Tag: Penyusun SOP Finance & accounting Bandung

TRANSAKSI-TRANSAKSI YANG DIKLASIFIKASIKAN DALAM AKUN-AKUN INVESTASI JANGKA PENDEK DALAM PEMERIKSAAN INVESTASI JANGKA PENDEK

Pada Kesempatan kali ini praktisi software accounting akan membahas artikel tentang bagaimana pemeriksaan Investasi untuk waktu jangka pendek (Temporary Investment). Tujuannya adalah agar perusahaan mampu melakukan investasi jangka pendek seperti halnya membeli saham, obligasi, surat-surat berharga lainnya, karena ingin mendapatkan bunga/deviden/keuntungan dari kas perusahaan yang sama sekali tidak terpakai.

Pada artikel kali ini akan disajikan penjelasan tentang bagaimana prosedur pemeriksaan dalam investasi untuk jangka pendek. Namun, sebelum membahas yang lebih jauh ke prosedur tersebut, terlebih dahulu kami akan menjelaskan tentang bermacam-macam transaksi yang sudah diklasifikasikan kepada akun-akun Investasi untuk jangka pendek.

1. Tabungan Bank.

Bank sebenarnya juga dapat diklasifikasikan antara akun kas dengan Investasi jangka pendek. Perbedaan antara Bank yang masuk ke dalam kelompok kas dan Bank yang masuk ke dalam kelompok Investasi jangka pendek adalah waktu penggunaan uang yang tersimpan di dalam bank tersebut. Jika perusahaan (klien) menyimpan uangnya  di Bank dengan tujuan hanya untuk disimpan dan tidak digunakan sebagai media transaksi untuk jangka waktu tertentu, maka lebih tepatnya akan diklasifikasikan kepada akun investasi jangka pendek. Namun jika perusahaan (klien) menggunakan Bank tersebut sebagai media transaksi, maka penerimaan dan pengeluaran kas selain dari kas tunai yang tersimpan pada kas lecil, maka semestinya diklasifikasikan kepada kelompok akun kas.

2. Deposito.

Tabungan dan deposito bagi perusahaan fungsinya hampir sama, yaitu untuk menyimpan uang. Perbedaannya adalah uang yag tersimpan di dalam deposito tidak dapat diambil sewaktu-waktu kita membutuhkannya seperti tabungan.

3. Saham.

Kas yang sama sekali tidak digunakan oleh perusahaan untuk segala macam jenis kegiatan operasional yang dapat digunakan dalam membeli saham dengan tujuan untuk mencari keuntungan (Gain). Pembelian saham dengan tujuan untuk mencari keuntungan sangat jauh berbeda dengan membeli saham dengan tujuan untuk berinvestasi. Membeli saham untuk tujuan mendapatkan selisih lebih yang dinamakan dengan usaha trading, sementara dalam membeli saham untuk tujuan memiliki perusahan dinamakan dengan sebuah investasi.

4. Obligasi Pemerintah.

Obligasi pemerintah (Goverment Bond) merupakan surat-surat hutang yang telah diterbitkan/dikeluarkan oleh pihak pemerintah. Investasi ini memiliki jatuh tempo waktu maksimal adalah 12 bulan.

5. Reksa Dana Campuran.

Merupakan bentuk investasi yang terdiri dari berbagai macam jenis komposisi instrumen pasar. Komposisinya yang terdiri dari 1 sampai 79% saham, obligasi dan juga pasar uang.

6. Reksa Dana Saham.

Reksa dana saham merupakan jenis reksa dana yang berfungsi sebagai dukungan untuk pertumbuhan jangka panjang bagi para pemegang unitnya.

7. Saham Perusahaan.

Saham merupakan satu instrumen keuangan yang lebih mengarah kepada bagian kepemilikan perusahaan. Dengan cara membeli saham dari sebuah perusahaan, dan itu artinya si pembeli akan menjadi bagian dari pemilik perusahaan.

8. Derivative, Future, dan Forex.

Derivatie merupakan sebuah kontrak atau perjanjian untuk penukaran pembayaran yang nilainya diturunkan atau yang berasal dari produk yang sudah menjadi dasar “acuan pokok” atau disebut juga produk turunan. Perjanjian itu berisikan bahwa pada waktu tertentu pihak yang ingin melakukan perjanjian bersedia untuk menukarkan uangnya.

