis android yang memungkinkan untuk melakukan manajemen hubungan pelanggan secara lebih baik lagi dari sebelumnya. Akan menjadi sangat tidak mungkin apabila Anda masih mempertahankan untuk menggunakan sistem kasir konvensional.

4. Sebagai salah satu alat marketing yang tepat.

Tidak hanya semata-mata sekedar sebagai sebuah alat untuk mesin kasir saja, namun nyatanya sistem kasir yang sudah berbasis android juga memiliki fungsi lain, yaitu agar bisa dijadikan sebagai salah satu alat marketing. Hal itu tentunya akan semakin menjadikan bisnis coffe shop milik Anda semakin lebih mudah dalam menjaring banyak pelanggan. Yang pada akhirnya akan semakin berdampak lebih baik terhadap pemasukan untuk setiap waktunya.

5. Semakin meningkatkan tingkat akurasi dari pembukuan keuangannya.

Seahli apapun, pastinya setiap manusia tentu saja tidak bisa terlepaskan dari yang namanya kesalahan maupun kekeliruan. Hal inilah yang paling sering dialami ketika Anda lebih memilih untuk menggunakan sistem kasir secara konvensional. Hal ini juga akan sangat berdampak langsung kepada proses pembukuan perusahaan. Kekurangan semacam ini juga bisa langsung tertutupi apabila Anda lebih memilih untuk menggunakan sistem kasir yang berbasis android. Karena sistem android ini dipastikan akan mampu untuk meningkatkan tingkat akurasi dari pembukuan keuangannya.

6. Bermanfaat untuk program loyalitas pelanggan.

Loyalitas juga dianggap sebagai salah satu hal terpenting dalam menjalankan bisnis coffe shop ini. Baik itu untuk mereka yang berstatus sebagai pelanggan maupun bagi para karyawan itu sendiri. Program loyalitas semacam ini apabila diaplikasikan dengan lebih tepat, maka tentunya akan berdampak langsung terhadap bisnis coffe shop milik Anda tersebut.

7. Bisa juga digunakan dengan kartu hadiah.

Pada jaman seperti sekarang ini, uang bukanlah satu-satunya alat yang bisa digunakan untuk membeli sesuatu. Menggunakan kartu hadiahpun seringkali juga sering digunakan oleh para pelanggan untuk mendapatkan barang apapun yang mereka inginkan. Dan jika Anda menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis Android ini, maka tentunya hal semacam ini juga akan menjadi sangat mudah untuk digunakan.

8. Bisnis akan menjadi lebih berkembang dari sebelumnya.

Menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android tentunya akan semakin memudahkan bagi Anda dalam menjalankan bisnis coffe shop dari berbagai aspek yang ada. Sesuatu yang pastinya akan mampu dalam menjadikan bisnis Anda menjadi semakin lebih berkembang dari sebelumnya.

9. Mampu up to date database.

Dengan menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android bagi bisnis Anda tentunya Anda akan menjadi semakin lebih update terhadap berbagai kemajuan teknologi saat ini. Sesuatu yang sangat mustahil untuk bisa dihindari pada masa seperti sekarang ini. Apabila bisnis Anda sudah mampu beradaptasi dengan lebih baik, maka tentunya akan mampu menghasilkan sesuatu yang juga baik bukan!

Nah, itulah sedikit penjelasan tentang apa saja kelebihan-kelebihan dalam menggunakan sistem kasir yang sudah berbasis android bagi bisnis cafe milik Anda seperti yang sudah pernah dijelaskan seperti di atas. Dan tentunya akan semakin menjadikan Anda tidak perlu harus merasa ragu lagi untuk meng upgrade sistem kasir konvensional Anda kepada sistem kasir yang sudah berbasis android. Apalagi dengan berbagai fitur dan kemudahan-kemudahan yang sudah ditawarkannya memiliki nilai tambah yang positif bagi perkembangan bisnis caffe shop milik Anda. Apabila para pembaca sekalian membutuhkan konsultasi seputar manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software, maka para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda dan sampai bertemu pada pembahasan artikel yang selanju

BEBERAPA TUJUAN UTAMA DAN JENIS JENIS PERSEDIAAN PADA PROSES STOK OPNAME BISNIS RESTORAN (KULINER)

Sebagai salah satu bentuk dari aktivitas yang terpenting dalam sebuah bisnis restoran adalah untuk melakukan pengelolaan ketersediaan pasokan persediaan barang-barangnya dari gudang, yang lebih sering dikenal juga dikenal istilah “stock opname”. Proses stock opname sendiri merupakan satu bentuk aktivitas perhitungan kembali jumlah persediaan, kemudian jumlah tersebut akan dicocokkan dengan catatan pembukuan manual/computer perusahaan.

Istilah “stock opname” sendiri berasal dari bahasa Belanda, sementara dalam bahasa Inggris lebih dikenal dengan sebutan “stock taking”. Namun, dalam aktivitas stock opname bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Stock opname seringkali dianggap sebagai beban dan terlalu membuang-buang waktu berharga oleh sebagian besar wirausahawan, karena dapat menyebabkan kesulitan yang mungkin saja bisa terjadi pada saat melakukan pengelolaan persediaan barang-barang tersebut.

