Tag: info software accounting distributor

PERLUNYA PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI SOFTWARE AKUNTING OLEH KONSULTAN

Mengapa hal ini penting? Dalam setiap perusahaan memiliki manajemen masing-masing. Sedangkan pemilik bisnis seringkali tidak mengetahui kebutuhan yang sesungguhnya dalam manajemen mereka. Mereka lebih suka menggunakan programer yang custome dari pada menggunakan software jadi yang sudah teruji dipakai banyak perusahaan. Oleh sebab itu banyak kejadian bahwa implementasi software seringkali gagal karena tidak adanya pengetahuan yang mendalam mengenai integrasi antara manajemen dan sistem software.
Jadi apa yang mesti dilakukan? Dibawah ini adalah urutan bagaimana melakukan implementasi software yang perlu didampingi oleh konsultan.

Rangkaian dalam mengimplementasikan software yang pertama kali mesti dilakukan adalah analisa proses bisnis di perusahaan. Apabila proses bisnis simple tidak perlu membuat program software baru yang dibuat oleh programer. Belilah program yang sudah jadi untuk diimplementasikan di perusahaan.
Keberhasilan implementasi program software tergantung dari pengetahuan bisnis owner. Jika bisnis owner tidak menguasai mengenai masalah akunting, maka mintalah konsultan yang mendampingi hal ini. Misalnya mulai setting data base pelanggan, item produk, data base supplier serta lainnya. Ini butuh pengetahuan khusus. Jika ini sudah diketahui dan ada bisnis proses masih bisa diakali dan jumlahnya tak banyak mestinya implementasi software yang sudah jadi bisa berjalan dengan baik.
Mulailah invetasikan dana anda untuk pencatatan terintegrasi anda supaya semua transaksi di perusahaan bisa berjalan dengan baik. Nah, untuk informasi lebih lanjut mengenai hal ini, silahkan hubungi kami di https://wa.me/6281252982900. Kami siap mendampingi anda.

SEBAB TERJADINYA PERBEDAAN BIAYA DALAM COST CONTROL

Sistem Cost Control/kontrol biaya merupakan bagian integral dari keseluruhan sistem pendukung keputusan organisasi. Sistem kontrol biaya berfokus pada informasi intra-organisasi dan berisi komponen pendeteksi, penilai, efektif, dan jaringan. Relatif terhadap sistem manajemen biaya, sistem kontrol biaya menyediakan informasi untuk perencanaan dan untuk menentukan efisiensi kegiatan saat mereka sedang direncanakan dan setelah mereka dilakukan. Pengendalian biaya adalah proses berkelanjutan yang membutuhkan dukungan dari semua karyawan setiap saat. Kontrol adalah bagian dari siklus manajemen yang dimulai dengan perencanaan. Tanpa terlebih dahulu menyiapkan rencana untuk organisasi, kontrol tidak dapat dicapai karena tidak ada target dan sasaran operasional yang telah ditetapkan. Fase perencanaan menetapkan target kinerja yang menjadi input ke fase kontrol.
Kontrol mensyaratkan adanya seperangkat harapan. Dengan demikian, pengendalian biaya dilakukan pertama kali ketika anggaran disiapkan. Namun, anggaran tidak dapat disiapkan tanpa pemahaman tentang alasan yang mendasari perubahan biaya periode, dan pengendalian biaya tidak dapat dicapai tanpa memahami dan sering kali biaya mungkin berbeda dari jumlah yang dianggarkan. Perbedaan itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah :

Perubahan Biaya Karena Perilaku Biaya
Biaya dapat berubah dari periode sebelumnya atau berbeda dari ekspektasi anggaran karena berbagai alasan. Beberapa biaya berubah karena perilaku yang mendasarinya. Total variabel atau biaya campuran meningkat atau menurun dengan, masing-masing, peningkatan atau penurunan aktivitas. Jika aktivitas aktual periode saat ini berbeda dari periode sebelumnya atau tingkat aktivitas yang dianggarkan, total variabel aktual atau biaya campuran akan berbeda dari periode sebelumnya atau dari anggaran. Anggaran yang fleksibel dapat mengompensasi perbedaan tersebut dengan menyediakan biaya yang diharapkan di setiap tingkat kegiatan. Dengan menggunakan anggaran yang fleksibel, manajer kemudian dapat membuat perbandingan biaya anggaran dengan biaya aktual untuk menentukan apakah biaya dikontrol dengan benar. Selain reaksi dari biaya variabel dan campuran terhadap perubahan kegiatan, faktor-faktor lain seperti inflasi / deflasi, penyesuaian biaya pemasok / pemasok, dan jumlah yang dibeli dapat menyebabkan biaya berbeda dari periode sebelumnya atau anggaran. Dalam mempertimbangkan faktor-faktor ini, ingatlah bahwa harga eksternal menjadi biaya internal ketika barang atau jasa diperoleh.