Itulah sedikit penjelasan tentang bermacam-macam transaksi untuk waktu jangka pendek. Sebuah transaksi jangka pendek juga sebenarnya dapat berawal dari transaksi untuk waktu jangka panjang. Berubahnya akun investasi jangka panjang yang menjadi investasi jangka pnedek disebabkan karena waktu jatuh tempo investasi jangka panjangnya telah mendekati waktu jatuh tempo yang kurang dari 12 bulan.

Beberapa macam temuan yang mungkin saja akan didapatkan oleh auditor pada saat akan melakukan pemeriksan lapangan yaitu:

1. Kesalahan yang bisa dilakukan oleh staff perusahaan (klien) dalam menetapkan pisah batas transaksi investasi jangka panjangnya.
2. Kesalahan yang kemungkinan dilakukan oleh staff perusahaan (klien) dalam hal mengklasifikasikan atau mengelompokan transaksi-transaksi investasi waktu jangka pendek.
3. Kesalahan yang dilakukan oleh staff perusahaan (klien) dalam hal mencatat penyesuaian pendapatan bunga pada setiap akhir peridoe akuntasi.
4. Kesalahan yang dilakukan oleh staff perusahaan (klien) dalam hal mencatat konversi dari obligasi ke saham.

Tinggi atau rendahnya potensi yang terjadinya dalam salah saji material sangat dipengaruhi oleh keandalan dan efektifitas dari sistem pengendalian internal (SPI) perusahaan. Jadi semakin baik tata kelola perusahaannya, maka akan menjadi semakin jauh pula dari terjadinya kesalahan-kesalahan yang merugikan bagi perusahaan. Setelah menjelaskan secara panjang lebar pemeriksaan investasi untuk waktu jangka pendek, maka tentunya memilki tujuan. Tujuan dari dilakukanya pemeriksaan investasi untuk waktu jangka pendek ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk membuktikan bahwa investasi yang telah disajikan pada Neraca memang benar-benar ada (Eksistence) dan sudah dimiliki oleh seseorang (Ownership).
2. Meyakinkan bahwa pendapatan yang sudah dilaporkan oleh perusahan (klien) memang sudah tepat.
3. Meyakinkan bahwa laporan keuangan yang akan disajikan memang sudah cukup jelas.
4. Memperoleh keyakinan bahwa investasi yang tersajikan sudah wajar sesuai dengan Prinsip akuntansi yang selama ini sudah digunakan oleh Indonesia (PSAK IFRS dan PSAK ETAP).
5. Memperoleh bukti-bukti bahwa saldo investasi yang telah dicantumkan di Neraca merupakan milik perusahaan (klien).
6. Memperoleh bukti bahwa penyajian dan pengungkapan saldo Investasi untuk waktu jangka pendek di Neraca adalah sebagai bukti pencatatannya yang lebih lengkap.

Terima kasih telah berkunjung ke website kami, dan itulah sedikit penjelasan tentang bagaimana tatacara untuk pemeriksaan investasi jangka pendek. Apabila pembaca ingin secara lebih jauh dalam memahami secara lebih mendalam tentang bagaimana cara dalam memeriksa investasi jangka pendek, membutuhkan konsultasi seputar manajemen perusahaan, membutuhkan pembenahan Standar Operational Procedure (SOP) dan membutuhkan Accounting Software, maka para pembaca sekalian dapat menghubungi groedu@gmail.com atau kontak  081-252-982900/081-8521172. Kami siap membantu Anda dan sampai bertemu pada pembahasan artikel selanjutnya.

PENGENDALIAN PENGELUARAN PERUSAHAAN DENGAN MEMANFAATKAN FASILITAS SOFTWARE ACCOUNTING

Perkembangan sebuah usaha untuk saat ini, baik dilihat dari sisi ruang lingkup maupun dari segi ukurannya yang semakin lebih mengarah kepada tingkat kompleks dan lebih meluasnya berbagai kegiatan dari usaha. Hal inilah yang menyebabkan pihak manajemen untuk tidak lagi bisa secara langsung turun tangan untuk mengendalikan berbagai kegiatan operasional perusahaan yang bertambah semakin kompleks tersebut.

Agar tetap bisa mengendalikan berbagai kegiatan perusahaan dengan lebih efektif, maka pihak manajemen harus lebih banyak untuk mengandalkan terhadap berbagai jenis pelaporan dan analisisnya.

