Tag: kontak software accounting trading

KONDISI KEUANGAN YANG MENGANCAM KELANGSUNGAN USAHA

Pada Kesempatan kali ini Konsultan Manajemen bisnis Surabaya, Jakarta, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Denpasar, Banjarmasin, Balikpapan, Palembang, Medan dan Makassar akan berbagi Informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan yang mengancam kelangsungan hidup perusahaan.
Berikut dibawah ini 12 kondisi keuangan yang harus segera dibenahi
1. Saldo piutang dagang semakin besar
Risiko penjualan kredit lebih besar dari pada penjualan tunai. Penjualan kredit memiliki risiko tidak tertagih. Semakin besar nilai piutang dagang, semakin besar risiko piutang dagang tidak tertagih dan akhirnya akan menjadi beban. Jika hal ini terus terjadi nilai piutang yang tidak tertagih akan mengurangi keuntungan perusahaan.

2. Saldo piutang dagang yang menurun
Dalam hal ini penurunan piutang dagang bukan disebabkan karena pelunasan pembelian kredit konsumen. Penurunan piutang yang perlu diwaspadai yakni penurunan yang disebabkan karena penurunan penjualan kredit. Jika pada kondisi normal perusahaan mampu melakukan penjualan sekian kali dalam satu bulan, tetapi pada kondisi yang mengancam keberlangsungan ditandai dengan penjualan yang terus menerus menurun.

3. Saldo Persediaan barang semakin besar
Salah satu indikasi bahwa penjualan tidak lancar yakni jumlah persediaan barang yang tidak (lambat) berkurang. Persediaan yang tersimpan di gudang dalam jumlah besar akan menyebabkan bertambahnya beban penyimpanan, beban aset yang menganggur, dan belum lagi beban penurunan nilai persediaan yang disebabkan oleh depresiasi dan kerusakan fisik persediaan.

4. Investasi yang tidak menguntungkan
Perusahaan perlu menyediakan aktiva seperti bangunan, mesin, peralatan, perlengkapan, kendaraan dll untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan. Akan tetapi jika aktiva tersebut tidak digunakan secara optimal maka akan membuat aset menganggur-tidak digunakan tetapi nilainya terus menurun.

5. Pengembalian ekuitas rendah
Tidak selamanya investasi selalu menguntungkan khususnya investasi ke perusahaan lain (misalnya dengan cara membeli saham, surat berharga). Diawali dengan keinginan perusahaan mendapatkan keuntungan dari kelebihan saldo kas yang tidak digunakan. Jika perusahaan tujuan investasi kinerjanya tidak terlalu profit malah menyebabkan nilai pengembalian investasi yang kecil, pada akhirnya akan membuat investor tidak untung dan merugi.

6. Penjualan menurun
Penjualan yang menurun akan membuat penurunan kas perusahaan. Jika masalah ini tidak segera diatasi lambat tapi pasti perusahaan akan mengalami gangguan stabilitas keuangan.
7. Pada tingkat penjualan yang sama, keuntungan menurun
Masalah ini yang lebih parah dari pada masalah nomor 6 diatas, mengapa kami sebut demikian. Karena pada kondisi ini perusahaan terpaksa melakukan jual rugi. Dari pada persediaan tidak terjual dan akan menambah beban persediaan dikemudian hari karena potensi keusangan dan kerusakan, maka perusahaan terpaksa menjual dengan potongan harga. Akibatnya keuntungan menurun meski nilai penjualan besar.

8. Pengeluaran semakin bertambah
Berdasarkan pada prinsip akuntansi penandingan antara biaya dan manfaat (matching concept). Jika perusahaan dihadapkan pada kondisi beban-beban yang semakin meningkat dan tidak dapat diimbangi dengan pendapatan. Maka perusahaan harus tetap bertahan dalam persaingan, jika tidak akan tersisihkan.

9. Beban pengiriman meningkat
Beban pengiriman bagi sebagian industri merupakan komponen dari harga pokok penjualan. Jika beban ini meningkat signifikan, maka harga jual juga akan mengalami peningkatan signifikan. Seandainya kondisi ini terjadi pada konsumen yang sangat sensitif terhadap harga, perusahaan harus menetapkan strategi untuk dapat memgatasi kondisi ini.

