Tag: Accounting service Makasar

4 TIPS YANG WAJIB SAAT BISNIS ANDA MULAI TUMBUH BERKEMBANG

Sebuah bisnis dengan strategi jitu dalam perjalanannya pasti akan mengalami perkembangan. Strategi jitu adalah strategi yang dibuat berdasarkan riste atau pengamatan kondisi disekitar bisnis. Hal apa yang perlu dimanfaatkan sebagai peluang, dan hal apa yang perlu dihindari karena akan menjadi ancaman. Meski begitu, setiap bisnis yang tumbuh akan menghadapi berbagai peluang dan masalah yang menuntut solusi. Solusi setiap tahun bisa saja berbeda, solusi terbaik tahun lalu bisa saja tidak akan bisa mengatasi masalah ditahun ini. Mengenali dan mengatasi masalah umum yang terkait dengan pertumbuhan sangat penting jika bisnis anda ingin terus tumbuh dan berkembang. Yang terpenting, Anda perlu memastikan bahwa langkah-langkah yang anda ambil hari ini tidak menciptakan masalah tambahan untuk masa depan. Kepemimpinan yang efektif akan membantu anda memanfaatkan peluang sebaik mungkin, menciptakan pertumbuhan berkelanjutan untuk masa depan. Pada kesempatan kali ini, kami tim GroEdu International Consultant (Lembaga Training & Konsultan serta implementor software accounting yang sudah dipercaya diberbagai kota besar diantaranya Surabaya, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogjakarta, Denpasar, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Makassar, dan kota besar lainnya) akan membagikan tips atau kiat yang dapat anda lakukan agar bisnis anda terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan apa yang anda inginkan.

Mengikuti Perkembangan Pasar
Riset pasar bukanlah sesuatu yang hanya anda lakukan sekali seumur bisnis anda. Perlu anda ketahui bahwa lingkungan dan kondisi bisnis terus berubah, jadi riset pasar anda pun juga harus berkembang menyesuaikannya. Jika tidak, akan berisiko bagi anda karena anda masih menggunakan hasil riset anda terdahulu atau riset yang sudah ketinggalan jaman. Besar kemungkinan beberapa pelanggan loyal anda anda beralih ke pesaing lain dengan layanan yang lebih baik dan sesuai dengan kondisi pelanggan anda.

Perencanaan Ke Depan
Rencana yang masuk akal untuk anda setahun yang lalu belum tentu tepat untuk anda di tahun ini. Kondisi pasar terus berubah, jadi anda perlu meninjau kembali dan memperbarui rencana bisnis anda secara teratur. Ketika bisnis anda tumbuh, strategi anda pun perlu berkembang agar sesuai dengan keadaan anda yang berubah. Misalnya, fokus anda cenderung berubah dari memenangkan pelanggan baru ke membangun hubungan yang menguntungkan dan memaksimalkan pertumbuhan dengan pelanggan yang sudah ada. Hubungan bisnis yang ada seringkali memiliki potensi keuntungan yang lebih besar dan juga dapat memberikan arus kas yang andal. Hubungan yang lebih baru dapat meningkatkan turnover, tetapi margin keuntungan mungkin lebih rendah, yang mungkin tidak berkelanjutan. Berhati-hatilah, tanyakan pada diri anda apakah ide-ide baru yang sesuai dengan kekuatan dan visi keseluruhan anda tentang ke mana arah bisnis ini. Ingatlah bahwa setiap perkembangan baru membawa serta risiko yang berubah. Sebaiknya secara teratur meninjau risiko yang anda hadapi dan mengembangkan rencana darurat.

Arus Kas Dan Manajemen Keuangan
Kontrol arus kas yang baik, akan sangat penting untuk bisnis anda, tak terkecuali bisnis apapun itu. Untuk bisnis yang sedang tumbuh, ini adalah elemen penting. Kendala uang tunai dapat menjadi faktor terbesar yang membatasi pertumbuhan bisnis anda dan akhirnya berakibat fatal. Menggunakan sebaik-baiknya keuangan anda harus menjadi elemen kunci dalam perencanaan bisnis dan menilai peluang baru. Dengan sumber daya yang terbatas, anda mungkin perlu melewatkan peluang yang menjanjikan jika mengejar peluang itu akan berarti membuat bisnis inti anda kekurangan dana penting. Setiap elemen modal kerja harus dikontrol dengan hati-hati untuk memaksimalkan arus kas bebas anda. Manajemen kredit yang efektif dan kontrol yang ketat atas hutang yang terlambat sangat penting. Anda mungkin juga ingin mempertimbangkan meningkatkan pembiayaan terhadap hutang dagang. Perencanaan ke depan akan membantu anda mengantisipasi kebutuhan pembiayaan anda dan mengatur pendanaan yang sesuai.