Dan tentu saja hal-hal seperti ini bukannya tanpa mengandung resiko yang bisa jadi diakibatkan karena adanya kesalahan-kesalahan (errors) dan ketidakberesan (irregularities) yang mungkin saja akan terjadi dalam proses penyajian dari berbagai jenis laporan dan analisis keuangan perusahaan tersebut.

Dalam upaya untuk mengurangi berbagai resiko tersebut diatas, maka sebagai solusinya manajemen membutuhkan adanya alat pengendalian yang berupa pengendalian internal. Sebuah pengendalian internal yang mampu memfollow up segala urusan admisnistrasi dengan lebih cepat dan mampu dalam memberikan perlindungan terhadap berbagai kelemahan-kelemahan manusia (human errors) dan untuk mengurangi kemungkinan-kemungkinan terjadinya kesalahan-kesalahan dan dari ketidak beresan dalam penyajian berbagai jenis laporan dan analisis keuangan.

Hal itu sangat dimungkinkan karena dengan adanya fungsi pemeriksaan (check) dan peninjauan ulang (review) yang telah melekat terhadap pengendalian internal yang cukup memadai. Dengan menerapkan sistem pengendalian internal yang cukup memadai, maka diharapkan untuk selanjutnya akan mampu dalam dihasilkan laporan-laporan dan analisis-analisis yang bisa menjadi lebih diandalkan dalam hal pengambilan keputusan-keputusan strategi bisnis untuk kedepannya.

Pengendalian terhadap pengeluaran dalam sebuah perusahaan memang sangat penting karena adanya kontrol keuangan seperti ini berkaitan langsung dengan perencanaan berbagai kegiatan dimasa mendatang. Kontrol terhadap pengeluaran seperti ini juga berhubungan erat dengan keuntungan yang hendak ingin dicapai oleh setiap perusahaan terhadap produksi – produksi yang telah dipasarkan.

Kontrol keuangan seperti ini dapat dilakukan dengan cara membuat daftar pengeluaran perusahaan yang kemudian akan dituangkan ke dalam laporan keuangan perusahaan. Dengan adanya kontrol terhadap pengeluaran seperti ini, maka perusahaan akan mampu menentukan tentang tindakan-tidakan apa saja yang harus dilakukan terkait dengan perbandingan terhadap pengeluaran dan keuntungan. Selain itu dengan adanya kontrol terhadap keuangan seperti ini maka sebuah perusahaan akan mampu untuk lebih meminimalkan resiko terjadinya kerugian total terhadap bisnis.

Karena semakin berkembangnya dunia teknologi, terutama yang berhubungan dengan dunia program/software akuntansi saat ini dapat dengan mudah untuk membantu sebuah perusahaan dalam melakukan proses monitoring dan controlling terhadap berbagai pengeluaran perusahaan, sehingga akan dapat memberikan banyak sekali bantuan dalam hal pengambilan keputusan terhadap pihak manajemen perusahaan, apakah perusahaan ini telah mendapatkan target laba sesuai dengan yang diharapkan atau malah semakin merugi karena terlalu banyaknya pengeluaran dan biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan yang tidak ter-controlling dengan lebih baik.

Jika sebuah perusahaan yang telah menggunakan suatu program/software akuntansi, maka akan dapat mengatur berbagai jenis pengeluaran dan akan dapat tercatat terhadap data-data program tersebut dan juga akan langsung tersajikan dalam berbagai bentuk laporan yang lebih sesuai, sehingga akan dapat menghemat banyak sekali waktu serta dapat lebih memudahkan suatu perusahaan dalam mengatur apapun seputar pengeluaran serta pendapatannya.

Secara garis besar, tugas-tugas yang mampu dilakukan oleh program akuntansi adalah sebagai berikut:

1. Pengumpulan Data.

Proses ini diawali dengan cara menarik atau menangkap data-data perusahaan ke dalam sistem, kemudian dicatat, dan dikelompokkan berdasarkan setiap masing-masing kategori.

2. Memproses Data.

Tahapan selanjutnya adalah untuk pemrosesan data, data akan divalidasi, bisa juga dialih mediakan dan selanjutnya data tersebut akan terlebih dahulu disortir. Jika data termasuk kuantitatif maka selanjutnya penghitungan bisa langsung dilakukan.

3. Manajemen Data

Dalam manajemen data, terdapat berbagai macam aktivitas seperti halnya penyimpanan ke dalam arsip maupun untuk database, penyesuaian data dan retrif atau berupa pengambilan data kembali untuk diproses ulang agar bisa menjadi sebuah informasi.