Baca juga : SOLUSI MENGUBAH PEMBUKUAN METODE PENCATATAN AKUNTANSI BERBASIS KAS (CASH BASIC) KE SISTEM SOFTWARE ACCOUNTING YANG TERSISTEMASTIS

Perubahan Biaya Karena Inflasi / Deflasi
Fluktuasi nilai uang disebut perubahan tingkat harga umum. Ketika tingkat harga umum berubah, harga barang dan jasa juga berubah. Jika semua faktor lain konstan, perubahan tingkat harga umum memengaruhi hampir semua harga kurang lebih sama dan dalam arah yang sama. Indeks inflasi berdasarkan industri atau komoditas dapat diperiksa untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat tentang efek inflasi terhadap harga input tertentu.

Perubahan Biaya Karena Penyesuaian Biaya Pasokan / Pemasok
Hubungan antara ketersediaan barang atau jasa dan permintaan untuk barang tersebut mempengaruhi harga jualnya. Jika persediaan rendah tetapi permintaan tinggi, harga jual barang meningkat. Harga yang lebih tinggi seringkali merangsang produksi yang lebih besar, yang, pada gilirannya, meningkatkan pasokan. Sebaliknya, jika permintaan turun tetapi penawaran tetap konstan, harga jatuh. Penurunan harga ini akan memotivasi produksi yang lebih rendah, yang menurunkan pasokan. Oleh karena itu, harga secara konsisten dan sirkuler dipengaruhi oleh hubungan penawaran dan permintaan. Perubahan harga yang dihasilkan dari penyebab independen adalah perubahan tingkat harga tertentu, dan ini dapat bergerak ke arah yang sama atau berlawanan sebagai perubahan tingkat harga umum.

Perubahan Biaya Karena Kuantitas Produk
Perusahaan biasanya diberikan diskon jumlah, hingga tingkat maksimum, ketika mereka melakukan pembelian dalam jumlah besar. Oleh karena itu, biaya per unit dapat berubah karena jumlah yang dibeli berbeda dari periode sebelumnya atau yang diproyeksikan. Keterlibatan dalam pengaturan pembelian kelompok dapat membuat diskon kuantitas lebih mudah diperoleh.

Demikian artikel cost control kali ini, jika pembaca membutuhkan informasi lebih detil tentang artikrl diatas, ingin berkonsultasi terkait cost control bisnis anda, atau membutuhkan accounting software untuk mempermudah bisnis anda. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung menghubungi kami melalui nomor whatsapp 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami konsultan software accounting Surabaya siap membantu anda. Sekian dari kami, terimakasih dan semoga bermanfaat.

3 MASALAH UMUM DALAM PEMBUKUAN ONLINE

Di era serba digital seperti saat ini pembukuan online adalah pilihan bagus dalam pengelolaan sebuah bisnis. Sebenarnya pembukuan online sama seperti pembukuan tradisional. Ini adalah proses memelihara catatan keuangan anda. Tetapi dengan sistem online, semua pekerjaan dapat dilakukan di satu tempat virtual, menjadikannya lebih nyaman dan memungkinkan anda mengambil keuntungan dari keahlian yang tidak ditemukan di tempat bisnis anda. Meski begitu pembukuan online bukannya tanpa kesalahan. Pada kesempatan kali ini, kami tim GroEdu (Lembaga Konsultan Software Accounting Surabaya) akan membahas beberapa hal kesalahan umum pembukuan online dan bagaimana menghindarinya.