10. Beban salah satu (Setiap) departemen meningkat
Pada perusahaan industri, output dari departemen satu akan menjadi input departemen lain. Seandainya biaya dari departemen / proses sebelumnya meningkat maka departemen selanjutnya harus menyesuaikan perubahan tersebut. Penyesuaian tidak mesti soal biaya, bisa berupa strategi lainnya.

11. Beban bunga meningkat
Utang kepada bank merupakan cara mendapatkan dana yang paling mudah. Kemudahan itu jika tidak diimbangi dengan peningkatan kinerja akan menjadi boomerang sendiri bagi perusahaan. Beban bunga yang semakin meningkat akan menghalangi perusahaan dalam melakukan ekspansi.

12. Saldo kas semakin berkurang
Kondisi ini yang sering terjadi penjualan meningkat, tetapi kas semakin berkurang. Terus berkurangnya kas disebabkan oleh pengeluaran perusahaan yang tidak dapat dihentikan. Beban bulanan akan terus mengurangi saldo kas. Jika realisasi piutang tidak dilakukan segera akan berakibat buruk bagi kelangsungan hidup (Going Concern) perusahaan.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai keuangan. Apabila pembaca ingin memahami lebih dalam masalah keuangan, membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) perusahaan dan butuh Accounting Software pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 (Owner) / 081-8521172 (Office). Kami siap membantu anda.

SOFTWARE AKUNTANSI DAN MANFAATNYA, PERLUKAH DICERMATI?

Kini sebagian besar kegiatan operasional manajemen telah digantikan oleh sistem yang terkomputerisasi dan sebagian besar sudah berbasis cloud. Akuntan dari Usaha Kecil Menengah (UKM) tentunya akan mendapatkan benefit dari software akuntansi.
Dengan menerapkan software akuntansi, anda para pembaca dapat mengerjakan aktivitas akuntansi UKM anda dengan cepat dan tepat serta akan membantu anda mencapai visi dan misi perusahaan UKM anda. Disebabkan karena sebagian besar software akuntansi telah berbasis cloud, user bahkan tidak perlu khawatir untuk melakukan update dan pemeliharaan. Semua perubahan yang telah dilakukan pada perangkat lunak akuntansi juga akan diperbaharui secara otomatis dan real time.
Pilihlah software akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan anda. Maka, sebelum memilih dan membeli software akuntansi anda terlebih dahulu harus mengetahui modul-modul dan fungsi-fungsi yang ada ditawarkan oleh vendor software akuntansi.

Berikut dibawah ini manfaat-manfaat secara umum :
Pengerjaan lebih efektif
Dengan menggunakan aplikasi akuntansi, setiap pencatatan transaksi bisnis UKM milik anda akan dapat diproses dengan cepat. Melakukan input data pembelian dan penjualan sesuai dengan format yang telah diatur akan membuat mudah pekerjaan akuntan.
Selain itu masalah-masalah yang dihadapi dapat diselesaikan dengan lebih, misal seperti melacak faktur, entri jurnal penyesuaian, dan membuat revisi kesalahan pencatatan. Transaksi dengan Bank juga dapat dilakukan dengan lebih baik karena telah terintegrasi secara online dengan layanan perbankan.

Tampilan yang sederhana
Sebagian besar vendor aplikasi akuntansi merancang dan mendesain tampilan akuntansi sesederhana mungkin agar mudah dipahami dan dimengerti. Dengan tampilan yang lebih sederhana, pengguna tidak perlu lagi repot-repot dalam melakukan berbagai konfigurasi dan setting seperti pengaturan form faktur, entri jurnal, dsb.
Kemudahan yang ditawarkan oleh vendor aplikasi akuntansi akan membuat pekerjaan pembukuan perusahaan menjadi lebih cepat dan efisien. Pencatatan transaksi lebih mudah dilakukan.

Pengelolaan biaya
Beberapa vendor menawarkan aplikasi akuntansi yang mampu untuk mengelola biaya-biaya. Anda bisa mengatur biaya-biaya yang terjadi sehingga akan menjadikan lebih mudah untuk dilacak dan diketahui kontribusinya melalui perhitungan persentase pada tiap kategori biaya.
Pembaca juga dapat melacak jumlah-jumlah biaya yang belum dibayar berdasarkan pada status yang nampak pada interface aplikasi akuntansi. Anda juga disediakan modul yang berfungsi untuk mengatur penjadwalan transaksi pembayaran yang dilakukan secara berulang ke vendor.