4. Pengendalian dan Pengamanan Data-Data Perusahaan.

Tahap ini berfungsi untuk melindungi dan menjamin keamanan serta keakuratan dari suatu data karena dalam pemrosesan data yang seringkali terjadi kesalahan, hilang dan juga pencurian data-data penting perusahaan.

5. Pengadaan Informasi.

Merupakan penyampaian terhadap informasi atau berupa laporan yang cukup mudah untuk dipahami melalui jaringan komunikasi terhadap para penggunanya.
Apabila pembaca sekalian membutuhkan software Accounting, serta software HRD dan Payroll silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

FUNGSI-FUNGSI DAN PERANAN PENTING BIDANG AKUNTANSI KEUANGAN DALAM DUNIA BISNIS YANG SESUNGGUHNYA

Pada masa yang sudah semakin serba modern seperti saat ini, yang mana telah memasuki era globalisasi yang menjadikan perkembangan dari dunia bisnis, khususnya di Negara Indonesia yang sudah semakin pesat. Dengan begitu pesatnya perkembangan pada dunia bisnis yang menjadikan berbagai macam cabang-cabang ilmu lain yang memainkan perananannya masing-masing.

Akuntansi dan berbagai macam peranannya dalam dunia bisnis saat ini, mungkin masih banyak yang belum mengetahui bahwa akuntansi yang memang berperan sangat penting dalam sektor dunia bisnis. Seperti halnya, pada perekonomian yang berhubungan erat dengan sektor manajemen keuangan perusahaan, maka setiap pengambilan keputusan yang nantinya akan dilakukan harus benar-benar sesuai dan berdasarkan berbagai informasi dalam akuntansi tersebut.

Bagaimana peran bidang akuntasi yang sesungguhnya dalam dunia bisnis?

Dari berbagai jawaban yang seringkali dijumpai adalah bahwa sebenarnya akuntansi akan mampu dalam memberikan berbagai informasi dan jawaban yang berhubungan langsung dengan berbagai kegiatan keuangan bisnis yang mana informasi tersebut tentunya akan digunakan untuk pengambilan keputusan managerial perusahaan untuk selanjutnya.

Manfaat akuntansi pada dunia bisnis tidak sebatas hanya dalam hal itu saja, namun juga mampu memberikan informasi yang lebih akurat untuk semua pihak yang berkepentingan terhadap perusahaan, baik itu merupakan pihak internal maupun eksternal perusahaan yang mana informasi tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai alat penilaian terhadap bagaimana performa dari perusahaan tersebut dalam menjalankan bisnisnya.

Oleh karena itu, peranan akuntansi sebenarnya sangat penting dalam dunia bisnis, karena akuntansi menyediakan berbagai informasi yang berhubungan langsung dengan berbagai kegiatan perekonomian perusahaan yang dilakukan. Dari berbagi laporan-laporan keuangan tersebut, maka informasi bisnis yang dilakukan akan dikomunikasikan terhadap pihak-pihak yang lebih berkepentingan dalam manajemen dari bisnis tersebut.

Secara umum, terdapat beberapa fungsi-fungsi penting dari akuntansi yang jauh lebih spesifik dalam dunia bisnis, yaitu:

1. Akuntansi digunakan sebagai salah satu alat pengontrol dan pengendali keuangan pada sebuah perusahaan. Semua kegiatan yang berhubungan dengan perekonomian perusahaan dalam menjalankan sebuah bisnis, pengendalian dan pengontrolan keuangan menjadi satu hal yang sangat penting untuk dilakukan karena akan menentukan perkembangan dari bisnis tersebut untuk kedepannya.

Dengan informasi yang valid dari laporan akuntansi keuangan perusahaan tersebut, maka perusahaan akan mengetahui bagaimana tentang seluk-beluk dari pengelolaan dana yang selama ini telah dilakukan oleh perusahaan, berapa besar laba yang telah didapatkan dari bisnis yang telah dilakukan, serta berapa persisnya total kerugian yang telah didapat dan kerugian seperti apa sajakah yang selama ini telah terjadi pada perusahaan.

2. Akuntansi juga berfungsi sebagai alat evaluasi yang akan dilakukan oleh perusahaan. Dari berbagai laporan-laporan akuntansi yang telah dibuat oleh perusahaan, maka tentu saja laporan-laporan tersebut akan menunjukan tentang bagaimana kondisi keuangan perusahaan yang sesungguhnya. Dari laporan inilah, maka pimpinan perusahaan akan melakukan evaluasi dan penilaian kinerja bisnis yang selama ini telah dilakukan dan untuk mengidentifikasikan tentang berbagai permasalahan keuangan yang ada pada perusahaan tersebut.