Sistem Yang Tepat
Semua bisnis pasti mengandalkan informasi dalam jumlah besar, seperti catatan keuangan, interaksi dengan pelanggan dan kontak bisnis lainnya, detail karyawan, persyaratan peraturan, dan sebagainya. Semua ini tidak akan berjalan efektif tanpa adanya sistem yang tepat. Tanggung jawab dan tugas dapat didelegasikan ketika bisnis anda tumbuh, tetapi tanpa sistem informasi manajemen yang solid anda tidak dapat mengelola secara efektif. Semakin besar bisnis anda tumbuh, semakin sulit untuk memastikan bahwa informasi dibagikan dan berbagai fungsi bekerja sama secara efektif. Menempatkan infrastruktur yang tepat di tempat adalah bagian penting untuk membantu bisnis anda tumbuh.

Demikian artikel ini dari kami. Terimakasih karena sudah berkunjung ke website kami dan semoga bermanfaat. Apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan membutuhkan bimbingan dalam membuat bisnis plan, atau bimbingan membangun sebuah bisnis startup, membuat desain sistem manajemen perusahaan + plus software accounting, serta training-training implementasi SOP. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi nomor whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu.

PENGERTIAN AKUNTANSI (ACCOUNTING)

Pada kesempatan ini kami software accounting surabaya untuk kota Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Denpasar, Palembang, Medan, Makassar, Banjarmasin, Balik papan, serta Samarinda mengulas pengertian accounting.
Pengertian Akuntansi adalah sebagai berikut :
Akuntansi adalah sebagai suatu seni dalam mencatat, menggolongkan, mengikhtisarkan serta menafsirkan transaksi-transaksi finansial yang dilakukan oleh perusahaan.

Akuntansi dapat dikatakan memberikan suatu informasi yang berkaitan dengan milik dan hak milik, dan untuk menunjukan bagaimana milik dan hak-haknya dipengaruhi oleh kegiatan perusahaan.

Manfaat Akuntansi sebagai berikut :
Akuntansi dapat memberikan informasi kepada pemilik perusahaan tentang kondisi keuangan perusahaan, sehingga dapat diketahui apakah operasional perusahaan untung atau rugi.
Akuntansi dapat memberikan informasi kepada calon investor tentang kondisi keuangan perusahaan sehingga dapat memutuskan akan melakukan investasi atau tidak.
Akuntansi dapat memberikan informasi kepada petugas pajak tentang laporan keuangan perusahaan, sehingga dapat diketahui kebenaran laporan pajak perusahaan.
Akuntansi dapat memberikan informasi kepada manajemen perusahan tentang laporan keuangan perusahaan, sehingga manajemen dapat memutuskan langkah yang tepat untuk kemajuan perusahaan.

Baca juga : Beberapa tahapan-tahapan tercepat dalam menghitung nilai dari laba bersih usaha anda

Jenis-Jenis Laporan Akuntansi antara lain :
Laporan Neraca
Laporan Neraca akan memberikan informasi tentang harta yang dimiliki oleh Perusahaan, Utang yang menjadi tanggungan perusahaan dan modal yang dimiliki perusahaan.
Laporan Laba Rugi
Laporan Laba Rugi akan memberikan informasi atas operasional perusahaan apakah mengalami keuntungan atau kerugian.
Laporan Perubahan Modal
Laporan Perubahan Modal akan memberikan informasi tentang perubahan modal perusahaan dalam periode tertentu dan memberikan informasi penyebab terjadinya perubahan modal.
Laporan Arus Kas
Laporan Arus Kas akan memberikan informasi tentang keuangan perusahaan serta kemampuan perusahaan untuk menghasilkan kas dimasa yang akan datang.
Tugas Accounting
Accounting memiliki beragam tugas yang sangat penting, berikut adalah tugas utama accounting :
 Membuat laporan keuangan perusahaan
 Membuat laporan perpajakan perusahaan
 Mengatur administrasi keuangan perusahaan
 Memproses pembayaran gaji bagi karyawan

Itulah penjelasan singkat tentang accounting semoga anda paham dan semoga bermanfaat. Apabila pembaca membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai artikel di atas dan membutuhkan pembimbingan mengenai accounting, software accounting dan SOP mengenai accounting, silahkan hubungi kami di 081-252982900. Kami siap membantu anda. Terima kasih.

APA ITU MANAJEMEN KEUANGAN?

Pada kesempatan ini software accounting surabaya untuk kota Surabaya, Malang, Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Palembang, Medan, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Samarinda, Makassar dan Bali sedang mengulas artikel mengenai manajemen keuangan.

Pengertian Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan merupakan semua aktivitas perusahaan yang berkaitan dengan bagaimana cara memperoleh pendanaan modal kerja, menggunakan atau mengalokasikan dana, dan mengelola aset yang dimiliki untuk mencapai tujuan utama perusahaan.