Melindungi stok
Pembaca tidak perlu lagi pusing-pusing dalam mengatur semua persediaan yang tersimpan di dalam gudang atau tempat penyimpanan barang dagang milik anda. Dengan menggunakan software akuntansi, semua persediaan yang tercatat akan dikelola secara detail dan rapi.
Persediaan akan selalu diperbaharui dan terkalkulasi dengan otomatis seketika anda memasukan data pembelian, sehingga setiap waktu anda bisa melihat jumlah persediaan per item. Tentunya hal ini bisa membuat penyesuaian persediaan akhir dengan hasil persediaan opname anda. Anda juga bisa melihat barang-barang persediaan yang sering laku hingga yang tidak pernah laku.

Pembuatan laporan keuangan secara otomatis
Anda tidak perlu lagi melakukan pengelolaan dan perancangan laporan keuangan, mulai dari laporan keuangan seperti neraca, laba rugi, secara manual karena dengan menggunakan software akuntansi semuanya bisa dilakukan secara otomatis.
Setiap transaksi yang telah dilakukan entri secara otomatis akan membuat menjadi laporan keuangan. Anda juga dapat melihat hasil rekonsiliasi bank pada catatan anda, serta dapat melihat catatan kas di tabungan bank yang terdaftar tanpa harus membuat secara manual kembali.

Terintegrasi dengan kasir
Sebagian besar aplikasi software akuntansi kini sudah terintegrasi dengan beberapa aplikasi kasir (POS) yang ada. Ini tentunya akan membuat anda mendapatkan informasi terkait dengan laporan keuangan lebih tepat seperti pemasukan dari penjualan. Dengan sistem realtime, setiap waktu anda bisa melihat laporan pemasukan di aplikasi akuntansi anda dengan menggunakan ponsel.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai software akuntansi dan manfaatnya. Apabila pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) manajemen perusahaan dan butuh Accounting Software pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu
Sampai bertemu di pembahasan artikel selanjutnya.

AKUNTANSI PENJUALAN

Pendapatan Penjualan adalah pemasukan kotor dari keuntungan ekonomi. Penjualan dihasilkan melalui kegiatan bisnis. Pendapatan yang dihasilkan melalui kegiatan yang bukan bagian dari operasi bisnis inti bisnis tidak diklasifikasikan sebagai pendapatan penjualan tetapi diklasifikasikan sebagai keuntungan. Misalnya, pendapatan penjualan bisnis yang tujuan utamanya adalah menjual biskuit adalah pendapatan yang dihasilkan dari penjualan biskuit. Jika bisnis menjual salah satu mesin pabriknya, pendapatan dari transaksi akan diklasifikasikan sebagai keuntungan daripada pendapatan penjualan.

Di dalam Akuntansi, penjualan mengacu pada pendapatan yang diperoleh ketika perusahaan menjual barang, produk, barang dagangan, dll. (Jika perusahaan menjual salah satu aset tidak lancar yang digunakan dalam bisnisnya, jumlah yang diterima tidak dicatat dalam akun Penjualannya. )

Jumlah yang dicatat pada saat transaksi penjualan juga dikenal sebagai penjualan kotor karena mungkin ada pengurangan berikutnya untuk pengembalian penjualan, tunjangan penjualan, dan diskon pembayaran awal. (Penjualan kotor dikurangi pengurangan ini menghasilkan jumlah penjualan bersih.)

Berdasarkan metode dan prinsip akuntansi barang yang dijual secara kredit dilaporkan sebagai penjualan (pendapatan) ketika barang telah ditransfer ke pembeli. Biasanya ini terjadi sebelum penjual menerima pembayaran dari pembeli. Penjualan secara kredit dicatat dengan debit ke Piutang Usaha dan kredit ke Penjualan.

Lalu bagaimana proses akuntansi penjualan ?

Penjualan merupakan ujung tombak dari bisnis apa pun. Setiap operasi dalam bisnis bekerja menuju tujuan meningkatkan penjualan dan menghasilkan laba. Departemen akuntansi mencatat transaksi keuangan perusahaan, menjumlahkan penjualan dan pengeluaran perusahaan dan menghitung laba bersih perusahaan. Perusahaan terlibat dalam berbagai bentuk transaksi penjualan dan mencatat setiap formulir dengan menggunakan metode akuntansi yang berbeda.