3. Peran selanjutnya dari akuntansi bisnis juga untuk membuat perencanaan bisnis yang nantinya ingin bisa dicapai pada masa mendatang dengan cara melihat hasil dari proses evaluasi bisnis yang sebelumnya telah dilakukan oleh perusahaan.

Sistem Informasi Akuntansi, atau yang lebih dikenal dengan sebutan SIA, memiliki peranan yang begitu besar pada internal perusahaan dalam menjalankan perputaran proses bisnisnya. SIA berperan aktif dalam mengumpulkan dan menyimpan segala macam aktivitas perekonomian bisnis, terutamanya adalah segala aktivitas transaksi yang selama ini telah dilakukan, selanjutnya SIA akan memproses data-data aktivitas transaksi tersebut untuk menjadi sebuah informasi yang dapat digunakan dalam proses pengambilan keputusan dan pengontrolan terhadap berbagai macam asset yang dimiliki oleh sebuah perusahaan agar pelaku bisnis tersebut dapat menerapkan strategi dan menetapkan keputusan bisnis yang lebih tepat agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan dengan lebih baik dan optimal.

Kemampuan dalam menjalankan bisnis namun tanpa diikuti dengan penerapan SIA yang lebih tepat maka akan menyebabkan terjadinya permasalahan sewaktu-waktu seiring dengan perkembangan bisnis yang dijalankan perusahaan.

Sistem Informasi Akuntansi bisa dikatakan dapat berjalan dengan baik jika didalamnya terdapat sistem pengendalian internal yang cukup efektif. Suatu keberhasilan yang telah dihasilkan oleh SIA dapat diukur dan ditentukan oleh seberapa baiknya kualitas dari berbagai informasi yang diberikan. Untuk itulah maka diperlukan adanya sistem yang lebih baik untuk menghasilkan kualitas informasi yang nantinya bisa digunakan oleh perusahaan untuk pengambilan keputusan yang lebih tepat. Seorang akuntan pada sebuuah perusahaan harus lebih bijak dalam menentukan sistem akuntansi yang nantinya akan dijalankan. Jika akuntan tersebut terkesan seperti “clueless/tidak mengerti”, maka sistem sirkulasi perputaran keuangan dalam perusahaan tersebut juga sama sekali tidak akan berjalan dengan lebih baik. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda sekalian, terimakasih dan salam sukses.
Apabila pembaca sekalian membutuhkan software Accounting, serta software HRD dan Payroll silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

TIPS HR: METODE-METODE UNTUK MENGELOLA SISTEM PENGGAJIAN KARYAWAN PERUSAHAAN ANDA

Dalam perjalanan sebuah perusahaan, selain harus memastikan bahwa setiap anggota dari tim karyawan melakukan tugas-tugas mereka dengan sangat baik dan benar, maka Anda juga diwajibkan untuk memenuhi hak-hak mereka, yaitu dengan memberikan gaji untuk setiap bulannya. Hal tersebut akan menjadikan terjadinya suatu pemahaman tentang metode-metode penggajian para karyawan untuk menjadi sangat penting.

Namun masalahnya, proses penggajian karyawan sebenarnya juga tidak sesimpel seperti hanya sekedar mentransferkan uang gaji kepada masing-masing rekening karyawan saja. Namun juga dibutuhkan adanya suatu metode penggajian para karyawan tertentu agar proses tersebut dapat berjalan dengan lebih lancar dan sama sekali tidak membuat Anda menjadi lebih stress dari sebelumnya.

Berikut ini merupakan beberapa metode penggajian karyawan yang mungkin masih bisa Anda terapkan pada perusahaan milik Anda.

1. Mulai untuk Menggunakan Software HR dan Payroll.

Menurut Anda pribadi, apa yang harus Anda lakukan untuk menciptakan metode penggajian karyawan dengan sistem yang lebih tepat sasaran? Tentu saja adalah dengan menggunakan software HR dan Payroll secara khusus, yang mampu untuk memfollow up proses dari otomatisasi penghitungan penggajian dengan lebih cepat, mudah, akurat dan praktis. Bahkan juga tidak hanya mampu dalam hal proses penggajian saja, namun software HR juga harus mampu untuk membantu Anda dalam melakukan berbagai tugas-tugas lain yang berhubugan dengan sistem HR, seperti halnya input data-data absensi, pengelolaan cuti karyawan, penghitungan pajak, sampai dengan karyawan kontrak.