Waktu Onboarding yang Berlebihan
Perusahaan pembukuan online biasa menghadapi salah satu tantangan ketika anda sebagai klien baru mereka. Ini karena ada banyak hal yang perlu dilakukan dalam waktu singkat termasuk pengaturan perangkat lunak, pelatihan proses, dan banyak lagi. Jika perusahaan tidak memiliki sistem onboarding yang kuat di tempat, itu bisa memakan waktu lebih lama dari yang direncanakan dan yang dapat menghasilkan kesalahan. Ikutilah rencana, pilih perusahaan yang baik, dan anda akan baik-baik saja.

Kesalahan Komunikasi
Saat anda menggunakan perusahaan pembukuan online, Anda mungkin perlu mengubah cara anda berkomunikasi. Jika anda terbiasa dengan pertemuan langsung di mana anda dapat berjalan menuju aula untuk penyelesaian, itu tidak akan mungkin terjadi. Semua komunikasi dilakukan melalui email, telepon, atau rapat virtual. Kami menyarankan rapat virtual sehingga sebanyak mungkin komunikasi dapat dilakukan. Ingat, bahasa tubuh penting untuk komunikasi yang baik, dan anda tidak bisa mendapatkannya melalui email. Jika akuntan virtual baru anda hanya berkomunikasi melalui email, anda mungkin terbuka untuk beberapa kesalahan di kemudian hari.

Ekspektasi Pembukuan Online
Bergantung pada apa yang anda lakukan sebagai bisnis, mungkin ada beberapa hal yang tidak dapat diselesaikan oleh tim pembukuan online anda. Jika anda menurunkan semuanya ke mereka, sangat memungkinkan akan terjadinya eror di sepanjang jalan. Misalnya, jika anda membeli persediaan, jika tim virtual anda tidak dapat melakukan penghitungan persediaan tersebut. Anda mungkin perlu meminta staf anda yang ada untuk membantu di area tertentu.

Meskipun ada kemungkinan untuk beberapa kesalahan, menggunakan perusahaan pembukuan online akan menghemat waktu, energi, dan stres anda. Anda juga akan memiliki proses dan pelaporan yang lebih baik, dengan asumsi anda memilih perusahaan yang tepat.

Baca juga : SOLUSI MENGUBAH PEMBUKUAN METODE PENCATATAN AKUNTANSI BERBASIS KAS (CASH BASIC) KE SISTEM SOFTWARE ACCOUNTING YANG TERSISTEMASTIS

Demikian artikel ini, terimakasih dan semoga bermanfaat. Apabila membutuhkan informasi lebih lengkap tentang artikel di atas, software akuntansi, software payroll atau cost management. Silahkan hubungi kami melalui email groedu@gmail.com, atau langsung hubungi whatsapp kami 0812-5298-2900 dan 0813-3309-9915. Kami siap membantu.

KONDISI KEUANGAN YANG MENGANCAM KELANGSUNGAN USAHA

Pada Kesempatan kali ini Konsultan Manajemen bisnis Surabaya, Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Denpasar, Banjarmasin, Balikpapan, Palembang, Medan dan Makassar akan berbagi Informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan yang mengancam kelangsungan hidup perusahaan.
Berikut dibawah ini 12 kondisi keuangan yang harus segera dibenahi
1. Saldo piutang dagang semakin besar
Risiko penjualan kredit lebih besar dari pada penjualan tunai. Penjualan kredit memiliki risiko tidak tertagih. Semakin besar nilai piutang dagang, semakin besar risiko piutang dagang tidak tertagih dan akhirnya akan menjadi beban. Jika hal ini terus terjadi nilai piutang yang tidak tertagih akan mengurangi keuntungan perusahaan.

2. Saldo piutang dagang yang menurun
Dalam hal ini penurunan piutang dagang bukan disebabkan karena pelunasan pembelian kredit konsumen. Penurunan piutang yang perlu diwaspadai yakni penurunan yang disebabkan karena penurunan penjualan kredit. Jika pada kondisi normal perusahaan mampu melakukan penjualan sekian kali dalam satu bulan, tetapi pada kondisi yang mengancam keberlangsungan ditandai dengan penjualan yang terus menerus menurun.