Penjualan Kredit

Banyak perusahaan menggunakan kebijakan penjualan kredit dengan pelanggan mereka. Perusahaan-perusahaan ini memberikan kredit kepada pelanggan mereka, memungkinkan pelanggan mereka untuk membeli barang atau jasa dan membayar pembelian di lain waktu.

Sebagian besar perusahaan menggunakan jurnal penjualan untuk mencatat penjualan kredit. Jurnal penjualan menggunakan kolom nomor tunggal untuk setiap transaksi. Setiap transaksi mencantumkan tanggal terjadinya transaksi dan nama pelanggan di sebelah kiri kolom nomor. Perusahaan mencatat jumlah penjualan di kolom angka. Nomor yang tercantum menunjukkan peningkatan “Piutang Usaha” dan peningkatan “Penjualan.”

Penjualan tunai

Hampir semua perusahaan mencatat penjualan mereka dengan metode penjualan tunai. Perusahaan-perusahaan ini mengumpulkan uang tunai dari pelanggan mereka pada saat transaksi. Sebagian besar perusahaan menggunakan jurnal penerimaan kas untuk mencatat penjualan ini. Jurnal penerimaan kas menggunakan kolom nomor tunggal untuk setiap transaksi. Setiap transaksi mencantumkan tanggal terjadinya transaksi dan deskripsi di sebelah kiri kolom nomor. Perusahaan mencatat jumlah penjualan di kolom angka. Angka yang tercantum menunjukkan peningkatan “Uang Tunai” dan peningkatan “Penjualan.”

Penjualan Angsuran

Beberapa perusahaan mengizinkan pelanggan mereka untuk membeli produk atau layanan dan melakukan pembayaran angsuran hingga tagihan dibayarkan. Perusahaan mencatat transaksi ini dalam jurnal umum. Perusahaan mencatat peningkatan “Piutang Usaha” dan peningkatan “Penjualan” pada saat penjualan terjadi.

Pada akhir periode, perusahaan mencatat penyesuaian untuk menunda laba kotor yang diakui sebagai hasil penjualan. Laba kotor yang belum direalisasi sama dengan saldo piutang akhir dari persentase laba kotor.

Pelaporan
Perusahaan melaporkan semua pendapatan penjualan, mengurangi semua biaya dan menghitung laba bersih pada laporan laba rugi. Perusahaan menambahkan penjualan kredit dan penjualan tunai yang dilaporkan. Perusahaan juga menambahkan pendapatan yang diakui pada tahun berjalan untuk penjualan angsuran.

Pendapatan penjualan dapat timbul dari sumber-sumber berikut:

 Penjualan barang
 Penyediaan layanan
 Pendapatan dari penggunaan aset entitas oleh pihak ketiga seperti bunga, royalti, dan dividen.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, itulah sedikit penjelasan mengenai akuntansi penjualan. Apabila pembaca membutuhkan konsultasi manajemen, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan butuh Accounting Software pembaca dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-252-982900 / 081-8521172. Kami siap membantu

Sampai bertemu di pembahasan artikel selanjutnya.

PERTIMBANGAN PENGUSAHA UKM/UMKM DALAM MEMILIH SOFTWARE KEUANGAN YANG COCOK BAGI BISNIS MEREKA

Sebagai seorang pengusaha, terlebih lagi apabila bisnis Anda adalah termasuk kedalam bisnis berskala UKM/startup maka, keputusan untuk menggunakan software keuangan bisa jadi menyebabkan dilema tersendiri. Mengapa demikian? karena biasanya bisnis yang masih berskala UKM memiliki jumlah anggaran yang masih sangat terbatas, yang mana si pengusaha tersebut harus lebih cerdas dan memiliki ketrampilan tersediri dalam hal mengalokasikan modalnya yang masih serba terbatas tersebut. Dan apabila sejak dari awal sudah salah dalam memperhitungkan untuk pengeluaran anggaran, maka akan mengakibatkan semakin terhambatnya jalannya usahanya tersebut.

Jika memilih untuk menggunakan software keuangan memang bisa dikatakan belum terlalu bisa terlihat hasilnya dalam waktu dekat, karena penggunaan software merupakan sebuah investasi yang lebih bersifat untuk jangka panjang, maka sudah akan mulai terlihat manfaatnya ketika pertumbuhan bisnis sudah mulai berkembang pesat. Apabila pengusaha tidak jeli dalam memilih software keuangan, maka usaha mereka untuk berinvestasi akan menjadi semakin sia-sia karena dana yang sudah terlanjur dikeluarkan tidak akan membuahkan hasil apapun bagi usahanya.