2. Menyiapkan Rencana Financial Cadangan (Rencana B,C dan seterusnya).

Sebenarnya lebih dari sekadar hak para karyawan saja, selalu ingat bahwa gaji juga dapat menjadi satu bentuk apresiasi dari perusahaan terhadap loyalitas dan kinjera karyawan. Karena itu, sebagai seoarang pemilik bisnis, Anda juga harus memastikan bahwa finansial perusahaan harus selalu berada dalam kondisi yang cukup bagus untuk memberikan gaji terhadap para karyawan setiap bulannya. Tepat waktulah dalam mengirim invoice kepada para klien dan segera kejar klien yang sudah telat melakukan pembayaran piutang. Jangan sampai arus kas milik perusahaan malah terganggu dan menjadikan proses penggajian Anda menjadi berjalan tidak lancar. Jika Anda tidak mampu dalam menggaji karyawan atau melakukannya setelah tanggal deadline hari pencairan gaji karyawan yang telah disepakati bersama, maka bisnis Anda bisa berada dalam masalah yang jauh lebih besar lagi.

3. Mempelajari Hari Deadline dan Tanggal-tanggal Penting.

Sama halnya seperti berbagai hal tentang tugas dan tanggungjawab masing-masing yang harus dilakukan, penggajian karyawan juga sebenarnya memiliki deadline. Dengan jalan menentukan tanggal penggajiannya, maka Anda bisa menyusun perencanaan untuk melakukan berbagai persiapan. Rachel Parkin, seorang Creative Director dari perusahaan Balagan Group, menyatakan bahwa, hal tersebut tidak harus dihadapi dengan rasa stress yang tinggi apabila Anda mengetahui apa yang harus dilakukan sejak dari awal.

Maka dari itu, persiapkan segalanya sejak dari awal, tentukan kapan waktu yang lebih pas bagi Anda untuk memberikan gaji terhadap para karyawan. Biasanya, perusahaan akan melakukannya setiap sebulan sekali, entah itu dijadwalkan pada awal atau akhir bulan. Namun juga tidak menutup kemungkinan bahwa Anda juga ingin melakukannya setiap dua atau tiga minggu sekali. Apapun keputusan yang telah Anda buat, maka pastikan bahwa Anda memang sudah mengkomunikasikannya terhadap seluruh karyawan dan harus mematuhi deadline yang telah ditentukan bersama. Sebaiknya Anda harus memilih waktu penggajian yang sudah sesuai dengan siklus pemasukan dan pengeluaran perusahaan juga.

4. Membuat Sistem Khusus untuk Menghitung Gaji Karyawan.

standarnya, bahwa gaji di perusahaan akan dihitung berdasarkan dari lapisan jabatan dalam struktur organisasi perusahaan yang masih berlaku. Anda bisa memberikan gaji per bulan, berdasarkan setiap tugas-tugas yang telah berhasil diselesaikan, menambahkan bonus, dan lain sebagainya. Namun, bagaimanapun juga Anda harus tetap menghitung gaji karyawan, Anda sangat dianjurkan untuk menerapkan sistem khusus yang dapat semakin memudahkan Anda dalam melakukan proses penghitungan gaji tersebut. Jika Anda tetap melakukan penghitungan gaji bagi setiap karyawan secara manual, maka hal tersebut hanya akan menjadikan Anda semakin lebih pusing dan tentu saja hanya akan membuang banyak sekali waktu Anda.

Menggunakan software HR sebenarnya juga tidak hanya akan mampu semakin mempermudah dari penggunaan metode-metode penghitungan gaji karyawan saja, akan tetapi juga akan semakin memperlancar dari keseluruhan fungsi-fungsi HR. Dengan berbagai fungsi HR yang sudah mulai serba terotomatisasi tersebut, maka Andapun sebenarnya juga sudah memiliki lebih banyak waktu untuk bisa dimanfaatkan dan lebih bisa fokus kepada hal-hal lain yang sangat berguna untuk perkembangan peusahaan.
Apabila pembaca sekalian membutuhkan software HRD dan Payroll serta software Accounting, silahkan hubungi groedu@gmail.com atau kontak 081-8521172 atau 081-252-982900. Kami siap membantu Anda!

Scroll to top