3. Saldo Persediaan barang semakin besar
Salah satu indikasi bahwa penjualan tidak lancar yakni jumlah persediaan barang yang tidak (lambat) berkurang. Persediaan yang tersimpan di gudang dalam jumlah besar akan menyebabkan bertambahnya beban penyimpanan, beban aset yang menganggur, dan belum lagi beban penurunan nilai persediaan yang disebabkan oleh depresiasi dan kerusakan fisik persediaan.

4. Investasi yang tidak menguntungkan
Perusahaan perlu menyediakan aktiva seperti bangunan, mesin, peralatan, perlengkapan, kendaraan dll untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. Akan tetapi jika aktiva tersebut tidak digunakan secara optimal maka akan membuat aset menganggur-tidak digunakan tetapi nilainya terus menurun.

5. Pengembalian ekuitas rendah
Tidak selamanya investasi selalu menguntungkan khususnya investasi ke perusahaan lain (misalnya dengan cara membeli saham, surat berharga). Diawali dengan keinginan perusahaan mendapatkan keuntungan dari kelebihan saldo kas yang tidak digunakan. Jika perusahaan tujuan investasi kinerjanya tidak terlalu profit malah menyebabkan nilai pengembalian investasi yang kecil, pada akhirnya akan membuat investor tidak untung dan merugi.

6. Penjualan menurun
Penjualan yang menurun akan membuat penurunan kas perusahaan. Jika masalah ini tidak segera diatasi lambat tapi pasti perusahaan akan mengalami gangguan stabilitas keuangan.
7. Pada tingkat penjualan yang sama, keuntungan menurun
Masalah ini yang lebih parah dari pada masalah nomor 6 diatas, mengapa kami sebut demikian. Karena pada kondisi ini perusahaan terpaksa melakukan jual rugi. Dari pada persediaan tidak terjual dan akan menambah beban persediaan dikemudian hari karena potensi keusangan dan kerusakan, maka perusahaan terpaksa menjual dengan potongan harga. Akibatnya keuntungan menurun meski nilai penjualan besar.

8. Pengeluaran semakin bertambah
Berdasarkan pada prinsip akuntansi penandingan antara biaya dan manfaat (matching concept). Jika perusahaan dihadapkan pada kondisi beban-beban yang semakin meningkat dan tidak dapat diimbangi dengan pendapatan. Maka perusahaan harus tetap bertahan dalam persaingan, jika tidak akan tersisihkan.

9. Beban pengiriman meningkat
Beban pengiriman bagi sebagian industri merupakan komponen dari harga pokok penjualan. Jika beban ini meningkat signifikan, maka harga jual juga akan mengalami peningkatan signifikan. Seandainya kondisi ini terjadi pada konsumen yang sangat sensitif terhadap harga, perusahaan harus menetapkan strategi untuk dapat memgatasi kondisi ini.

10. Beban salah satu (Setiap) departemen meningkat
Pada perusahaan industri, output dari departemen satu akan menjadi input departemen lain. Seandainya biaya dari departemen / proses sebelumnya meningkat maka departemen selanjutnya harus menyesuaikan perubahan tersebut. Penyesuaian tidak mesti soal biaya, bisa berupa strategi lainnya.

11. Beban bunga meningkat
Utang kepada bank merupakan cara mendapatkan dana yang paling mudah. Kemudahan itu jika tidak diimbangi dengan peningkatan kinerja akan menjadi boomerang sendiri bagi perusahaan. Beban bunga yang semakin meningkat akan menghalangi perusahaan dalam melakukan ekspansi.

12. Saldo kas semakin berkurang
Kondisi ini yang sering terjadi penjualan meningkat, tetapi kas semakin berkurang. Terus berkurangnya kas disebabkan oleh pengeluaran perusahaan yang tidak dapat dihentikan. Beban bulanan akan terus mengurangi saldo kas. Jika realisasi piutang tidak dilakukan segera akan berakibat buruk bagi kelangsungan hidup (Going Concern) perusahaan.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai keuangan. Apabila pembaca ingin memahami lebih dalam masalah keuangan, membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) perusahaan dan butuh Accounting Software pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 (Owner) / 081-8521172 (Office). Kami siap membantu anda.

Scroll to top