Tujuan Manajemen Keuangan
Tujuan utama Manajemen Keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai yang dimiliki perusahaan atau memberikan nilai tambah terhadap asset yang dimiliki oleh pemegang saham.

Ruang Lingkup Manajemen Keuangan
Ruang Lingkup Manajemen Keuangan terdiri dari:
Keputusan Pendanaan, meliputi kebijakan manajemen dalam pencarian dana perusahaan, misalnya kebijakan menerbitkan sejumlah obligasi dan kebijakan hutang jangka pendek dan panjang perusahaan yang bersumber dari internal maupun eksternal perusahaan.
Keputusan Investasi, Kebijakan penanaman modal perusahaan kepada aktiva tetap atau Fixed Assets seperti gedung, tanah, dan peralatan atau mesin, maupun aktiva finansial berupa surat-surat berharga misalnya saham dan obligasi atau aktivitas untuk menginvestasikan dana pada berbagai aktiva.
Keputusan Pengelolaan Aset, Kebijakan pengelolaan aset yang dimiliki secara efisien untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut.
5 Fungsi Manajemen Keuangan
Manajemen keuangan memiliki peran yang sangat penting dalam suatu perusahaan atau bisnis usaha. Berikut 5 fungsi manajemen keuangan :

1. Perencanaan Keuangan
Perencanaan keuangan dalam perusahaan meliputi perencanaan arus kas dan rugi laba. Perencanaan keuangan sangat penting dilakukan agar dapat mengetahui hal apa saja yang harus dipersiapkan oleh perusahaan agar terhindar dari kerugian.
2. Perencanaan Anggaran
Perencanaan anggaran meliputi perencanaan mendapatkan uang dari sumber tertentu dan penggunaan atau pengalokasian dana tersebut. Pengalokasian dana perlu dilakukan secara optimal.
Manajer keuangan dapat memangkas kegiatan-kegiatan yang tidak menguntungkan perusahaan, dan dana tersebut dapat dialokasikan untuk kegiatan yang dapat memaksimalkan keuntungan perusahaan.
Dengan begitu, maka anggaran perusahaan dapat lebih efisien dan memaksimalkan dana yang dimiliki.
Selain itu, dengan perencanaan anggaran yang tepat, perusahaan tersebut dapat memperkirakan keuntungan ataupun kerugian yang akan dihadapi.

3. Pengendalian Keuangan
Setelah mengimplementasikan perencanaan keuangan yang telah dibuat, maka perlu dilakukan evaluasi untuk mengontrol keuangan.
Dengan melakukan pengontrolan, maka perusahaan dapat mengetahui hal-hal keliru yang terjadi pada penggunaan anggaran.
Jika ada beberapa hal yang kurang sesuai dengan rencana awal maka perusahaan dapat menggunakan data tersebut untuk dijadikan acuan dalam melaksanakan kegiatan selanjutnya.
Misalnya, dengan melakukan perbaikan. Sehingga, perusahaan dapat kembali berjalan sesuai dengan rencana yang telah dibuat.

Baca Juga : Cara mengelola utang usaha agar kondisi keuangan stabil

4. Pemeriksaan Keuangan
Pemeriksaan keuangan adalah salah satu fungsi yang penting dalam manajemen keuangan.
Pemeriksaan keuangan berguna untuk mengetahui apakah penggunaan keuangan dalam perusahaan tersebut sudah sesuai dengan kaidah standar akuntansi keuangan. Pemeriksaan keuangan juga berguna untuk memastikan agar tidak terjadi penyimpangan.
5. Pelaporan keuangan
Manajer keuangan perlu melakukan upaya pelaporan anggaran secara tepat dan benar. Setiap tahunnya manajer akan menyediakan laporan informasi tentang keuangan perusahaan. Manajer keuangan sangat dibutuhkan untuk masalah keuangan sebuah perusahaan.

Semoga artikel di atas bermanfaat bagi pembaca, apabila pembaca membutuhkan kerapian sistem manajemen keuangan dan membutuhkan software accounting, silahkan hubungi kami di 081-252982900. Kami siap membantu anda.

MENGETAHUI DEFINISI GAAP DAN 10 PRINSIP DIDALAMNYA

Bertemu kembali dengan kami tim GroEdu (Lembaga Konsultan Bisnis yang sudah dipercaya diberbagai kota besar diantaranya Surabaya, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogjakarta, Denpasar, Palembang, Banjarmasin, Palangkaraya, Balikpapan, Makassar, dan kota besar lainnya). Pada kesempatan kali ini, kami akan menulis artikel tentang pengertian dari Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).