Cara terbaik untuk menentukan software keuangan yang paling cocok dan sesuai untuk jenis usaha Anda adalah dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut ini:

1. Otomatis Laporan yang Siap Saji.

Anda tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu untuk menghitung secara manual. Dengan jalan menggunakan software keuangan, maka Anda hanya perlu untuk menginput data dan semua laporan yang Anda butuhkan akan otomatis terbuat dan tersaji, dan juga dapat dilihat kapan saja dan dimana saja Anda inginkan. Sehingga akan semakin menghemat banyak sekali waktu Anda yang begitu berharga dan tentunya juga mengurangi resiko terjadinya kesalahan dalam hal input dan hasil laporan yang dihasilkan akan menjadi jauh lebih akurat daripada Anda yang menghitung secara manual.

2. Software Keuangan yang Selalu UpToDate dan Mampu Menyesuaikan Dengan Usaha Anda.

Meskipun jenis usaha yang sedan Anda jalankan adalah masih berskala jenis usaha kecil atau menengah, namun tidak menutup kemungkinan akan mengalami perkembangan yang pesat dikemudian hari. Seiring dengan perkembangan usaha tersebut, maka dibutuhkan pula software keuangan yang mampu dalam mengakomodir berbagai kebutuhan usaha yang sudah semakin berkembang tersebut. Jangan membeli software yang tidak mampu dalam memenuhi berbagai kebutuhan dari usaha Anda karena hanya tergiur dengan harga yang begitu miring. Menggunakan software keuangan yang bisa terus dikembangkan merupakan sebuah investasi yang sangat berharga.

3. Memiliki Tampilan yang User friendly (Mudah Digunakan).

Tidak semua pengusaha memahami ilmu akuntansi. Namun menggunakan software keuangan yang hanya bisa dipahami oleh orang-orang tertentu saja dalam bidang usaha Anda, maka tentunya akan sangat merepotkan Anda selaku owner sebenarnya. Pastikan juga untuk menggunakan software yang benar-benar user friendly, sehingga bagi mereka yang masih terlalu awam terhadap bidang akuntansi masih tetap bisa untuk menggunakannya.

4. Menggunakan Teknologi Cloud Untuk Menyimpan Data-Data Keuangan.

Sebagai pengusaha di era yang sudah serba digital ini, Anda tidak perlu berada pada posisi on site selamanya untuk dapat memantau perkembangan bisnis. Dengan adanya teknologi cloud accounting, semakin memungkinkan bagi Anda dalam memantau jalannya usaha dan laporan keuangan bisnis Anda kapanpun dan dimanapun Anda berada selama masih terkoneksi dengan internet. Software keuangan yang semakin memudahkan Anda dalam membuat laporan keuangan serta menyediakan media penyimpanan data pada cloud yang lebih aman akan semakin meminimalkan terjadinya kehilangan dan penyalahgunaan data-data pada bisnis Anda.

5. Layanan After Sales Service & Support yang Cepat dan Serba Tanggap.

Dukungan secara teknis dan support dalam hal ini masih diperlukan sebagai layanan purna jual (after sales) yang sangat dibutuhkan oleh para pengguna software yang merasa kesulitan atau mengalami permasalahan dengan program (software) yang mereka gunakan. Pastikan untuk memilih software provider yang memberikan akses komunikasi yang lebih luas dengan user misalnya melalui telpon, email, chat untuk membantu seperti apapun permasalahan yang Anda hadapi agar dapat dengan cepat sesegera mungkin untuk ditangani. Dengan adanya layanan after sales service dan tenaga support yang baik dan professional, maka akan sangat membantu Anda dalam hal berbagai permasalahan menjalankan software pada operasinal usaha Anda.

Dengan adanya software keuangan yang lebih tepat, maka akan sangat membantu Anda dalam mendapatkan laporan keuangan yang akurat dan cepat, sehingga Anda dapat mengambil keputusan dengan cepat dan tepat untuk usaha Anda dimasa mendatang.

Apabila membutuhkan software HRD, Payroll dan Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

 

Scroll to top