Dalam hal pengelolaan sebuah bisnis restoran, maka persediaan barang-barang menjadi lebih bervariatif, yaitu bukan hanya harus berupa barang jadi, namun juga terdapat bahan-bahan baku, setengah jadi dan yang sudah menjadi barang jadi, serta berbagai jenis peralatan lainnya. Salah satu permasalah yang paling banyak dan kemungkinan bisa terjadi dalam hal pengelolaan stok barang, yaitu karena terjadinya permasalahan berupa selisih jumlah persediaan barang antara data-data yang sudah tercatat dengan persediaan yang masih tersedia di gudang.

Nah, jika terjadi suatu selisih tentang jumlah, maka kemungkinan terbesarnya adalah sejumlah transaksi yang masih belum dicatat atau bahkan mungkin bisa lebih buruk lagi, yaitu telah terjadi kehilangan barang di gudang. Untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya selisih dari jumlah barang inilah, maka sebagian besar pebisnis telah menerapkan metode stock opname. Untuk menghitung persediaan barang-barang sangat diperlukan adanya tingkat ketelitian yang sangat tinggi agar bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat dan maksimal.

Stock opname sendiri memiliki beberapa tujuan lainnya, yaitu:

• Untuk membandingkan antara jumlah persediaan barang pada tahun ini dengan tahun sebelumnya, apakah telah mengalami kenaikan atau penurunan, sehingga Anda akan dapat mengetahui perlu/tidaknya untuk melakukan penambahan stok.
• Stock opname dapat memberikan informasi tentang kuantitas persediaan barang yang masih tersedia di gudang.
• Stock opname sendiri juga dapat memberikan informasi tentang bagaimana kondisi baik/buruknya persediaan barang yang masih tersedia di gudang.
• Stock opname juga bisa membantu Anda dalam melakukan evaluasi pada saat ditemukan selisih yang lebih besar, hal ini juga dapat melacak kemungkinan bagi karyawan yang kurang berhati-hati dalam bekerja, sehingga banyak peralatan atau inventaris yang akan rusak, pecah atau hilang.

Jenis-Jenis Persediaan Pada Stock Opname

Sebelum melakukan stock opname, setidaknya Anda harus memahami tentang berbagai macam persediaan berdasarkan dari tujuan, tata cara penyimpanan, serta bagaimana perputarannya.

Berdasarkan dari tujuannya, jenis-jenis persediaan pada sebuah bisnis restoran antara lain adalah sebagai berikut:

1. Persediaan untuk dijual, yaitu berupa persediaan yang untuk pengadaannya di tujukan untuk tujuan dijual kembali kepada para konsumen, seperti contoh persediaan stok makanan, minuman.
2. Persediaan bahan penolong, yaitu berupa persediaan yang untuk proses pengadaannya ditujukan bukan untuk dijual, namun nantinya akan digunakan sebagai satu pelengkap untuk produk yang akan dijual, seperti contoh packaging makanan, sendok, garpu, tisu, dan lain sebagainya.
3. Persediaan yang hanya untuk melakukan proses produksi, maupun untuk tujuan penjualan, dan biasanya akan digunakan oleh pihak internal restoran, seperti contoh minyak goreng, alumunium foil, dan berbagai jenis bahan-bahan makanan/peralatan periodik dan lain sebagainya.

Berdasarkan tata cara penyimpanannya, persediaan pada sebuah bisnis restoran akan dikelompokkan untuk menjadi beberapa macam kelompok, yaitu:

1. Buah-buahan dan sayuran, sebagai satu bahan dasar, sekaligus untuk pelengkap masakan dalam bentuk bahan baku, akan di supply oleh pihak internal dan eksternal lalu disimpan dalam lemari pendingin restoran.
2. Barang chiler,yaitu persediaan bahan makanan yang tidak dalam kondisi yang beku, namun disimpan dalam kondisi yang dingin saja, seperti contoh minuman.
3. Barang frozen,yaitu berupa barang-barang yang menjadi bahan utama dari restoran yang disimpan dalam freezer masih dalam kondisi beku, jenis barang dalam proses, seperti contoh daging.
4. Dessert dan soup, yaitu berupa persediaan dessert dan soup, yang disimpan dalam lemari pendingin, berbentuk seperti barang jadi yang akan langsung disajikan.
5. Barang gudang, yang merupakan barang yang disimpan di gudang, yang terdiri dari bemacam-macam barang jadi, barang dalam proses, dan juga bahan baku yang lebih bersifat sebagai bahan pokok, bahan penolong, dan juga sebagai bahan perawatan atau pemeliharaan.

Berdasarkan dari sisi perputaran siklusnya, persediaan pada sebuah bisnis restoran akan dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, yaitu:

1. Kelompok Fast moving, yang merupakan persediaan barang yang periode permintaannya untuk kebutuhan operasional relatif lebih cepat daripada yang lain, seperti contoh bahan makanan, buku nota, dan lain sebagainya.
2. Kelompok Slow moving, merupakan persediaan barang yang periode permintaannya relatif lebih lambat, dan biasanya permintaan dari pengguna ini lebih dari satu bulan, seperti contohnya peralatan saji, seperti piring, gelas, mangkuk, panci, dan lain sebagainya.

Nah, Setelah mengenal berbagai jenis kelompok persediaan diatas, maka Anda akan semakin dapat mengelompokkan sampai berapa lama daya tahan dari setiap persediaan tersebut, sekaligus akan semakin memahami tentang betapa pentingnya suatu proses dari stock opname ini. Apabila para pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu Anda. Sampai bertemu lagi pada pembahasan artikel yang selanjutnya.

Scroll to top