GAAP adalah singkatan dari Generally Accepted Accounting Principles. GAAP merupakan standart umum yang sudah dikembangkan selama bertahun-tahun dan telah dipercaya oleh banyak perusahaan untuk melakukan berbagai aktivitas akuntansi perusahaan, seperti mengatur keuangan perusahaan dengan membuat berbagai laporan yang sudah standart. Tujuan laporan yang sudah standart ini adalah untuk memastikan pelaporan keuangan yang transparan serta konsisten dari berbagai perusahaan, sehingga memudahkan bagi para pembaca untuk memahami laporan tersebut. Selain itu, untuk membuat keputusan yang tepat, perlu memiliki laporan keuangan yang konsisten dan yang dapat dibandingkan dengan laporan keuangan perusahaan lain. Ini lebih mungkin terjadi ketika ada aturan umum untuk pelaporan keuangan. Ketika laporan keuangan didistribusikan oleh bisnis atau organisasi lain, aturan umum yang harus diikuti dikenal sebagai prinsip akuntansi yang diterima secara umum atau GAAP. Dan berikut 10 prinsip yang diterapkan dalam GAAP.

Historical Cost Principle
Prinsip biaya historis mengharuskan perusahaan untuk mencatat pembelian barang, jasa, atau aset modal dengan harga yang mereka bayar untuk itu.

Revenue Recognition Principle
Prinsip Pengakuan Pendapatan mengharuskan perusahaan untuk mencatat pendapatan saat diterima, bukan pada saat dikumpulkan. Dasar akuntansi akrual ini memberikan gambaran yang lebih akurat tentang peristiwa keuangan selama periode tersebut.

Matching Principle
Prinsip kesesuaian menyatakan bahwa semua pengeluaran harus dicocokkan dan dicatat dengan pendapatan mereka masing-masing pada periode terjadinya dan bukan pada saat dibayar. Prinsip ini bekerja dengan prinsip pengakuan pendapatan yang memastikan semua pendapatan dan pengeluaran dicatat berdasarkan basis akrual.

Full Disclosure Principle
Prinsip Pengungkapan Penuh mensyaratkan bahwa pengetahuan apa pun yang secara material akan memengaruhi keputusan pengguna laporan keuangan tentang perusahaan harus diungkapkan dalam catatan kaki laporan keuangan. Hal ini mencegah perusahaan menyembunyikan fakta material tentang praktik akuntansi atau kemungkinan yang diketahui di masa depan.

Cost Benefit Principle
Prinsip Manfaat Biaya akan membatasi jumlah penelitian yang diperlukan dan waktu untuk mencatat atau melaporkan informasi keuangan jika biayanya melebihi manfaatnya. Jadi, jika merekam peristiwa tidak penting akan menelan biaya sejumlah besar uang bagi perusahaan, itu harus dilupakan.

Conservatism Principle
Prinsip Konservatisme akan mencegah akuntan dari terlalu mengestimasi pendapatan masa depan dan meremehkan pengeluaran masa depan yang dapat menyesatkan pengguna laporan keuangan.

Objectivity Principle
Prinsip Objektivitas mendorong agar laporan keuangan, catatan akuntansi, dan informasi keuangan secara keseluruhan harus independen dan bebas dari bias. Laporan keuangan dimaksudkan untuk menyampaikan posisi keuangan perusahaan dan tidak untuk membujuk pengguna akhir untuk mengambil tindakan tertentu.

Consistency Principle
Prinsip Konsistensi mengharuskan agar semua prinsip dan asumsi akuntansi harus diterapkan secara konsisten dari satu periode ke periode berikutnya. Ini memastikan bahwa laporan keuangan dapat dibandingkan antara periode dan sepanjang sejarah perusahaan.

Accrual Principle
Prinsip Akrual mengharuskan untuk mencatat transaksi akuntansi dalam periode di mana mereka benar-benar terjadi, bukan pada periode di mana arus kas terkait dengan mereka terjadi. Prinsip akrual adalah persyaratan mendasar dari semua kerangka kerja akuntansi.

Baca juga : Hal-hal Terpenting Yang Harus Anda Perhatikan Dalam Perputaran Siklus Jenis Perusahaan Distributor

Economic Entity Principle
Prinsip Entitas Ekonomi merupakan prinsip akuntansi yang menyatakan bahwa keuangan entitas bisnis harus dipisahkan dari pemilik, mitra, pemegang saham, atau bisnis terkait.

Demikian artikel dari kami. Terimakasih sudah berkunjung ke website kami dan semoga membawa manfaat. Jika anda memerlukan info lebih detil tentang artikel diatas, Aplikasi software accounting, Hak akses Fitur Software accounting, Internal Audit & Fraud detection, Analisis Laporan Keuangan, Training Software accounting, Penyusunan Budgeting per Departemen, bisa langsung menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda.

Scroll to top